
LAMPUNG TENGAH, L86News.com – Ketut Juliani (32), Warga Desa Dharma Agung, Kecamatan Seputih Mataram, Kabupaten Lampung Tengah ini divonis dokter menderita penyakit autonium.
Ia sudah 9 bulan menahan rasa sakit dan hanya bisa pasrah akibat penyakit yang dideritanya. Dirinya tidak bisa lagi ber aktivitas seperti hari hari sebelum penyakit itu menggerogoti kesehatannya.
Sementara, Ketut Tebi (34), suami Ketut Juliani merupakan seorang buruh penyadap karet. Mereka sangat membutuh kan uluran tangan dermawan dan perhatian dari pemerintah.
Keluarga ini juga salah satu korban dampak penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM). Tebi mengaku dengan penghasilan buruh nyadap karet hanya cukup untuk makan sehari hari.
“Apalagi kondisi istri saya semakin hari semakin memprihatinkan. Tidak sedikit tetangga silih berganti membantu, namun dari pemerintah hingga saat ini belum pernah ada bantuan yang kami terima,” ujarnya, Senin (10/10/2022)
Kepada warga sekitar, Tebi mengucap kan terima kasih karna sudah mau meluangkan waktunya untuk menggalang dana guna meringankan biaya pengobatan istri.
“Selain itu mereka juga memberikan support untuk kesembuhan istri. Semoga Tuhan membalas kebaikan teman teman semua,” ucapnya.
“Kami dari pihak keluarga sangat berharap adanya perhatian dari pemerintah, karna kami memang dari keluarga kurang mampu dan penyakit istri saya harus di tangani dengan baik,” pungkasnya
Reporter : F86