
MANGGARAI, L86News.com – Romo Bernard Palus, Pr. memimpin ibadat Ekologis Panen Porang di Wae Tenda, Desa Persiapan Ruis Timur, Kecamatan Reok ( Senin, 27 April 2026).
Ibadat yang dihadiri anggota Kelompok Tani KOMPAS dan puluhan umat dari 3 kampung itu berlangsung khusuk. Dalam perayaan penuh sakral itu, Romo Bernard memberkati Porang dan tanah milik salah satu anggota kelompok Tani KOMPAS, Ardianus Harum.
Setelah perayaan Ibadat selesai, Pastor Paroki Wae Kajong itu memberi motivasi kepada umat yang hadir supaya semangat menanam Porang. “Saya mengajak kita semua supaya mulai sekarang kita harus menanam Porang”, tandas beliau.
Bahkan ia menjelaskan secara teknis cara menanam Porang. ” Kita menanam Porang tidak harus memulainya dengan banyak. Cukup 10 biji per hari, jika konsisten menanam selama 1 bulan maka jumlahnya semakin banyak. Apalagi kalau kita menanamnya lebih dari 10 biji pasti semakin banyak”, kata motivator Porang itu.
Salah satu anggota Kelompok Tani KOMPAS, Adrianus Harum mengucapkan limpah terima kasih kepada Romo Bernard yang sudah hadir untuk memimpin ibadat Ekologis dan memberi motivasi kepada Kelompok Tani dan umat.
“Saya mewakili anggota kelompok tani KOMPAS dan umat yang hadir merasa bersyukur dan terima kasih atas kesedian Romo untuk berjalan bersama kami supaya kami menanam Porang”, ucap petani pengusaha Porang itu.
Pemilik Minimarket Semangat Pagi itu juga membagikan pengalaman tentang alasan dan sejak kapan memulai menanam Porang. “Saya pengusaha minimarket sembako, saya melihat daya beli masyarakat sudah mulai menurun maka sejak tahun 2019 saya mulai mencari produk tani yang bisa menaikan daya beli itu. Dan jawabannya waktu itu adalah Porang”, tandasnya.
Lebih mulia lagi, Ardianus mengatakan bahwa dengan menanam Porang, dia bisa membantu banyak orang. “Melalui usaha Porang saya ini, saya bisa mengajak warga untuk bersama-sama menanam dan memanen Porang di kebun saya dengan upah yang layak,” ucapnya.
Ardianus juga mengungkapkan kesaksian bahwa sejak adanya kegiatan seminar tentang prospek Porang oleh Kelompok Tani KOMPAS pada tahun 2019 di Wae Tenda, masyarakat sudah mendapat dampak positifnya, yakni 2 orang bisa membeli motor secara kontan.
Pada bagian akhir motivasinya, Ardianus mengajak kembali anggota Kelompok Tani KOMPAS untuk selalu menanam Porang supaya “suatu saat kita rame-rame kaya,” ujarnya.
Salah seorang Bapak yang enggan namanya disebut mengakui sumbangan positif kehadiran Ardianus di wilayah Wae Tenda. “Kami merasa bersyukur karena kehadirannya bisa membantu meringankan beban ekonomi keluarga kami”, ungkapnya.
Sementara, Anastasia, salah satu petani Porang berharap Romo Bernard dan Ardianus selalu hadir untuk memberikan semangat kepada para petani. ” Meskipun sibuk, semoga Romo dan Ardianus ada waktu untuk mendorong kami supaya kami giat menanam Porang”, ungkap Anas.
Untuk diketahui, salah satu anggota Kelompok Tani KOMPAS, Ardianus Harum (Senin, 27 April 2026) telah memanen Porang berjumlah 8 ton. Itu pun masih ada beberapa lokasi yang belum dipanen.