
TANGERANG SELATAN, L86News.com – Satu Gudang dekorasi dan empat unit rukodi Jalan KH Wahid Hasyim Jurang Mangu Timur, Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan ludes terbakar pada Minggu (1/2/2026).
Api melahap seluruh bangunan dengan tingkat kerusakan mencapai 100 persen.
Peristiwa kebakaran tersebut pertama kali dilaporkan ke Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Tangerang Selatan pada pukul 17.52 WIB.
Petugas langsung bergerak cepat ke lokasi untuk melakukan upaya pemadaman dan pendinginan area terdampak.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Tangerang Selatan, Ahmad Dohiri, mengatakan objek yang terbakar terdiri dari satu gudang dekorasi dan empat ruko dengan kerusakan total.
“Kami menerima laporan kebakaran pada pukul 17.52 WIB. Lokasi kejadian berada di Jalan KH Wahid Hasyim No. 94E, Jurang Mangu Timur, Kecamatan Pondok Aren. Objek yang terbakar adalah satu gudang dekorasi dan empat ruko dengan persentase kebakaran 100 persen,” ujar Ahmad Dohiri.
Ia menjelaskan, dugaan sementara penyebab kebakaran berasal dari korsleting listrik. Proses pemadaman berlangsung cukup panjang mengingat besarnya api dan luas bangunan yang terbakar.
“Penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan, namun dugaan sementara akibat konsleting listrik. Proses pemadaman dinyatakan selesai pada pukul 04.41 WIB,” jelasnya.
Dalam upaya penanganan kebakaran tersebut, petugas mengerahkan puluhan armada dan ratusan personel gabungan dari beberapa daerah.
“Kami mengerahkan 10 unit dari Kota Tangerang Selatan, 15 unit dari Kota Tangerang, serta 4 unit bantuan dari DKI Jakarta. Total personel yang terlibat sebanyak 150 anggota Damkar dibantu 15 anggota REDKAR,” tambahnya.
Akibat kejadian tersebut, satu orang anggota Damkar mengalami luka ringan. Sementara kerugian material diperkirakan mencapai miliaran rupiah.
“Korban jiwa tidak ada, namun terdapat satu anggota yang mengalami luka ringan. Taksiran kerugian sementara kurang lebih Rp 7 miliar,” ungkap Ahmad Dohiri.
Ia menegaskan, saat ini kondisi di lokasi kebakaran telah dinyatakan aman dan terkendali. “Alhamdulillah, operasi pemadaman berjalan sukses dengan menggunakan pola pemadaman statis.
“Kondisi saat ini sudah kondusif, meskipun di lapangan sempat terkendala keterbatasan radio komunikasi, senter, masker, serta masyarakat yang berkerumun,” pungkasnya.