
JAKARTA, L86News.com – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) merangkum sejumlah kejadian bencana serta upaya penanganan yang dilakukan pemerintah daerah pada periode Kamis (29/1), pukul 07.00 WIB hingga Jumat (30/1), pukul 07.00 WIB. Pada periode itu, tercatat laporan kejadian bencana dari Provinsi Jawa Barat, Jawa Timur, Sumatera Utara dan DKI Jakarta.
Hujan dengan intensitas tinggi dengan durasi lama menyebabkan terjadinya banjir di 9 desa yang tersebar di empat kecamatan yang ada di Kabupaten Cirebon, Provinsi Jawa Barat. Peristiwa ini terjadi pada Rabu (28/1).
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cirebon mencatat jumlah warga terdampak mencapai 1.273 jiwa dari 425 Kepala Keluarga (KK). Sebanyak 312 unit rumah warga terendam banjir dengan tinggi muka air berkisar 20 hingga 70 sentimeter.
Upaya penanganan darurat seperti pemenuhan kebutuhan dasar bagi warga terdampak telah dilakukan oleh BPBD Kabupaten Cirebon bersama instansi terkait.
Masih di provinsi yang sama, banjir juga menggenangi wilayah Kota Bekasi. Hujan dengan intensitas tinggi memicu banjir yang menggenangi rumah warga. Tercatat 8 kecamatan terdampak yakni, Kecamatan Pondok Gede, Rawalumbu, Jatiasih, Bekasi Utara, Bekasi Barat, Bekasi Timur, dan Bekasi Selatan.
BPBD Kota Bekasi melaporkan 80 jiwa terpaksa mengungsi di Mushola Jamiatul Khair Kampung Lebak, Teluk Pucung, sedangkan untuk jumlah rumah terdampak masih dalam proses pendataan lebih lanjut. Kondisi terkini per Kamis (29/1) ketinggian banjir masih mencapai 150 sentimeter. BPBD Kota Bekasi bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait melakukan upaya penanganan darurat di Lokasi terdampak.
Selain di Jawa Barat, banjir juga melanda wilayah Jakarta Barat, Provinsi DKI Jakarta. Hujan deras memicu luapan Sungai Ciliwung dan Sungai Pesanggrahan yang merendam permukiman warga, pada Rabu (28/1). Sebanyak 446 unit rumah warga di 6 kelurahan yang tersebar di 4 kecamatan terdampak banjir tersebut. Lebih dari 446 Kepala Keluarga (KK) terdampak peristiwa ini.
Sejak banjir terjadi petugas BPBD DKI Jakarta telah melakukan upaya penanganan darurat, seperti evakuasi warga ketempat yang aman dan melakukan kaji cepat di lapangan. Kondisi terkini, banjir masih menggenangi permukiman warga dengan ketinggian air mencapai 30 hingga 150 sentimeter.
Peristiwa kebakaran hutan dan lahan melanda Kabupaten Mandailing Natal, Provinsi Sumatera Utara, pada Senin (26/1). Kebakaran terjadi di Desa Sikapas, Kecamatan Muara Batang dengan luas lahan terbakar mencapai 30 hektare.
Tim gabungan yang terdiri dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mandailing Natal bersama aparat segera melakukan upaya pemadaman dan pendinginan. Api berhasil di padamkan pada Kamis (29/1).
Sementara itu, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan potensi cuaca ekstrem untuk tiga hari ke depan, terhitung mulai Jumat (30/1) hingga Minggu (1/2). Potensi hujan dengan intensitas sedang hingga sangat lebat yang dapat disertai angin kencang diperkirakan terjadi di hampir seluruh wilayah Indonesia.
Menyikapi prakiraan cuaca tersebut, BNPB mengimbau masyarakat untuk meningkat kan kewaspadaan, khususnya saat hujan dan angin kencang. Masyarakat diminta menjauhi area yang berpotensi roboh atau tumbang, seperti pohon, papan reklame, dan bangunan rapuh.
Bagi masyarakat yang tinggal di wilayah lereng gunung, apabila terjadi hujan lebat lebih dari satu jam, diimbau untuk segera melakukan evakuasi mandiri ke tempat yang lebih aman dan menjauhi lereng. Pemerintah daerah juga diminta untuk meningkatkan kesiapsiagaan selama periode puncak musim hujan.