JAKARTA, L86News.com – Hari ini Kamis (10/11/2022) Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri dan Dewan Pers sepakat membuat MoU agar wartawan tidak dikriminalisasi dalam menjalankan tugas Jurnalistiknya .
Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang ditandatangani di Bareskrim Mabes Polri itu merupakan Turunan MoU sebelumnya antara Dewan Pers dan Kapolri Jendral Pol Listyo Sigit Pranowo.
MoU ditandatangani langsung oleh Kabareskrim Polri Komjen Pol. H Drs. Agus Andrianto SH MH dan Komisi Hukum Dewan Pers Arif Zulkifli disaksi kan Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Dewan Pers, M Agung Dharmajaya beserta jajaran Dewan Pers dan sejumlah direktur dari satuan kerja Bareskrim Polri.
Plt Ketua Dewan Pers, Agung Dharmajaya saat ditemui usai penandatanganan PKSenjelas kan bahwa Penandatanganan Perjanjian Kerjasama (PKS) itu tindak lanjut turunan dari MoU antara Dewan Pers dengan Kapolri.
“Dewan Pers dan Kapolri telah menandatangani MoU tentang koordinasi dalam perlindungan kemerdekaan pers dan penegakan hukum terkait penyalahgunaan profesi wartawan pada 2017 dan setiap tiga tahun sekali diperbarui,” ujarnya.
Menurut Agung, penandatanganan PKS dengan Bareskrim ini sebagai langkah konkret untuk menjamin wartawan melakukan kerja jurnalistik dilapangan.
Bahkan menurut Agung, jika terjadi Kriminalisasi terhadap wartawan, para pekerja pers yang menjalankan tugas jurnalis dilapangan akan di lindungi Bareskrim Polri.
“Ini sudah konkret Bareskrim menjelaskan dalam perjanjian kerja sama,” kata Agung.
Reporter :AF