x

Pararel Komisi PBB Untuk Perempuan, IWPG Tekankan Capaian Tujuan Pendidikan Perdamaian

waktu baca 2 menit
Jumat, 18 Mar 2022 06:18 0 50 Redaksi Liputan86

KOREA SELATAN, L86NEWS.COM – Ketua International Women’s Peace Group (IWPG), Hyun Sook Yoon menggelar acara paralel bahas tentang Status Perempuan atau Commission on the Status of Women (CSW) ke-66 pada Komisi PBB, Kamis (16/4/2022).

Acara dihelat dengan tema, menghadirkan aksi damai aktif dan peran perempuan yang berkontribusi dalam mengatasi risiko lingkungan, bencana serta memperkuat kemampuan perempuan.

Kegiatan di rencanakan untuk mencapai tujuan pendidikan perdamaian, mengatasi Sustainable Development Goals (SDGs) ke-4, dan memberi informasi tentang pendidikan perdamaian perempuan guna memperkuat pemberdayaan perempuan.

Sekretaris Jenderal IWPG, Na Hyeong Jeon mengajak bersama-sama memimpin perempuan ke arah perubahan menuju perdamaian berkelanjutan agar kita dan anak-anak tidak terdorong ke dalam perang dan konflik. 

“IWPG menetapkan nilai-nilai kebenaran melalui pendidikan perdamaian, namun karena sulit di hukum internasional saat ini, Deklarasi Perdamaian dan Penghentian Perang atau Declaration of Peace and Cessation of War atau (DPCW) harus ditetapkan sebagai hukum internasional yang baru,” ujarnya.

Nadia Hashem Aloul, mantan Menteri Negara Urusan Perempuan dari Yordania, mengatakan, pendidikan perdamaian adalah pilar utama dan penting dalam membangun jembatan dialog antara diri sendiri dan orang lain, antara berbagai kelompok, masyarakat, negara, dan membantu untuk menerima keberagaman.

Sebagai salah satu tujuan Komite Perdamaian IWPG Makedonia Utara, Profesor Lindita Ademi dari Universitas Tetovo, mengatakan, tujuan mendesak yang lain adalah untuk terus berbicara demi perdamaian. 

“Karena itu adalah satu-satu nya cara kita menunjukkan kekuatan perempuan, kemauan kita, kapasitas kita, keterampilan kita, dan ketahanan kita dalam menanamkan perdamaian dari generasi ke generasi,” ungkapnya. 

Maha Alsakban, pendiri dan Direktur Pusat Hak Perempuan Irak dan Kimberley Kleczka pendiri Koolamundo dari Inggris, berbicara tentang berbagai konflik dan perang di seluruh dunia, serta skala kerusakan yang di sebabkan oleh bencana lingkungan.

Termasuk juga contoh-contoh dedikasi dan upaya perempuan untuk mengatasi bencana lingkungan, perlunya pendidikan perdamaian dan visi yang disediakan dari pendidikan perdamaian, serta upaya dan peran perempuan untuk mencapai perdamaian berkelanjutan.

Sebagai LSM dengan status konsultatif khusus dengan UN ECOSOC, IWPG berencana untuk menjadi tuan rumah bersama acara sampingan dengan Kementerian Perempuan, Keluarga dan Gender Pantai Gading pada 17 Maret 2022 selain dari acara paralel ini. 

Dari 14 hingga 25 Maret 2022, Forum Virtual akan diadakan selama sekitar dua minggu, dan diharapkan dapat menjadi platform interaksi dengan banyak perempuan di seluruh dunia. “Anda juga bisa mengunjungi stan IWPG melalui link di bawah ini.(https://ngocsw65forum.us2.pathable.com/organizations/8kj8uwwNHmmm6ENpZ),” pungkasnya.

Reporter : Julie


Eksplorasi konten lain dari L86News.com

Mulai berlangganan untuk menerima artikel terbaru di email Anda.

LAINNYA
x
x

Eksplorasi konten lain dari L86News.com

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca