Kondisi Masjid Baitullah Tilutuna saat iniLABUHAN BAJO, L86News.com – Viral di media sosial, salah satu bangunan Rumah Ibadah terbuat dari kayu berbentuk segi empat masih berdiri tegak di antara perbukitan Kampung Tilutuna, Desa Wae Jare, Kecamatan Mbeliling, Kabupaten Manggarai Barat.
Di kutip dari vidio yang di unggah Link Muslim Seasiah, bangunan yang di atap nya berdiri kubah dan lambang bulan bintang menyembul di ujungnya itu menanda kan bahwa bangunan tersebut adalah rumah ibadah umat muslim.
Sementara, dilihat dari lokasi keberadaan rumah ibadah yang di ketahui bernama Masjid Baitullah itu cukup jauh dari pemukiman penduduk. Umat muslim dari Kampung Wae Jare, harus menempuh jarak satu kilo meter untuk sampai masjid itu.
Dari luar, Masjid yang Lokasi bangunan nya berada lebih tinggi dibanding jalan itu, terlihat sebuah papan nama. Meski sudah usang papan nama itu menginformasi kan nama bangunan yakni Masjid Baitullah.
Juru pelihara Masjid Baitulah, Muhamad Ali menjelaskan masjid tersebut merupa kan tempat ibadah umat muslim tertua di wilayah itu. Menurutnya, masjid yang di dirikan oleh pemuka agama di dua anak kampung itu sudah berumur 20 tahun.
“Konon, masjid didirikan dengan cara swadaya dari warga setempat. Umat di bebankan Rp. 100.000 per kepala keluarga untuk pembiayaan pembangunan Masjid Baitullah. Total umatnya sekitar 148 orang,” kata Ali di kutip dari vidio grup WhatsApp Sabtu malam (11/10/23).
Meski sudah berusia puluhan tahun, lanjut Ali, Masjid Baitullah masih berfungsi layak nya tempat ibadah. “Bahkan anak-anak masih menjadikan masjid sebagai tempat menimba ilmu dengan belajar mengaji meski hanya menggunakan Solar Panel pada waktu-waktu tertentu,” ucapnya
Namun, kondisi Masjid yang masih berdinding papan kayu dan terlihat rapuh termakan usia itu seolah menggambar kan bahwa bangunan tersebut pernah menjadi yang termegah pada masanya.
Pilar-pilar kayu pun masih kokoh berdiri meski di beberapa titik terlihat memiliki warna beda tapi menunjukkan bangunan itu pernah direnovasi. Bagian-bagian masjid sangat sederhana. Tak ada ukiran rumit baik di dinding, pilar, mimbar bah kan jendela dan pintu.
Salah satu Crew Muslim Seasiah berharap mudah-mudahan banyak orang yang melihat Vidio yang diunggahnya lalu bergerak hatinya untuk bisa membantu dan mewujudkan impian umat agar Masjid Baitullah Tilutuna bisa lebih layak dan lebih indah.
Reporter : Lex