x

Ketulusan Seorang Polisi di Salatiga; Korbankan Impian Haji Demi Dirikan TPA

waktu baca 2 menit
Selasa, 14 Jan 2025 16:27 239 Redaksi

SALATIGA, L86News.com – Keprihatinan seorang anggota Polri terhadap minimnya pendidikan agama di lingkungan tempat tinggalnya telah melahirkan kisah inspiratif.

IPDA Bakti Nurcahyo, perwira Unit Identifikasi Satreskrim Polres Salatiga, mengorbankan tabungan hajinya demi mendirikan Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA) di desanya.

Sosok polisi yang baru saja lulus dari Pendidikan PAG (Perwira Alih Golongan) ini dikenal ramah, disiplin, dan selalu dekat dengan masyarakat, baik di tempat kerja maupun di lingkungannya.

“Dulu, setiap sore hingga malam, masjid di sini ramai dengan anak-anak mengaji. Tapi belakangan, pemandangan itu hilang,” tutur IPDA Bakti saat ditemui di rumahnya, Selasa (14/1/2025)

Kenangan masa kecil itu menyadarkannya akan pentingnya pendidikan agama. Bersama istrinya, ia mengambil keputusan besar: menunda pendaftaran haji mereka dan menggunakan tabungan tersebut untuk membangun TPA yang diberi nama Prabu Kresna.

Pada Mei 2012, TPA Prabu Kresna resmi dibuka. Awalnya, hanya segelintir anak yang datang, namun seiring waktu dan ketulusan IPDA Bakti dan istrinya, jumlah siswa terus bertambah. Kini, lebih dari 70 anak dari berbagai usia, mulai dari balita hingga remaja, rutin belajar mengaji di TPA yang tersebut.

“Alhamdulillah, sekarang ada empat guru ngaji yang membantu kami, bahkan ada mahasiswa UIN Salatiga yang ikut mengajar sepulang kuliah,” ujar IPDA Bakti dengan penuh rasa syukur.

Meski gaji guru ngaji bersumber dari penghasilannya sebagai Polisi, IPDA Bakti mengaku bahwa para pengajar melakukannya dengan penuh keikhlasan.

“Mereka hanya ingin masa depan anak-anak di sini lebih baik,” katanya.

Bagi IPDA Bakti, tujuan utama TPA bukanlah sekadar mencetak anak-anak yang pandai membaca Al-Qur’an, tetapi juga membangun karakter dan adab yang mulia.

“Kami ingin mereka tumbuh menjadi pribadi yang unggul, menjalankan ibadah dengan baik, dan memiliki landasan agama yang kuat agar terhindar dari perilaku tercela,” ungkapnya.

“Sudah 12 tahun kami menjalankan TPA ini, Memang bukan lembaga formal yang memberikan ijazah, tapi kebahagiaan kami tak tergantikan saat melihat perubahan anak-anak di sini,” ujarnya dengan senyum. IPDA Bakti juga merasakan berkah luar biasa yang dirasakan keluarganya sejak mendirikan TPA.

Di akhir obrolan, ia menyampaikan harapan sederhana. “Semoga keberadaan TPA ini bisa menjadi pengingat bahwa Polri hadir tidak hanya untuk menegakkan hukum, tetapi juga memberi manfaat nyata bagi masyarakat.” pungkasnya

Reporter : Sholeh

KOLOM IKLAN


LAINNYA
x
x
PETIR800 LOGIN PETIR800 Mahjong Wins 3 Dan Pengalaman Online Yang Sering Dibahas Mahjong Ways Kembali Muncul Di Percakapan Pengguna Platform Mahjong Wins 3 Menjadi Topik Ringan Yang Lagi Ramai Mahjong Ways Menjadi Bagian Dari Tren Komunitas Modern Mahjong Wins 3 Kembali Jadi Bahan Diskusi Media Online Mahjong Ways Dan Fenomena Pemain Platform Digital Mahjong Wins 3 Menjadi Topik Yang Sering Muncul Online Pemain Online Kembali Menyoroti Pola Mahjong Ways Mahjong Wins 3 Dan Obrolan Ringan Komunitas Digital Mahjong Ways Kembali Menarik Rasa Penasaran Pengguna Online Mahjong Wins 3 Menjadi Sorotan Pengguna Media Sosial Mahjong Ways Dan Topik Platform Online Yang Semakin Aktif Mahjong Ways Dan Gaya Baru Komunitas Pemain Online Mahjong Wins 3 Kembali Menjadi Topik Ringan Media Digital Pengguna Platform Online Menyoroti Keunikan Mahjong Ways Mahjong Wins 3 Dan Tren Komunitas Yang Terus Bertambah Mahjong Ways Kembali Jadi Percakapan Harian Pemain Mahjong Wins 3 Menjadi Bagian Dari Fenomena Online Modern Mahjong Ways Dibicarakan Karena Ciri Khas Visualnya Mahjong Wins 3 Kembali Muncul Di Forum Komunitas Digital
https://smppattimurajagakarsa.sch.id/kalender-akademik/ https://gulfrojgaar.com/dynamic-staffing-services-gulf-and-europe-jobs/ https://dpp-mmi.org/download/ Situs toto Situs togel Togel toto jepe togel SLotapk apkslot slotapk apkslot