MENU Minggu, 07 Jun 2026
x

Pansus BLBI DPD RI Tegaskan Penjualan BCA Rugikan Negara

waktu baca 4 menit
Minggu, 25 Sep 2022 08:22 318 Redaksi

JAKARTA, L86News.com – Penjualan 51 persen saham pemerintah di Bank Central Asia (BCA) melalui program divestasi kepada konsorsium Farallon Capital pada 2002 lalu sangat tidak tepat dan terlalu murah.

Penjualan saham murah ini diduga kuat atas intervensi Badan Moneter Internasional (IMF) yang pada akhirnya justru merugikan negara triliunan rupiah.

Hal ini disampaikan Ketua Pansus BLBI DPD RI, Bustami Zainudin disela-sela Rapat dengan Gubernur Bank Indonesia (BI) periode 2003-2008, Burhanudin Abudllah Harahap di Gedung Nusantara III Jakarta, Kamis (22/9).

Burhanudin Abdullah hadir memenuhi undangan Pansus BLBI DPD RI untuk didengar pendapatnya terkait divestasi BCA beberapa waktu lalu.

Hadir dalam rapat ini yakni, H. Sukiryanto (Wakil Ketua Pansus BLBI); H. Pangeran Syarif Abdurrahman Bahasyim (Wakil Ketua Pansus BLBI), Ajbar (Wakil Ketua Pansus BLBI); KH. Ir. Abdul Hakim, M.M (Anggota Pansus BLBI); dan Hardjuno Wiwoho (Staf Ahli Pansus BLBI).

Dalam Rapat kali ini, Pansus BLBI menyampaikan beberapa pertanyaan kunci terkait pengucuran BLBI, penjualan BCA pada 2003 dan kemungkinan moratorium obligasi rekap ex BLBI yang merugikan negara hingga ribuan triliun rupiah.

Bustami dalam pernyataanya memaparkan konteks pembelian 51% saham BCA pada tanggal 31 Desember 2002 , dimana value asset BCA berdasarkan laporan keuangan auditor independen tercatat Rp 117 Triliunan.

Namun saat transaksi penjualan Saham BCA yang patut diduga terjadi suatu rekayasa intelektual dalam buku BCA ada Obligasi Rekap Pemerintah yang senilai Rp 60 Triliunan yang ditempatkan oleh Menkeu RI tersebut.

Padahal, saham pemerintah yang dimiliki 93% berasal dari pemilik saham BCA lama yakni Anthony Salim.

Hal tersebut sebagai sisa pelunasan utang Fas BLBInya yang Rp 33 Triliun hanya mampu membayar Rp 8 Triliun saja.

Dengan demikian harga saham BCA 93% = Rp 25 Triliunan, sehingga sesungguhnya value BCA tahun 2003 saat dijual dalam posisi profit atau keuntungan Rp 4 Triliunan.

Rinciannya, riil net value BCA = Rp 60 Triliun + Rp 25 Triliun + Rp 4 Triliun = Rp 89 Triliunan.

Namun anehnya, transaksi penjualan 51% saham BCA kepada Farallon (owner PT. Djarum Budi Hartono) hanya dengan harga Rp 5 Triliun saja.

Menurut Bustami, transaksi ini sangat janggal. Sebab, BCA menerima Bunga Obligasi Rekap Pemerintah Rp 7 Triliunan sejak tahun 2003 sampai tahun 2009.

Hal ini diakui oleh Direktur BCA Subur Tan. “Atas pengakuan tersebut ditemukan fakta suatu kejanggalan kasus kerugian keuangan negara senilai Rp 49 Triliun (subsidi Bunga OR ex BLBI + Rp 89 Triliun (nilai BCA tahun 2003 di luar profit BCA yang diterima oleh Budi Hartono sebagai pemegang saham pengendali BCA sejak tahun 2003) = Rp 138 Triliunan. Bagaimana menurut saudara?” tanya Bustami.

Menjawab pertanyaan tersebut, Burhanudin Abudllah Harahap mengatakan pada dasarnya, perusahaan-perusahaan yang diserahkan kepada BPPN oleh bank direncanakan akan diserahkan atau dijual kepada pemilik lama.

IMF menyarankan agar bank-bank itu untuk dijual ke pemilik lama meski akhirnya akan mengalami kerugian 30%.
Sebab, jika dijual ke pemilik baru harganya akan lebih murah.

“Namun ironisnya, faktanya dibeli oleh pemilik lama yang menggunakan baju baru,” kata Burhanudin.

Sementara itu, Wakil Ketua Pansus BLBI DPD RI, Sukiryanto mempertanyakan pembayaran bunga Obligasi Rekap jaman Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Sebab faktanya sampai tahun 2014, dana APBN yang dialokasikan untuk membayar bunga Obligasi Rekap pemerintah Ex BLBI sebesar kurang lebih Rp 930 Triliun.

Dan hingga tahun ini (2022) Menkeu RI masih menganggarkan dana APBN Rp 48 Triliunan untuk bunga Obligasi Rekap kepada bank-bank rekap atau para pemegang Obligasi Rekap yang membelinya di pasar sekunder.

Mirisnya, pembayaran bunga obligasi rekap ini terus digelontorkan saat APBN mengalami defisit. Di sisi lain subsidi untuk BBM, pangan, kesehatan, pendidikan yang dihapuskan atau dibatasi oleh pemangku kebijakan.

“Apakah mungkin kita melakukan moratorium pembayaran bunga rekap BLBI ini?,” tanyanya.

Burhanudin Abdullah mengatakan sebenarnya menginginkan adanya moratorium. Namun lingkungan waktunya tidak tepat. Alasannya: Pertama, situasi global sangat sulit seperti yang terjadi inflasi di Amerika dan Eropa.

Kedua, inflasi di dalam negeri juga meningkat dengan adanya kenaikan BBM, pangan, dan energi. “Maka di saat kita melakukan moratorium kita akan dianggap default. Jadi terlihat akan aneh,” katanya.

Lebih lanjut, Bustami menjelaskan jawaban Burhanudin ini akan menjadi bahan bagi Pansus untuk memanggil stakeholder terkait BLBI lainnya. Sebelumnya, Pansus BLBI DPD RI sudah mengundang Anthony Salim, Budi dan Robert Hartono, serta Sjamsul Nursalim.

“Yang harus diketahui kita bertindak berdasar temuan BPK dan bukti-bukti berikutnya bersama dengan undangan kita pada semua pihak yang tahu duduk persoalan BLBI dan obligasi rekap. Kita akan jalan terus, pantang mundur karena rakyat sedang susah, konglomerat hitam yang rugikan negara ribuan triliun ini harus kita hentikan dan mempertanggung jawabkan perbuatannya. Siapa pun itu sama di mata hukum,” pungkas Bustami.

Reporter : Bg86

KOLOM IKLAN


LAINNYA
x
x
PETIR800 LOGIN PETIR800 Mahjong Wins 3 Dan Perubahan Minat Pengguna Media Sosial Mahjong Ways Mulai Sering Muncul Dalam Diskusi Online Mahjong Wins 3 Menjadi Bagian Dari Tren Komunitas Modern Mahjong Ways Disebut Punya Gaya Permainan Yang Unik Mahjong Wins 3 Kembali Menarik Rasa Penasaran Pemain Mahjong Ways Dan Topik Komunitas Yang Terlihat Semakin Aktif Mahjong Wins 3 Muncul Di Berbagai Percakapan Digital Mahjong Ways Dan Gelombang Tren Online Yang Terus Bergerak Mahjong Wins 3 Menjadi Pembahasan Komunitas Platform Hiburan Pengguna Media Online Kembali Menyoroti Mahjong Ways Mahjong Wins 3 Dan Aktivitas Ringan Yang Sering Dibahas Mahjong Ways Kembali Jadi Sorotan Pemain Digital Mahjong Wins 3 Disebut Sering Muncul Di Forum Online Mahjong Ways Dan Kebiasaan Baru Pengguna Komunitas Mahjong Wins 3 Menjadi Topik Ringan Yang Mulai Populer Mahjong Ways Menarik Perhatian Karena Karakter Visualnya Mahjong Wins 3 Dan Fenomena Online Yang Terus Ramai Mahjong Wins 3 Kembali Jadi Obrolan Ringan Komunitas Pemain Platform Digital Menyoroti Detail Mahjong Ways Mahjong Ways Dan Fenomena Pengguna Online Yang Terus Berkembang Mahjong Wins 3 Dan Ketertarikan Baru Komunitas Pemain Mahjong Ways Menjadi Bahan Obrolan Pengguna Media Online Forum Digital Kembali Menyoroti Popularitas Mahjong Wins 3 Mahjong Ways Dan Pengalaman Online Yang Sering Diceritakan Mahjong Wins 3 Disebut Punya Karakteristik Yang Menarik Mahjong Ways Kembali Muncul Dalam Pembahasan Komunitas Mahjong Wins 3 Dan Tren Ringan Yang Terus Berjalan Pemain Online Mulai Membahas Gaya Unik Mahjong Ways Mahjong Ways Dan Percakapan Digital Yang Semakin Ramai Mahjong Wins 3 Menjadi Sorotan Komunitas Platform Online Mahjong Wins 3 Dan Fitur Yang Mulai Sering Dibicarakan Mahjong Ways Kembali Jadi Topik Yang Banyak Dicari Mahjong Wins 3 Sering Muncul Di Obrolan Media Sosial Mahjong Ways Dan Perubahan Tren Pemain Digital Modern Mahjong Wins 3 Menjadi Salah Satu Pembahasan Populer Pengguna Online Kembali Menyoroti Keunikan Mahjong Ways Mahjong Wins 3 Dan Topik Komunitas Yang Terus Aktif Mahjong Ways Jadi Pembicaraan Karena Gaya Permainannya Mahjong Wins 3 Kembali Dibahas Di Berbagai Forum Pemain Mahjong Ways Dan Kebiasaan Baru Komunitas Platform Online Mahjong Wins 3 Dan Gelombang Tren Media Sosial Terbaru Mahjong Ways Menarik Rasa Penasaran Pengguna Online Mahjong Wins 3 Menjadi Topik Ringan Pemain Platform Digital Mahjong Ways Dan Aktivitas Digital Yang Mulai Sering Diperhatikan Mahjong Wins 3 Kembali Muncul Di Pembahasan Komunitas Online Pemain Platform Digital Menyoroti Karakteristik Mahjong Ways Mahjong Wins 3 Dan Topik Ringan Yang Ramai Di Media Sosial Mahjong Ways Disebut Punya Daya Tarik Visual Yang Kuat Mahjong Wins 3 Menjadi Bahan Diskusi Komunitas Malam Hari Mahjong Ways Dan Perubahan Minat Pengguna Online Mahjong Wins 3 Kembali Jadi Obrolan Pengguna Platform Hiburan Mahjong Ways Mulai Sering Muncul Di Forum Digital Mahjong Wins 3 Dan Tren Komunitas Yang Terlihat Meningkat Mahjong Ways Kembali Menjadi Sorotan Pengguna Media Online Mahjong Wins 3 Dan Pengalaman Ringan Yang Sering Dibagikan Pengguna Komunitas Mulai Mengulas Fitur Mahjong Ways Mahjong Wins 3 Jadi Bagian Dari Tren Digital Pekan Ini Mahjong Ways Disebut Sering Muncul Dalam Obrolan Harian Forum Online Kembali Membicarakan Perkembangan Mahjong Wins 3 Mahjong Ways Dan Fenomena Komunitas Yang Terus Bertambah
https://smppattimurajagakarsa.sch.id/kalender-akademik/ https://gulfrojgaar.com/dynamic-staffing-services-gulf-and-europe-jobs/ https://dpp-mmi.org/download/ Situs toto Situs togel Togel toto jepe togel SLotapk apkslot slotapk apkslot