x

Refleksi Hari Kelahiran Pancasila Menjajal Isu-Isu Yang Masih Marak

waktu baca 8 menit
Selasa, 31 Mei 2022 18:47 257 Redaksi

JAMBI, L86NEWS.COM – Hari ini tepat 1 Juni di tahun 1945, lahirlah sebuah Ideologi atau landasan negara Indonesia yang bernama Pancasila.

Sejarah lahirnya Pancasila berawal pada 29 Mei hingga 1 Juni 1945, di mana Badan Penyelidik Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI) mengadakan sidang pertama untuk membahas dasar negara.

Penamaan dari Pancasila itu sendiri disampaikan oleh Soekarno. Panca artinya 5, Sila artinya dasar/asas.

Selama dalam persidangan, terdapat 3 tokoh yang menyampaikan ide atau gagasannya terkait dasar-dasar negara ini. Ketiga tokoh tersebut adalah; Moh.Yamin, Soepomo, dan Soekarno.

Setelah banyak perdebatan yang terjadi maka lahirlah Pancasila.

1. KeTuhanan Yang Maha Esa

2. Kemanusiaan Yang Adil dan Beradab

3. Peratuan Indonesia

4. Kerakyatan Yang Dipimpin Oleh Hikmat Kebijaksanaan, Dalam Permusyawaratan Perwakilan

5. Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia.

Hasil dari Rapat dengan Tema Dasar Negara ini disahkan pada sidang PPKI (Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia) pada tanggal 18 Agustus 1945.

Pancasila adalah landasan dan ideologi yang mewakili seluruh elemen-elemen dan aspek-aspek masyarakat di Indonesia.

Mayoritas mayarakat Indonesia dapat digolongkan adalah masyarakat  yang  Primordial, padahal Primordial ini menjadi api yang dapat menyulut konflik di tengah-tengah  masyarakat yang multikultur.

Dinamika masyarakat dalam memang adalah sesuatu hal yang tidak bisa di hindarkan, sangat banyak isu-isu hangat yang terjadi akhir-akhir ini yang mencederai nilai-nilai Pancasila nilai-nilai pancasila itu sendiri.

1. Isu Agama 

Negara Republik Indonesia sendiri mengakui 6 agama yang ada Indonesia; Islam, Kriten Protestan, Kristen Katholik, Hindu, Budha dan Konghuchu. Sementara itu masih sangat banyak aliran-aliran kepercayaan yang bersifat ke daerahan.

Berdasarkan fakta dan yang dapat kita lihat secara gamblang tentang isu agama yang mewarnai setiap tahun-tahun dalam mengisi kemerdekaan di Indonesia khususnya beberapa bulan terakhir, terdapat beberapa Isu yang berseggolan dengan Agama.

Salah satu isu yang kontrovesi tentang agama yang mencuat dan sangat hangat di perbicangkan adalah Surat Edaran Mentri Agama Nomor 5 Tahun 2022, Tentang Pedoman pengeras Suara di Masjid dan Mushola.

Surat Edaran ini dikeluarkan sebagai upaya meningkatkan kententraman, ketertiban, dan keharmomisan anatar warga negara.

Beberapa dari masyarakat sendiri ada yang kontra beranggapan bahwa ini adalah salah satu pen diskreditan dan mencederai Sila-1 di butir Pancasila. Padahal Pancasila adalah pilar Ideologis  bangsa dan menjadi dasar negara Indonesia.

Penerbitan Surat Keputusan ini menimbulkan gesekan antar masyarakat yang menyinggung nilai nilai pesaratuan dan kesatuan dalam Pancasila.

Sebagai umat beragama seperti yang dituangkan dalam butir-butir nilai pancasila, patutnya lah kita saling mendukung dan menjaga keharmonisan diantara umat begaragama.

2. Isu Politik

Politik juga tidak luput dari aspek yang mencedari nilai-nilai pancasila, bahkan menjelang pesat Demokrasi Politik adalah aspek yang sangat sensitif terhadap kalangan masyarakat yang ikut berpartisipasi aktif dalam kontestasi pesta politik tersebut.

Jika kita telisik dari isu yang marak akhir-akhir ini terkait Isu Jokowi 3 Periode.

Tersebarnya Isu ini dipicu dari gesekan pendukung Jokowi yang mendukung 3 periode, kemudian ditambah dengan statement dari mentri mentri yang menyuarakan 3 periode juga. 

Adapun mentri mentri dan ketua-ketua partai tersebut adalah Muhammad Iskandar, Airlangga Hartarto, Zulkifli Hasan, Luhut Binsar Panjaitan dan masih banyak lagi.

Isu ini sontak membuat agent of changes atau masyarakat turun kejalan atas kegeraman nya terhadap hal tersebut.

Presiden Jokowi sendiripun memberi statement bahwa beliau sendiri tidak akan mau untuk 3 Periode ditambah lagi Beliua sudah menetapkan tanggal PEMILU diadakan yakni 14 Februari 2024.

Jika kita menggunakan Pancasila dalam membedah masalah ini, sudah sangat jelas menyalahi pancasila perihal persatuan dan kesatuaan serta keadilan dan juga UUD Pasal 7 tentang masa jabatan Presiden.

Goncangan dan gesekan yang terjadi dalam masyarakat ini menyebabkan perpecahan dan ketidak stabilan tatanan negara.

Selain Isu 3 Periode ada juga Isu yang sedang hangat-hangatnya marak setelah Presiden Jokowi mengeluar kan hasil kapan jadwal Pilpres akan diadakan. Isu Politik tersebut adalah Bursa Capres dan Cawapres.

Banyak dari Elit-Elit Politik dan yang mempunyai power sudah menampakkan diri dan meluncurkan strategi politiknya. Mulai melakukan pendekatan ke masyarakat dan mulai menggandeng tokoh tokoh yang memiliki power besar di masyarakat.

Para Elit Politik yang mungkin saja ikut berpartisipasi dalam PILPRES yang akan datang adalah; Prabowo, Ganjar Pranowo, Anies, Puan, Sandiaga Uno, AHY dan beberapa jajaran mentri lainnya.

3. Isu Ekonomi

Ekonomi merupakan faktor yang berdampak langsung dan signifikan hampir dari seluruh elemen di masyarakat Indonesia. Isu Ekonomi yang terjadi di masuarakat dan menyinggung nilai-nilai pancasila itu sendiri adalah Harga Sawit, Harga Bahan Pangan dan harga Minyak Goreng.

Usut punya usut Harga Minyak Goreng kemarin salah satunya diseboabkan oleh faktor banyakknya penimbun-penimbun nakal yang mulai merajalela. Kenaikan Harga Minyak Goreng ini juga di bahas oleh Puan Maharani tetapi malah menerima respon yang kurang baik dari masyarakat khususnya dari kalangan Ibu-Ibu.

Penurunan Harga Sawit bebearapa pekan terakhir merupakan dampak dari keputusan yang dibuat oleh pemeritah terkait pelarangan ekspor CPO demi menekan harga minyak goreng untuk turun.

Tetapi keputusan yang dilakukan beliau berdampak baik pada masyarakat pada umumnya tapi malah berimbas tidak baik pada kalangan Petani sawit yang harganya turun. 

Namun, Presiden langsung merespon baik terkait keluahan para petani tersebut, Pemerimtah sudah membuka kembali Ekspor CPO pada tanggal 27 Mei 2022.

Harapannya keputusan presiden ini dapat memenuhi dan menggenapi Keadilan Sosial Bagi Seluruh Masyarakat Indonesia.

4. Isu Sosial

Keadaan sosial di Indonesia yang sangat Multikultur di Indonesia merupakan suatu kebanggaan bagi kita sendiri tetapi bisa saja menjadi minyak yang siap menyulut konflik di kalangan masyarakat. 

Gesekan yang terjadi di dalam masyarakat tidak akan jauh-jauh dari SARA, konflik ini adalah konflik yang umum terjadi pada beberapa kasus yang terjadi belakangan ini.

Sejatinya konflik ini sangat mencederai seluruh dari nilai-nilai Pancasila, bahkan modern ini konflik tersebut biasanya pada dunia Sosial Media.

Sangat disayangakan masih ada beberapa orang yang masih memiliki rasa toleransi yang masih sangat minim,bahkan ada beberapa Oknum yang menggunakan isu sosial SARA untuk kepentingan-kepentingan tertentu.

Nilai Pancasila sangat dan sangat dicerai pada konteks ini, Persatuan dan Kesatuan yang menjadi Pilar bagi kita dalam menjalankan kehidupan bermasyarakat kita.

5. Isu Budaya

Budaya adalah hal yang masih cukup kental dan masih sangat beragam di Indonesia. Kita sendiri sebagai Negara Indonesia menganut atau mengadopsi budaya dari Ke Timur-imuran yang bisa dikatan masih sopan dalam berpakaian bertutur dan berperilaku.

Indonesia sendiri Memiliki salah satu Budaya dan bahkan membuat Negara Indonesia dikenal oleh Negara Lain, yaitu Budaya Gotong Royong. 

Budaya ini adalah implementasi dan cerminan dari Pancasila itu sendiri.

Namun beberapa pekan belakangan ini budaya barat mulai merambat masuk dan deras khususnya LGBT (Lesbian Gay Bisexsual dan Transgender). 

Di Negara kita sendiri LGBT adalah hal yang masih sangat tabu di kalangan masyarakat, selain di kalangan masyarakat Indonesia belem memberikan perizinan terkait kasus tersebut.

LGBT sejatinya sudah marak terjadi di negara-negara yang terbuka ideologinya. Negara-Negara tersebut telah mengakui LGBT dan beberapa Jenis Kelamin lainnya.

Sebagai negara yang ber ideologi Pancasila dan bukan Negara yang Liberal, LGBT belum bisa diakui di negara kita ini, kasus tersebut juga menimbulkan gesekan gesekan yang pro dan kontra di kalangan masyarakat.

Sebagai Negara yang berbudi luhur dan berbudaya, masyarakat Indonesia juga mulai meninggalkan Budaya Budaya tersebut dan tertelan zaman akibat sifat Apatis anak muda dan sudah ditelan Globalisasi.

Negara Republik Indonesia adalah lahir dari banyaknya perbedaan baik dari segi budaya, ras, agama, bahasa, kultur, adat istiadat dan sebagainya, dengan ini perlu memahami permasalahan yang kompleks agar tidak memecah persatuan. 

Seogyahnya sebagai negara yang Ber ideologi Pancasila ada baiknya jika kita tidak meninggalkan hal tersebut dan mewariskannya ke generasi berikutnya. Marak nya Isu-Isu yang terjadi seperti beberapa isu baik dalam segi agama, politik, ekonomi, sosial, dan budaya memiliki ketertimpangan dalam peng implementasian nilai-nilai Pancasila. 

Dalam hal ini sebagai kaum milenial kita harus peka terhadap isu tersebut tetapi tidak terpengaruh dan harapa nya memberi secercah jawaban atas isu yang terjadi, dan juga menjadi pelopor dalam menegakkan, mempertahan kan dan mewaris kan semangat-semangat Nasionalisme, menjadi pilar dalam persatuan dan kesatuan yang berpondasi kan Pancasila.

Segala keputusan dan perilaku dalam bertindak sebagai warga negara harus mendasar pada nilai-nilai Pancasila. Peran Pemerintah perlu mengevaluasi kembali dalam menyikapi segala permasalahan yang mengganggu keutuhan Negara Republik Indonesia. 

Pemerintah juga perlu memprioritaskan mutu pendidikan sebagai modal awal dalam memahami nilai-nilai Pancasila.

Dengan pemahaman itu segala permasalahan yang mengucilkan individu atau kelompok tertentu harapan nya tidak lagi terulang dalam mengisi kemerdekaan Indonesia kedepan.

Dan perlunya citra orang-orang yang bernaung di dalam Birokrasi Pemerintahan juga harus memancarkan marwah dari Pancasila itu sendiri, akan terasa riskan jika citra yang di tunjukkan orang-orang Birokrasi malah mencederai nilai-nilai luhur dari Pancasila itu sendiri.

Melalui Momentum Hari Lahirnya Pancasila ini, besar harapan saya agar kita lebih mengimplementasikan dan menerapkan nilai-nilai dan butir-butir dari Pancasila itu sendiri, peka terhadap isu yang ada menjadi penengah dan memberi solusi terhadap permasalahan yang ada. 

Jika hal tersebut dapat berjalan baik dalam mengisi kemerdekaan, maka akan terwujudlah cita-cita Negara Indonesia yang tertuang dalam Pembukaan UUD 1945 dan masa Indonesia Emas 2045.

Penulis : Sanggul Aron Eleksis Pane, Mahasiswa Ilmu Politik, Fakultas Hukum, Universitas Jambi, Anggota GMNI Jambi, Komisariat Sosial Hukum.

KOLOM IKLAN


LAINNYA
x
x
PETIR800 LOGIN PETIR800 Sorotan Media Terbaru Mengupas Mahjong Ways Dan Fenomena Game Penghasil Uang Mahjong Ways Kembali Jadi Magnet Perhatian Di Tengah Gelombang Game Mobile Tren Game Penghasil Uang Kembali Mencuat Mahjong Ways Ramai Dibahas Media Media Digital Menyoroti Mahjong Ways Saat Tren Game Penghasil Uang Kian Menguat Laporan Gaming Mengulas Mengapa Mahjong Ways Kembali Mendapat Perhatian Tren Hiburan Digital Kembali Ramai Mahjong Ways Masuk Pusat Pembicaraan Mahjong Ways Jadi Headline Baru Dalam Perkembangan Fenomena Game Penghasil Uang Mahjong Ways Kembali Masuk Radar Setelah Tren Game Digital Mengalami Perubahan Fenomena Mahjong Ways Kembali Mencuat Dan Komunitas Mobile Mulai Penasaran Media Gaming Membahas Mahjong Ways Di Tengah Lonjakan Minat Game Penghasil Uang Game Penghasil Uang Kembali Memanas Mahjong Ways Jadi Salah Satu Sorotan Laporan Media Menelusuri Alasan Mahjong Ways Terus Menarik Perhatian Pemain Mahjong Ways Dan Fenomena Game Penghasil Uang Yang Mulai Ramai Di Media Tren Mobile Terbaru Membuat Mahjong Ways Kembali Dilirik Komunitas Gaming Media Online Mengupas Fenomena Mahjong Ways Yang Kembali Menghangat Mahjong Ways Mendapat Sorotan Baru Di Tengah Booming Game Penghasil Uang Fenomena Game Digital Makin Menarik Mahjong Ways Kembali Jadi Perbincangan Laporan Terkini Mengulas Mahjong Ways Dan Perubahan Tren Game Mobile Mahjong Ways Masuk Headline Setelah Komunitas Digital Kembali Menyorotinya Tren Game Penghasil Uang Jadi Buah Bibir Mahjong Ways Ikut Mencuri Perhatian Media Gaming Kembali Menyoroti Mahjong Ways Dalam Fenomena Penghasil Uang Mahjong Ways Mencuat Lagi Di Tengah Perubahan Tren Hiburan Mobile Laporan Digital Mengulas Mahjong Ways Setelah Namanya Kembali Ramai Dibicarakan Game Penghasil Uang Masuk Tren Mahjong Ways Kembali Mengundang Rasa Penasaran Mahjong Ways Dan Gelombang Popularitas Baru Yang Mulai Disorot Media Tren Gaming Terbaru Menguat Mahjong Ways Kembali Jadi Topik Hangat Media Online Menempatkan Mahjong Ways Dalam Sorotan Fenomena Game Penghasil Uang Mahjong Ways Kembali Menarik Perhatian Saat Komunitas Mobile Memasuki Tren Baru Fenomena Penghasil Uang Di Era Game Digital Membawa Mahjong Ways Ke Sorotan Laporan Media Gaming Menyoroti Alasan Mahjong Ways Tetap Jadi Buah Bibir Mahjong Ways Kembali Menghangat Di Tengah Ramainya Pencarian Game Penghasil Uang Tren Game Mobile Kembali Bergerak Mahjong Ways Mencuri Sorotan Baru Media Digital Mengupas Mahjong Ways Dan Fenomena Yang Bikin Komunitas Penasaran Mahjong Ways Jadi Topik Panas Setelah Tren Hiburan Digital Mulai Berubah Game Penghasil Uang Makin Dibicarakan Mahjong Ways Kembali Masuk Radar Media Laporan Terbaru Menyoroti Popularitas Mahjong Ways Di Tengah Gelombang Mobile Mahjong Ways Mendadak Ramai Saat Komunitas Membahas Tren Game Penghasil Uang Media Gaming Menelusuri Daya Tarik Mahjong Ways Yang Kembali Mencuri Perhatian Tren Digital Membawa Mahjong Ways Kembali Ke Pusat Fenomena Game Penghasil Uang Mahjong Ways Muncul Lagi Di Headline Apa Yang Membuatnya Terus Dibicarakan Fenomena Game Penghasil Uang Menguat Media Kembali Menyoroti Mahjong Ways Mahjong Ways Kembali Diburu Informasinya Saat Tren Game Mobile Semakin Panas Laporan Gaming Mengupas Fenomena Mahjong Ways Di Tengah Tren Penghasil Uang Komunitas Mobile Kembali Ramai Mahjong Ways Masuk Sorotan Media Gaming Mahjong Ways Dan Fenomena Hiburan Digital Yang Mulai Menggoda Perhatian Pemain Tren Game Penghasil Uang Makin Populer Mahjong Ways Kembali Masuk Headline Media Online Mengulas Alasan Mahjong Ways Masih Menarik Perhatian Komunitas Mahjong Ways Jadi Perbincangan Setelah Fenomena Game Digital Kembali Menguat Laporan Media Menyoroti Mahjong Ways Dalam Gelombang Game Penghasil Uang Terbaru Tren Mobile Gaming Memanas Mahjong Ways Justru Semakin Banyak Dibicarakan Mahjong Ways Kembali Naik Daun Di Tengah Perubahan Besar Tren Game Mobile Game Penghasil Uang Kembali Jadi Tren Mahjong Ways Masuk Pusat Perhatian Media Digital Menyoroti Fenomena Mahjong Ways Yang Terus Mengundang Rasa Penasaran Mahjong Ways Mencuri Headline Saat Tren Game Penghasil Uang Memasuki Babak Baru Laporan Terbaru Mengupas Mahjong Ways Yang Kembali Ramai Di Dunia Gaming Fenomena Game Penghasil Uang Bikin Penasaran Mahjong Ways Jadi Buah Bibir Komunitas Mahjong Ways Masuk Radar Media Setelah Popularitas Game Mobile Kembali Meningkat Mahjong Ways Kembali Jadi Sorotan Tren Game Penghasil Uang Mulai Ramai Dibicarakan Media Gaming Mengulas Mahjong Ways Di Tengah Fenomena Game Penghasil Uang Digital Tren Game Penghasil Uang Menguat Mahjong Ways Kembali Mencuri Perhatian Komunitas
https://smppattimurajagakarsa.sch.id/kalender-akademik/ https://gulfrojgaar.com/dynamic-staffing-services-gulf-and-europe-jobs/ https://dpp-mmi.org/download/ Situs toto Situs togel Togel toto jepe togel SLotapk apkslot slotapk apkslot