x

Pertaruhan SK Menkumham VS Akta Notaris di Perkara APKOMINDO

waktu baca 8 menit
Senin, 1 Mei 2023 10:47 206 Redaksi

JAKARTA, L86News.com – Sengketa kepengurusan Asosiasi Pengusaha Komputer Indonesia (APKOMINDO) di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat semakin menarik untuk disimak. Pasalnya, kepengurusan APKOMINDO versi SK MenkumHAM RI versus APKOMINDO versi Akta Notaris 4 halaman sudah memasuki babak akhir.

Perkara ini tinggal menunggu keputusan majelis hakim yang dipimpin Panji Surono, SH, MH selaku Hakim Ketua, serta Yusuf Pranowo, SH, MH dan Kadarisman Al Riskandar SH, MH, masing-masing sebagai hakim anggota, kemudian Edward Willy, SH, MH selaku panitera pengganti.

Jelang putusan perkara, hasilnya kian ditunggu banyak orang gara-gara pihak yang berperkara adalah Soegiharto Santoso alias Hoky yang berprofesi sebagai wartawan dan pengusaha, dan masih mahasiswa Fakultas Hukum semester 6, yang berani melawan pengacara kondang Prof. Dr. Otto Hasibuan, SH, MM dengan segudang prestasi dan pengalaman di bidang hukum.

Sebagai informasi, sebelumnya ada SK Dirjen AHU Kementerian Hukum dan Hak Azasi Manusia yang dikantongi Hoky selaku Ketua Umum APKOMINDO sudah pernah memenangkan gugatan kepengursan APKOMINDO dari sekelompok orang yang tak berhenti menggugatnya hingga berkali-kali di PN JakTim dengan Perkara No. 479/PDT.G/2013/PN.JKT.TIM. Dan hingga saat ini kelompok ini masih melakukan upaya hukum Kasasi di MA atas perkara sejak tahun 2013 tersebut.

Kemudian di PN JakSel dengan perkara No: 633/Pdt.G/2018/PN JKT.SEL. yang diduga menggunakan dokumen palsu namun bisa menang hingga tingkat Kasasi di MA, termasuk sebelumnya menggugat di PTUN dengan perkara No: 195/G/2015/PTUN.JKT yang telah ditolak hingga tingkat Kasasi di MA.

Bahkan pihak lawan mampu melakukan kriminalisasi sehingga Hoky sempat ditahan selama 43 hari di Rutan Bantul dan disidangkan hingga 2 kali dengan perkara No. 288/Pid.Sus/2016/PN.Btl serta perkara No: 03/Pid.Sus/2017/PN.Btl yang putusannya menyatakan Hoky tidak bersalah, termasuk upaya kasasi JPU Ansyori, S.H dari Kejagung RI telah ditolak oleh MA.

Bahwa sesungguhnya pihak lawan total telah ada 4 laporan polisi terhadap Hoky yaitu LP Nomor: 503/K/IV/2015/RESTRO JAKPUS, LP Nomor: LP/670/VI/2015/ Bareskrim Polri dan LP Nomor: LP/392/IV/2016/ Bareskrim Polri serta LP Nomor: LP/109/V/2017/SPKT, Polres Bantul.

Jika melihat perkara-perkara Apkomindo ini, sepertinya bisa saja masuk rekor MURI karena satu perkara sejak tahun 2013 saja belum selesai-selesai di MA dan berlanjut dengan perkara-perkara lainnya, dikarenakan diduga menggunakan dokumen palsu tetap bisa menang diberbagai peradilan di Indonesia.

Modus operandinya adalah sekelompok orang tersebut membuat akta organisasi di kantor notaris dengan dokumen seadanya. Seolah-olah telah ada Musyawarah Nasional Luar Biasa APKOMINDO di tahun 2015, lalu karena Ketua Umumnya Rudi Rusdiah mengundurkan diri, diduga mengetahui kondisi yang sebenarnya sangat beresiko, maka dibuat lagi akta no 35 tertanggal 27 Desember 2016, dimana akta tersebut hanya berisi 4 halaman saja. Dibanding akta notaris APKOMINDO yang sah versi SK Menkumham berjumlah 46 halaman lengkap dengan SK-SK hasil Munas-nya.

Isi akta notaris 4 halaman versi pengurus APKOMINDO ‘abal-abal’ tersebut (tidak ada peserta satupun DPD Apkomindo-nya dan tidak ada foto serta tidak ada dokumen munas) hanya menerangkan telah hadir seluruh pemegang saham dalam Perseroan untuk perubahan akta APKOMINDO.

Pada intinya isi akta tersebut saat dilakukan inzage hanya tertuliskan “Bahwa di Jakarta, pada tanggal 08-12-2016 telah diadakan rapat pertemuan anggota dari Asosiasi APKOMINDO, berkedudukan di Jakarta Pusat, yang Anggaran Dasarnya termuat dalam akta pendirian tertanggal 21-02-1992, Nomor 96, yang dibuat dihadapan, Anthony Djoenardi, SH, Notaris di Jakarta, dan terakhir diubah dengan akta tertanggal 24-06-2015 Nomor 55, yang dibuat dihadapan, Anne Djoenardi, SH, MBA, Notaris di Jakarta, yang kedua akta tersebut belum mendapatkan pengesahan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia. (untuk selanjutnya disebut Perseroan). Bahwa dalam rapat tersebut telah hadir seluruh pemegang saham dalam Perseroan.”

Kejadian ini diduga bisa menjadi satu-satunya di Indonesia ada organisasi masyarakat atau perkumpulan yang dilakukan perubahan dengan tata cara tak bedanya dengan mengurus perusahaan perseroan atau PT, akan tetapi tetap bisa dimenangkan oleh para majelis hakim dalam perkara No: 633/Pdt.G/2018/PN JKT.SEL. dan No: 235/PDT/2020/ PT.DKI. serta No: 430 K/PDT/2022.

Tak heran saat kantor hukum Otto Hasibuan selaku tergugat tiga menghadirkan ahli Prof. Dr. Abdul Rachmad Budiono SH, MH berasumsi bahwa isi akta tersebut yang menyebutkan ada kepemilikan saham merupakan akta perseroan. Hal itu disampaikannya untuk menjawab pertanyaan penggugat Soegiharto Santoso pada sidang sebelumnya.

Faktanya akta tersebut adalah untuk urusan kepengurusan organisasi APKOMINDO sebagaimana terungkap ketika pihak penggugat melaksanakan proses Inzage atau pengecekan alat bukti di PN Jakarta Pusat Rabu (12/4/2023) di hadapan Panitera Pengganti Edward Willy, SH., MH.

“Bagaimana mungkin Badan Hukum Perkumpulan yang sah berdasarkan SK Menkumham digugat oleh pihak mereka yang tidak punya legal standing sebagai pengurus organisasi APKOMINDO di PN Jaksel dan dengan menggunakan dokumen yang diduga palsu bisa menang?” tandas Hoky mempertanyakan.

Akta notaris 4 halaman tersebut, terang Hoky, tidak ada dokumen yang membuktikan keabsahan sebuah organisasi, karena harus ada pengurus dan harus ada dokumen Surat Keputusan Munas sebagaimana yang diatur dalam UU tentang Perkumpulan.

“Kami mengurus akta perubahan di notaris selalu diwajibkan melampirkan bukti dokumen Munas berupa Surat Keputusan Munas. Jika tidak ada dokumen tersebut notaris tidak akan melayani. Namun karena dokumen munas kita lengkap makanya Menkumham menerbitkan SK,” ungkapnya.

Persoalan hukum yang terus mendera kepengurusan APKOMINDO membuat Hoky selaku Ketum Apkomindo membuat aduan lisan kepada Kepala Biro Hukum dan Humas MA yaitu Dr. Sobandi, SH., MH yang diliput oleh sejumlah teman-teman wartawannya yang tergabung dalam Forum Wartawan Mahkamah Agung (FORWAMA) di ruang rapat Biro Hukum dan Humas MA, Rabu (12/4/2023).

Menanggapi aduan Ketum APKOMINDO terkait dugaan mafia hukum menjadikan ‘Law as a tool of crime’ atau hukum sebagai alat kejahatan pada perkara APKOMINDO, Kabiro Hukum dan Humas MA, Sobandi mengatakan, pihaknya sangat menghormati aduan yang disampaikan Hoky.

Pihaknya mendukung langkah hukum yang dipilih oleh Hoky. “Cara ini sudah tepat dan kami terbuka menerima aduan dari pihak manapun, termasuk kasus ini. Langkah hukum yang ditempuh Hoky saya dukung, namun tidak dapat melakukan intervensi kedalam proses persidangan,” kata Sobandi.

Pada hari yang sama atau beberapa jam sebelumnya, Hoky juga sempat terlebih dahulu menyampaikan aduan ke PN Jakarta Pusat. Hoky yang turut didampingi Ketum DPP SPRI Hence Mandagi dan sejumlah wartawan (FORWAMA), diterima Kepala Bagian Humas PN Jakarta Pusat, Dr. Zulkifli, SH., MH.

Menanggapi aduan Hoky dan aspirasi solidaritas wartawan atas persoalan hukum yang dihadapi Hoky melawan ‘mafia hukum’, Kabag Humas Zulkifli berjanji, laporan aduan tersebut akan diteruskan ke pimpinannya.

“Kita hanya bisa meneruskan aduan dan aspirasi ini. Namun ini tentunya tidak boleh mempengaruhi putusan majelis hakim,” ujar Zulkifli yang juga aktivis pencetus ‘Sidang Tepat Waktu’ saat menerima aduan di ruang rapat Humas, Rabu (12/4/2023).

Pada dua pengaduan di MA dan PN Jakarta Pusat, serta kesempatan inzage, Hoky memperlihatkan bukti tentang fakta jejak digital Hasil Munaslub APKOMINDO tanggal 02 Februari 2015 menghasilkan Ketua Umum Rudi Rusdiah, SekJend Rudy D. Muliadi, dan Bendahara Suharto Juwono.

Anehnya, ada keterangan berbeda pada bukti Surat Gugatan Perkara No. 633/Pdt.G/2018/ PN.JKT.Sel yang ditandatangani oleh Prof. Dr. Otto Hasibuan, SH dan rekan tentang Munas APKOMINDO, tanggal 02 Februari 2015 yang menghasilkan Ketua Umum Rudy D. Muliadi, SekJend Faaz Ismail, dan Bendahara Adnan.

Lebih aneh lagi ada pula bukti dokumen lainnya pada Eksepsi dan Jawaban Perkara No. 218/Pdt.G/2020/PN.JKT/PST yang ditandatangani oleh Prof. Dr. Otto Hasibuan, SH., MM. dan rekan, bahwa Munaslub APKOMINDO tanggal 02 Februari 2015 yang terpilih adalah Ketua Umum Rudi Rusdiah, SekJend Rudy D. Muliadi dan Bendahara Ir. Kunarto Mintarno.

Ada tiga versi kepengurusan yang tertuang dalam keterangan tentang ketua umum, sekjen, dan bendahara terpilih hasil Munaslub APKOMINDO 2 Februari 2015 yang dibuat oleh kelompok APKOMINDO versi Akta Notaris 4 halaman.

Menanggapi hal tersebut Syamsul Bahri pengurus FORWAMA yang turut mendampingi Hoky mengaku heran ada dokumen berkas perkara tentang satu kejadian tapi hasilnya ada tiga versi.

“Menurut saya atas putusan para majelis hakim tersebut sangat mencederai marwah peradilan di Indonesia. Bagaimana mungkin hasil Munaslub sebuah organisasi yang tidak ada dukumen pendukungnya dan tidak sesuai fakta, bahkan direkayasa bisa dimenangkan di berbagai tingkat peradilan, peristiwa ini harus kita ungkap, agar marwah peradilan di Indonesia tetap terjaga dengan baik.” kata Syamsul.

Perkara APKOMINDO ini makin menarik karena, meski SK Menkumham RI tentang APKOMINDO telah dimenangkan Hoky dalam perkara di PTUN, PT TUN dan MA, namun masih saja ada gugatan terhadap APKOMINDO yang menggunakan dokumen diduga palsu, akan tetapi tetap bisa menang di tingkat PN Jakarta Selatan sampai ke tingkat kasasi di MA.

“Salah satu hakim agung yang memutus perkara APKOMINDO yakni Sudrajad Dimyati, SH., MH., bahkan telah ditangkap KPK atas kasus suap di perkara lain. Saya duga ada permainan oknum tersebut sehingga perkara APKOMINDO di MA patut dipertanyakan, termasuk saya juga telah membuat aduan ke KPK,” imbuhnya.

Dia juga menambahkan, untuk memastikan Otto Hasibuan terlibat atau mungkin hanya merupakan korban atas dugaan pemalsuan dokumen gugatan di PN JakSel, pihaknya sudah tiga kali menyurat kantor Otto Hasibuan bahkan Hoky telah hadir sendiri ke kantor Otto Hasibuan, namun tidak pernah dijawab.

Hoky yang pernah lolos dari upaya dikriminalisasi terkait APKOMINDO dan sempat ditahan selama 43 hari tersebut, bahkan sempat dikepung sederet gugatan serta laporan polisi, menyatakan tetap yakin dan percaya bahwa kebenaran pasti mengalahkan kejahatan dan ketidakadilan.

Reporter: Bino Maot

KOLOM IKLAN


LAINNYA
x
x
PETIR800 LOGIN PETIR800 Laporan Terbaru Mengupas Mengapa Mahjong Ways Masih Jadi Favorit Komunitas Tren Game Mobile Asia Kembali Membawa Mahjong Ways Ke Panggung Media Mahjong Ways Dan Fenomena Popularitas Yang Membuat Media Kembali Menyorotinya Sorotan Media Gaming Mengarah Ke Mahjong Ways Di Tengah Gelombang Game Modern Perkembangan Industri Mobile Kembali Menempatkan Mahjong Ways Dalam Radar Media Mahjong Ways Kembali Jadi Topik Hangat Setelah Komunitas Digital Semakin Aktif Laporan Media Mengulas Perjalanan Mahjong Ways Menjaga Popularitas Di Era Modern Mahjong Ways Mendadak Ramai Dibicarakan Di Tengah Perubahan Tren Game Asia Media Online Menyoroti Alasan Mahjong Ways Masih Mampu Menarik Perhatian Tren Gaming Terbaru Kembali Membawa Nama Mahjong Ways Ke Pusat Perbincangan Mahjong Ways Dan Daya Tarik Visual Yang Terus Mengundang Perhatian Komunitas Laporan Industri Game Membahas Fenomena Mahjong Ways Yang Belum Meredup Komunitas Mobile Kembali Ramai Setelah Mahjong Ways Masuk Sorotan Media Mahjong Ways Kembali Naik Daun Saat Tren Game Bertema Asia Semakin Kuat Media Gaming Mengulas Rahasia Di Balik Eksistensi Panjang Mahjong Ways Perkembangan Game Digital Membawa Mahjong Ways Menuju Gelombang Perhatian Baru Mahjong Ways Jadi Headline Lagi Setelah Popularitasnya Kembali Menarik Perhatian Sorotan Terbaru Mengungkap Alasan Komunitas Masih Membicarakan Mahjong Ways Media Game Asia Menempatkan Mahjong Ways Sebagai Fenomena Yang Patut Diperhatikan Mahjong Ways Kembali Masuk Radar Setelah Pasar Game Mobile Mengalami Perubahan Laporan Digital Mengulas Transformasi Mahjong Ways Dari Fenomena Menjadi Ikon Game Tren Hiburan Mobile Membuat Mahjong Ways Kembali Ramai Di Media Gaming Mahjong Ways Dan Perjalanan Panjangnya Menjadi Salah Satu Topik Game Populer Media Online Kembali Mengupas Fenomena Mahjong Ways Di Tengah Tren Mobile Perkembangan Ekosistem Game Asia Membawa Sorotan Baru Kepada Mahjong Ways Mahjong Ways Masih Jadi Magnet Perhatian Di Tengah Persaingan Game Digital Laporan Media Terbaru Menyoroti Evolusi Mahjong Ways Dan Komunitasnya Tren Game Generasi Baru Belum Mampu Menghilangkan Pamor Mahjong Ways Mahjong Ways Kembali Menghebohkan Komunitas Setelah Masuk Pembahasan Media Gaming Media Digital Menelusuri Alasan Mahjong Ways Tetap Kuat Di Pasar Game Asia Fenomena Mahjong Ways Kembali Mencuat Saat Industri Mobile Memasuki Era Baru Media Online Melihat Mahjong Ways Sebagai Fenomena Menarik Di Pasar Asia Mahjong Ways Kembali Mendapat Panggung Setelah Tren Game Asia Bergerak Naik Komunitas Global Kembali Melirik Mahjong Ways Setelah Media Menyoroti Popularitasnya Mahjong Ways Dan Gelombang Tren Baru Yang Membuatnya Kembali Jadi Perbincangan Media Gaming Terkini Mengulas Bagaimana Mahjong Ways Mempertahankan Daya Tariknya Mahjong Ways Kembali Jadi Sorotan Besar Di Tengah Perkembangan Industri Game Digital Tren Platform Mobile Membawa Mahjong Ways Menuju Gelombang Perhatian Baru Laporan Terbaru Media Online Mengulas Fenomena Popularitas Mahjong Ways Mahjong Ways Tetap Menarik Perhatian Saat Peta Industri Game Mulai Berubah Media Gaming Kembali Mengupas Perjalanan Mahjong Ways Di Era Digital Modern Komunitas Mobile Ramai Membahas Mahjong Ways Setelah Tren Game Asia Menguat Mahjong Ways Muncul Lagi Dalam Sorotan Media Setelah Popularitasnya Menanjak Laporan Industri Digital Membahas Mahjong Ways Dan Fenomena Game Bertema Asia Sorotan Media Terbaru Menempatkan Mahjong Ways Di Tengah Tren Gaming Modern Mahjong Ways Kembali Jadi Perbincangan Saat Industri Mobile Memasuki Fase Baru Laporan Gaming Menyoroti Mahjong Ways Sebagai Bagian Dari Transformasi Hiburan Digital Mahjong Ways Jadi Perhatian Setelah Tren Hiburan Digital Kembali Menguat Mahjong Ways Kembali Mencuri Headline Saat Industri Game Asia Memasuki Tren Baru Media Gaming Menyoroti Fenomena Mahjong Ways Yang Semakin Ramai Diperbincangkan Fenomena Mahjong Ways Kembali Menghangat Di Tengah Persaingan Game Mobile Media Digital Menyoroti Bagaimana Mahjong Ways Menjaga Daya Tariknya Mahjong Ways Kembali Menjadi Topik Besar Dalam Pembahasan Industri Game Asia Laporan Media Gaming Mengulas Kekuatan Identitas Yang Dimiliki Mahjong Ways Perkembangan Komunitas Game Membuat Mahjong Ways Semakin Sering Jadi Headline Mahjong Ways Kembali Mencuri Perhatian Saat Tren Game Asia Memasuki Babak Baru Media Online Kembali Mengangkat Mahjong Ways Di Tengah Transformasi Digital Mahjong Ways Dan Gelombang Popularitas Baru Yang Menarik Perhatian Media Tren Game Mobile Terbaru Kembali Membuat Mahjong Ways Ramai Diperbincangkan Laporan Gaming Membahas Alasan Mahjong Ways Tidak Mudah Hilang Dari Perbincangan Media Digital Mengulas Transformasi Mahjong Ways Dari Klasik Menuju Modern Mahjong Ways Jadi Sorotan Baru Saat Industri Game Asia Terus Bertumbuh Mahjong Ways Kembali Menguat Di Tengah Ledakan Tren Hiburan Mobile Asia Komunitas Gaming Menyoroti Mahjong Ways Sebagai Fenomena Yang Tetap Bertahan Laporan Media Menelusuri Faktor Yang Membuat Mahjong Ways Terus Dikenal Sorotan Industri Game Mengarah Pada Mahjong Ways Dan Pertumbuhan Komunitasnya Fenomena Game Mobile Kembali Membawa Mahjong Ways Ke Panggung Digital Mahjong Ways Mencuri Perhatian Setelah Popularitasnya Kembali Jadi Pembahasan Media Gaming Menyoroti Perjalanan Mahjong Ways Menghadapi Perubahan Tren Tren Hiburan Mobile Membuat Mahjong Ways Kembali Diburu Informasinya Mahjong Ways Masuk Sorotan Saat Media Membahas Masa Depan Game Bertema Asia Laporan Terkini Mengulas Mengapa Mahjong Ways Mudah Dikenali Banyak Pemain Mahjong Ways Dan Rahasia Di Balik Popularitas Yang Tak Kunjung Meredup Laporan Media Digital Kembali Menempatkan Mahjong Ways Sebagai Topik Utama Perkembangan Game Generasi Baru Belum Mampu Menggeser Pamor Mahjong Ways Mahjong Ways Kembali Ramai Setelah Komunitas Menyoroti Pengalaman Visualnya Komunitas Digital Kembali Melirik Mahjong Ways Di Tengah Gelombang Game Baru Mahjong Ways Masih Punya Pesona Kuat Menurut Sorotan Media Game Modern Media Gaming Asia Mengulas Fenomena Mahjong Ways Yang Terus Berkembang Tren Industri Mobile Membawa Mahjong Ways Kembali Ke Radar Komunitas Laporan Gaming Terbaru Menyoroti Evolusi Visual Dan Popularitas Mahjong Ways Mahjong Ways Mencuat Lagi Setelah Media Menyoroti Perubahan Industri Game Media Online Mengulas Alasan Mahjong Ways Tetap Relevan Bagi Komunitas Perkembangan Pasar Game Asia Kembali Memberikan Panggung Untuk Mahjong Ways Mahjong Ways Jadi Bahan Pembahasan Setelah Tren Game Oriental Kembali Naik Tren Mobile Gaming Modern Kembali Menempatkan Mahjong Ways Dalam Sorotan Perkembangan Hiburan Digital Memberikan Momentum Baru Bagi Mahjong Ways Mahjong Ways Dan Perjalanan Panjang Menjaga Eksistensi Di Industri Game Sorotan Terbaru Membahas Mengapa Mahjong Ways Masih Banyak Diperbincangkan Laporan Komunitas Mengungkap Daya Tarik Mahjong Ways Yang Sulit Diabaikan Mahjong Ways Kembali Masuk Headline Media Game Di Tengah Tren Asia Mahjong Ways Mendapat Perhatian Baru Di Tengah Persaingan Game Mobile Global Laporan Industri Mengulas Bagaimana Mahjong Ways Menjaga Popularitasnya Media Gaming Kembali Membahas Mahjong Ways Setelah Tren Mobile Meningkat Laporan Media Gaming Menelusuri Daya Tarik Mahjong Ways Di Kalangan Pemain Komunitas Game Asia Kembali Ramai Setelah Mahjong Ways Jadi Topik Hangat Mahjong Ways Tetap Jadi Perbincangan Saat Industri Mobile Memasuki Era Baru Tren Game Bertema Asia Kembali Menguat Dan Mahjong Ways Jadi Sorotan Media Digital Menyoroti Fenomena Mahjong Ways Yang Belum Kehilangan Momentum Mahjong Ways Dan Fenomena Digital Yang Terus Menarik Perhatian Media Gaming Media Online Mengulas Perjalanan Mahjong Ways Dari Game Populer Hingga Fenomena Tren Gaming Terbaru Kembali Membawa Mahjong Ways Ke Pusat Perbincangan Mahjong Ways Kembali Mencuri Sorotan Berkat Identitas Visual Yang Kuat Mahjong Ways Masuk Radar Media Setelah Tren Hiburan Digital Kembali Meningkat Sorotan Media Mengarah Ke Mahjong Ways Saat Komunitas Game Semakin Aktif Perkembangan Game Mobile Asia Membuat Mahjong Ways Kembali Naik Daun Mahjong Ways Kembali Jadi Headline Saat Tren Game Digital Mulai Berubah Arah Media Gaming Menyoroti Mahjong Ways Yang Kian Ramai Dibahas Komunitas Mobile Fenomena Mahjong Ways Mencuri Perhatian Di Tengah Pesatnya Industri Game Asia Laporan Terbaru Mengupas Alasan Mahjong Ways Tetap Populer Di Era Game Modern
https://smppattimurajagakarsa.sch.id/kalender-akademik/ https://gulfrojgaar.com/dynamic-staffing-services-gulf-and-europe-jobs/ https://dpp-mmi.org/download/ Situs toto Situs togel Togel toto jepe togel SLotapk apkslot slotapk apkslot