
MANGGARAI, L86News.com – SMPN 12 Satar Mese, Kabupaten Manggarai, menggelar sosialisasi untuk melindungi pelajar dari paparan paham intoleransi, radikalisme, ekstremisme, terorisme, dan penyimpangan seksual.
Kegiatan ini dihadiri oleh ratusan siswa dan guru, serta beberapa instansi seperti BKKBN, Polsek Satar Mese, DP2KB Kabupaten Manggarai, dan Tim Pencegahan Kasatgaswil Densus 88 NTT.
Tujuan sosialisasi ini adalah untuk memberikan bekal berharga kepada pelajar agar dapat melindungi diri dari paparan paham negatif dan memahami pentingnya ketahanan diri dalam menghadapi tantangan moral dan sosial di era digital.
Kapolsek Satar Mese, Iptu Kiki Zakia Muhamad Baschoan, mengingatkan pelajar untuk bijak menggunakan gawai dan media sosial, serta memahami batasan pergaulan.
Perwakilan DP2KB Kabupaten Manggarai, Pius Wanda, mengajak pelajar untuk berani terbuka kepada orang tua dan guru dalam menghadapi persoalan pribadi dan memahami langkah-langkah pencegahan perilaku menyimpang.
Sedangkan Silvester Guntur dari Tim Pencegahan Paham Intoleransi, Radikalisme, dan Terorisme Densus 88 Kasatgaswil NTT, membahas tentang ancaman ideologi ekstrem dan penyimpangan seksual di ruang digital, serta pentingnya ketahanan remaja dalam menghadapi tantangan tersebut.
“Jangan biarkan jari dan pikiran kalian dikendalikan oleh kebencian atau hawa nafsu.” pesan Silvester Guntur
Menurutnya, remaja hebat adalah remaja yang bisa bangkit dengan iman dan kebenaran. “Remaja tangguh bukan yang tidak pernah jatuh, tapi yang bisa bangkit dengan iman dan nilai yang benar.” pungkasnya