
TANGERANG SELATAN, L86News.com – Sebuah rumah tinggal dua lantai di kawasan Perumahan Bukit Cirendeu, tepatnya di Jalan Anggrek D5 Nomor 5 dan 6, RT 03 RW 08, Kelurahan Pondok Cabe Ilir, Kecamatan Pamulang, Kota Tangerang Selatan mengalami kebakaran pada Senin pagi, 23 Februari 2026. Peristiwa tersebut diduga dipicu oleh hubungan arus pendek listrik (korsleting).
Laporan kejadian diterima petugas pemadam kebakaran pada pukul 06.12 WIB. Tim langsung bergerak cepat menuju Tempat Kejadian Kebakaran (TKK) dan tiba di lokasi pada pukul 06.25 WIB untuk segera melakukan upaya pemadaman.
Menurut laporan resmi petugas, objek yang terbakar merupakan rumah tinggal permanen dengan dua lantai. Api dilaporkan membakar sekitar 30 persen bagian lantai dua bangunan.
Kobaran api sempat menimbulkan kepanikan warga sekitar, namun berkat respons cepat petugas, api berhasil dikendalikan sebelum merembet ke bangunan lain di sekitarnya.
Petugas dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Tangerang Selatan mengerahkan total lima unit armada pemadam dari berbagai pos, yakni satu unit dari Pos Elang, dua unit dari Pos Kaswari, dan dua unit dari Pos Merak.
Operasi pemadaman dilakukan menggunakan sistem statis untuk memastikan suplai air tetap stabil selama proses pemadaman berlangsung. Setelah berjibaku selama satu jam lebih, petugas akhirnya berhasil memadamkan api sepenuhnya dan operasi pemadaman dinyatakan selesai pada pukul 08.06 WIB.
Beruntung, dalam peristiwa ini tidak terdapat korban jiwa maupun korban luka. Seluruh penghuni rumah dilaporkan berhasil menyelamatkan diri sebelum api membesar.
Meski demikian, kerugian material ditaksir mencapai sekitar Rp 80 juta, yang mencakup kerusakan pada struktur bangunan serta sejumlah peralatan elektronik dan barang berharga lainnya yang berada di lantai dua.
Petugas memastikan kondisi lokasi saat ini telah dinyatakan aman, dengan status hijau dan kondusif. Tidak ditemukan hambatan berarti selama proses pemadaman berlangsung, sehingga penanganan dapat dilakukan secara optimal.
Pihak pemadam kebakaran mengimbau masyarakat untuk lebih waspada terhadap potensi kebakaran akibat instalasi listrik, terutama pada rumah tinggal yang menggunakan banyak perangkat elektronik.
Pemeriksaan rutin terhadap instalasi listrik dan penggunaan perangkat sesuai standar keamanan sangat penting untuk mencegah kejadian serupa terulang kembali.
Peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat akan bahaya korsleting listrik yang dapat memicu kebakaran sewaktu-waktu, terutama pada pagi hari saat aktivitas rumah tangga mulai meningkat.
Respon cepat petugas pemadam kebakaran dinilai berhasil meminimalkan dampak kebakaran dan mencegah kerusakan yang lebih luas.