
MAKASSAR, L86News.com – Polda Sulawesi Selatan melalui Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokkes) menggelar konferensi pers terkait perkembangan penanganan kecelakaan laut KM Nurul Salsa di perairan Kepulauan Selayar. Kegiatan berlangsung di Biddokkes Mapolda Sulsel.
Konferensi pers dipimpin Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol. Didik Supranoto didampingi Kabiddokkes Kombes Pol. dr. Muhammad Haris bersama Tim DVI Pusdokkes Polri, Tim Forensik Biddokkes dan Tim Identifikasi Ditreskrimum Polda Sulsel.
Dalam keterangannya, Kabid Humas Polda Sulsel meelaskan bahwa KM Nurul Salsa mengalami kecelakaan laut pada 15 Juli 2026 di wilayah Bontosikuyu, Kepulauan Selayar. Berdasarkan laporan Basarnas, jumlah penumpang sebanyak 76 orang, namun hanya 45 orang yang tercatat dalam manifes.
“Pada tahap awal pencarian, ditemukan sebanyak 59 orang, dengan rincian 58 orang selamat dan 1 orang meninggal dunia akibat sakit saat proses evakuasi,” ujar Kombes Pol. Didik Supranoto dikutip, Sabtu (25/7/2026)
Dari 17 korban yang sebelumnya masih dalam pencarian, tim SAR gabungan yang di pimpin Basarnas Sulawesi Selatan telah berhasil menemukan 3 korban. Sehingga masih terdapat 14 orang belum ditemukan. Tiga korban yang ditemukan itu masing-masing atas nama Hasriati (44), Bau Intang (52) dan Hasbi (41).
Selain itu, proses penyelidikan peristiwa tersebut masih terus berlangsung dan akan disampaikan perkembangannya secara berkala kepada publik. Operasi pencarian oleh Basarnas juga telah resmi ditutup pada hari yang sama berdasarkan hasil evaluasi.
Sementara itu, Kabiddokkes Polda Sulsel Kombes Pol. dr. Muhammad Haris menambahkan, Tim DVI Gabungan kembali berhasil melakukan identifikasi terhadap satu korban.
“Pada Jumat, 24 Juli 2026 pukul 10.00 WITA, Tim DVI dari Biddokkes Polda Sulsel, di dukung Tim DVI Pusdokkes Polri, Tim Identifikasi Polda Sulsel, Departemen Forensik dan Medikolegal Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin menerima satu kantong jenazah dan langsung dilakukan proses identifikasi,” jelasnya.
Hasil identifikasi menunjukkan kantong jenazah dengan nomor PM62B03 Selayar cocok dengan data antemortem nomor 015 dan teridentifikasi sebagai Hasbi (41) warga Maminasa, Pasimasunggu, Kepulauan Selayar.
Identifikasi dilakukan melalui pencocokan sidik jari, data medis, serta properti yang ditemukan. Dengan demikian, hingga saat ini Tim DVI telah berhasil mengidentifikasi total tiga korban dari tiga kantong jenazah yang diterima.