x

Haedar Nashir Terpilih Kembali Menjadi Ketua PP Muhammadiyah

waktu baca 6 menit
Senin, 21 Nov 2022 16:20 239 Redaksi

JAWA TIMUR, L86News.com – Sistem Pemilu di Muhammadiyah semakin teruji baiknya. Kemarin sore Muktamar Muhammadiyah ke 48 itu pun bisa berakhir seperti biasanya: sangat damai.

Tidak ada kubu-kubuan, tidak ada tim sukses, tidak ada kampanye terselubung. Dan yang jelas: tidak ada serangan fajar. Politik uang sama sekali tak tercium.

Yang terpilih menjadi ketua umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah pun Anda sudah tahu: Prof Dr Haedar Nashir. Sosok lama yang terpilih kembali. Untuk periode kedua.

Saya merenungkannya: mungkinkah sistem Pemilu Muhammadiyah ini diadopsi untuk pilpres tingkat negara Indonesia. Kita tahu pemilu dan pilpres kita itu terlalu berdarah-darah.

Terlalu mahal, terlalu memecah belah masyarakat. Kita memang bangga pada sistem demokrasi Amerika tapi kita tidak siap menirunya apa adanya. Saya dikirimi foto dari Solo, tempat Muktamar Muhammadiyah itu berlangsung.

Sidang plenonya dilakukan di auditorium Universitas Muhammadiyah Surakarta. Sahabat Disway itu menyebut inilah auditorium terbesar, termegah, dan terbaik di seluruh Jawa Tengah.

Di situlah peserta muktamar terpusat. Di luarnya puluhan ribu warga Muhammadiyah menyaksikan nya: lewat pikiran masing-masing. Mereka datang dari berbagai wilayah dengan status khusus: penggembira.

Mereka bukan utusan. Mereka bukan peserta. Mereka bukan pendukung salah satu calon ketua. Mereka tidak punya hak suara. Mereka tidak punya hak bicara. Mereka hanya punya hak untuk bergembira.

Dan mereka gembira dengan budaya bersih dan damai di Muktamar Muhammadiyah. Termasuk tahun ini bersih secara fisik: tidak ada sampah di tengah puluhan ribu masa. Mereka sudah tahu itu. Sebelum berangkat ke Solo mereka sudah harus membawa misi inilah green Muktamar.

Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) memang salah satu dari 4 universitas terbesar milik Muhammadiyah. Tiga lainnya: UMM (Malang), UMY (Yogyakarta), dan UMSU (Medan). Di luar itu Muhammadiyah masih punya lebih 180 perguruan tinggi di seluruh Indonesia.

Bahkan sekarang ini Muhammadiyah sudah punya 6 SMA di wilayah yang mayoritas masyarakatnya Kristen atau Katolik.

Di Flores. Di Timor. Di Papua. Di pedalaman Kalbar. Kebanyakan siswa sekolah Muhammadiyah di situ beragama Kristen/Katolik. Mereka mendapatkan pelajaran agama Kristen/Katolik. Tidak mendapatkan pelajaran agama Islam. Mereka mendapat pelajaran tambahan ke-Muhammadiyah-an.

Sekjen Muhammadiyah selama ini Prof Dr Abdul Mu’ti memang dikenal sebagai pendiri Krismuha –Kristen Muhammadiyah. Ia memang orang Kudus. Kelahiran Kudus, Jateng. Doktornya dari Adelaide, Australia. Ia mengajar di Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta.

Saya menghubungi beliau kemarin siang. “Masih rapat,” katanya. Saya menghubungi Prof Dr Anwar Abbas. “Lebih tepat wawancara Prof Mu’ti,” katanya.

Maka saya wawancara dengan penggembira. Banyak di antara mereka yang saya kenal.

Para penggembira itu tidak perlu kemrungsung menanti siapa yang terpilih jadi ketua umum yang baru. Proses pemilihan pimpinan pusat di Muhammadiyah sangat rasional.

Setahun yang lalu pun sudah dibentuk panitia pemilihan. Di tingkat pusat. Diketuai Dahlan Rais. Panlih itu mengirim surat ke pengurus wilayah (tingkat provinsi) seluruh Indonesia. Masing-masing wilayah diminta mengusulkan 13 nama calon pimpinan pusat.

Yang dicalonkan boleh dari mana saja asal memenuhi syarat seperti yang diatur oleh anggaran dasar dan anggaran rumah tangga.

Panlih lantas mentabulasi nama-nama yang diusulkan itu. Tahun ini terkumpul 200 lebih nama. Pekerjaan Panlih berikutnya: meneliti 200 nama itu. Apakah ada yang tidak memenuhi syarat administrasi seperti disebut dalam AD/ART.

Ternyata banyak juga wilayah yang mengusulkan tanpa melihat persyaratan di AD/ART. Setelah diteliti, Panlih mendapatkan 90 nama calon.

Mereka itu dikirimi surat. Harus menyatakan bersedia atau tidak. Harus mengisi daftar riwayat hidup. Termasuk hidupnya di Muhammadiyah. Pernah jadi pengurus apa saja.

Jumlah 90-an inilah yang kemudian dibawa ke sidang Tanwir pengurus pusat Muhammadiyah. Sidang Tanwir adalah sidang yang tingkatnya di bawah Muktamar. Sidang Tanwir ini berlangsung Jumat lalu, dua hari sebelum Muktamar.

Majelis Tanwir inilah mengerucutkan 90 nama itu menjadi 39 calon. Caranya sangat demokratis. Masing-masing anggota majelis memilih nama. Terpilihlah 39 nama dengan suara terbanyak.

Dengan demikian, sejak sidang majelis Tanwir itu, aktivis Muhammadiyah sudah tahu siapa saja 39 nama calon pimpinan pusat Muhammadiyah mendatang.

Nama 39 orang itulah yang kemarin dibawa ke Muktamar Solo. Peserta Muktamar tidak memilih ketua umum, tapi memilih 13 nama yang akan menjadi pengurus pusat Muhammadiyah. Terserah pada 13 orang itu: siapa yang salah satunya akan menjadi ketua umum. Yang 12 orang mendampingi sebagai pengurus pusat lainnya.

Kenapa 13 nama? Bukan 17 atau 9 atau 5 atau 45?

Saya pernah membaca keterangan Prof Dr Din Syamsuddin, orang Sumbawa yang pernah jadi ketua umum pengurus pusat Muhammadiyah. Katanya: tidak ada alasan khusus. Menetapkan jumlah itu bisa menimbulkan perdebatan panjang.

Apalagi kalau harus dikait-kaitkan dengan kekeramatan sebuah angka. Justru misi Muhammadiyah harus melakukan dekramatisasi angka. Maka dipilihlah angka 13. Sekalian jadi lambang dekramatisasi angka 13 yang dianggap sebagai angka sial.

Dan ternyata Muhammadiyah tidak pernah sial. Sudah sekian kali muktamar dengan angka itu tetap saja lancar jaya.

Kenyataannya 13 orang itu sebenarnya kurang. Pengurus pusat Muhammadiyah perlu lebih dari 20 orang. Ya ditambah saja. Yang 13 orang itu diberi wewenang untuk menambahnya.

Di Pemilu kemarin malam itu lancarnya bertambah-tambah: pakai komputer. Ini untuk kali pertama pemilihannya pakai e-voting. Memang belum sepenuhnya elektronik. Belum pakai HP masing-masing.

Peserta Muktamar masih harus maju ke suatu bilik suara. Di dalam bilik itu ada komputer. Peserta tinggal klik untuk pilih siapa. Beberapa bilik disediakan di bagian depan ruang muktamar. Cepat sekali. Langsung tertabulasi. Terpilihlah 13 nama.

Acara berikutnya: 13 nama itu bersidang. Singkat sekali. Penyebabnya: salah satu dari 13 nama tersebut adalah ketua umum incumbent: Prof Dr Haedar Nashir. Maka aklamasi terjadi. Beliau terpilih kembali. Selesai.

Dengan sistem pemilu seperti itu, Muhammadiyah bisa menghindari banyak virus yang merusak organisasi. Termasuk tidak mungkin terjadi, misalnya, seseorang tokoh tiba-tiba jadi pimpinan, hanya bermodalkan popularitas atau kekuasaan.

Pernah terjadi seorang tokoh Muhammadiyah dicoret dari daftar calon. Padahal ia seorang menteri. Ia harus menerima itu. “Padahal saya ini kurang Muhammadiyah apa?” keluh tokoh tersebut.

Ternyata ia belum pernah menjadi ketua wilayah Muhammadiyah. Atau ketua majelis otonom di kepengurusan pusat. Ia adalah: Menteri Agama Tarmizi Taher.

Tentu iklim di Muhammadiyah sendiri yang juga memungkinkan sistem tersebut bisa dilaksanakan. Tertib administrasi dan tertib organisasi di Muhammadiyah terkenal disiplinnya. Pun dalam hal keuangan.

Tidak ada keuntungan finansial apa pun untuk menjabat ketua umum Muhammadiyah. Juga tidak mendapat fasilitas. Termasuk tidak bisa ”menjual” Muhammadiyah dalam pemilu atau pilpres. Maka Muhammadiyah lebih sebagai kumpulan para pengabdi. Tidak terpilih pun apa susahnya. Mengabdi bisa di mana saja.

Akhirnya siapa yang jadi pimpinan Muhammadiyah sudah terseleksi secara ketat. Berjenjang. Transparan.

Hampir tidak mungkin terjadi kasus ”salah pilih”.

Oleh: Dahlan Iskan/disway.id
Senin 21-11-2022

KOLOM IKLAN


LAINNYA
x
x
PETIR800 LOGIN PETIR800 Sorotan Media Terbaru Mengupas Mahjong Ways Dan Fenomena Game Penghasil Uang Mahjong Ways Kembali Jadi Magnet Perhatian Di Tengah Gelombang Game Mobile Tren Game Penghasil Uang Kembali Mencuat Mahjong Ways Ramai Dibahas Media Media Digital Menyoroti Mahjong Ways Saat Tren Game Penghasil Uang Kian Menguat Laporan Gaming Mengulas Mengapa Mahjong Ways Kembali Mendapat Perhatian Tren Hiburan Digital Kembali Ramai Mahjong Ways Masuk Pusat Pembicaraan Mahjong Ways Jadi Headline Baru Dalam Perkembangan Fenomena Game Penghasil Uang Mahjong Ways Kembali Masuk Radar Setelah Tren Game Digital Mengalami Perubahan Fenomena Mahjong Ways Kembali Mencuat Dan Komunitas Mobile Mulai Penasaran Media Gaming Membahas Mahjong Ways Di Tengah Lonjakan Minat Game Penghasil Uang Game Penghasil Uang Kembali Memanas Mahjong Ways Jadi Salah Satu Sorotan Laporan Media Menelusuri Alasan Mahjong Ways Terus Menarik Perhatian Pemain Mahjong Ways Dan Fenomena Game Penghasil Uang Yang Mulai Ramai Di Media Tren Mobile Terbaru Membuat Mahjong Ways Kembali Dilirik Komunitas Gaming Media Online Mengupas Fenomena Mahjong Ways Yang Kembali Menghangat Mahjong Ways Mendapat Sorotan Baru Di Tengah Booming Game Penghasil Uang Fenomena Game Digital Makin Menarik Mahjong Ways Kembali Jadi Perbincangan Laporan Terkini Mengulas Mahjong Ways Dan Perubahan Tren Game Mobile Mahjong Ways Masuk Headline Setelah Komunitas Digital Kembali Menyorotinya Tren Game Penghasil Uang Jadi Buah Bibir Mahjong Ways Ikut Mencuri Perhatian Media Gaming Kembali Menyoroti Mahjong Ways Dalam Fenomena Penghasil Uang Mahjong Ways Mencuat Lagi Di Tengah Perubahan Tren Hiburan Mobile Laporan Digital Mengulas Mahjong Ways Setelah Namanya Kembali Ramai Dibicarakan Game Penghasil Uang Masuk Tren Mahjong Ways Kembali Mengundang Rasa Penasaran Mahjong Ways Dan Gelombang Popularitas Baru Yang Mulai Disorot Media Tren Gaming Terbaru Menguat Mahjong Ways Kembali Jadi Topik Hangat Media Online Menempatkan Mahjong Ways Dalam Sorotan Fenomena Game Penghasil Uang Mahjong Ways Kembali Menarik Perhatian Saat Komunitas Mobile Memasuki Tren Baru Fenomena Penghasil Uang Di Era Game Digital Membawa Mahjong Ways Ke Sorotan Laporan Media Gaming Menyoroti Alasan Mahjong Ways Tetap Jadi Buah Bibir Mahjong Ways Kembali Menghangat Di Tengah Ramainya Pencarian Game Penghasil Uang Tren Game Mobile Kembali Bergerak Mahjong Ways Mencuri Sorotan Baru Media Digital Mengupas Mahjong Ways Dan Fenomena Yang Bikin Komunitas Penasaran Mahjong Ways Jadi Topik Panas Setelah Tren Hiburan Digital Mulai Berubah Game Penghasil Uang Makin Dibicarakan Mahjong Ways Kembali Masuk Radar Media Laporan Terbaru Menyoroti Popularitas Mahjong Ways Di Tengah Gelombang Mobile Mahjong Ways Mendadak Ramai Saat Komunitas Membahas Tren Game Penghasil Uang Media Gaming Menelusuri Daya Tarik Mahjong Ways Yang Kembali Mencuri Perhatian Tren Digital Membawa Mahjong Ways Kembali Ke Pusat Fenomena Game Penghasil Uang Mahjong Ways Muncul Lagi Di Headline Apa Yang Membuatnya Terus Dibicarakan Fenomena Game Penghasil Uang Menguat Media Kembali Menyoroti Mahjong Ways Mahjong Ways Kembali Diburu Informasinya Saat Tren Game Mobile Semakin Panas Laporan Gaming Mengupas Fenomena Mahjong Ways Di Tengah Tren Penghasil Uang Komunitas Mobile Kembali Ramai Mahjong Ways Masuk Sorotan Media Gaming Mahjong Ways Dan Fenomena Hiburan Digital Yang Mulai Menggoda Perhatian Pemain Tren Game Penghasil Uang Makin Populer Mahjong Ways Kembali Masuk Headline Media Online Mengulas Alasan Mahjong Ways Masih Menarik Perhatian Komunitas Mahjong Ways Jadi Perbincangan Setelah Fenomena Game Digital Kembali Menguat Laporan Media Menyoroti Mahjong Ways Dalam Gelombang Game Penghasil Uang Terbaru Tren Mobile Gaming Memanas Mahjong Ways Justru Semakin Banyak Dibicarakan Mahjong Ways Kembali Naik Daun Di Tengah Perubahan Besar Tren Game Mobile Game Penghasil Uang Kembali Jadi Tren Mahjong Ways Masuk Pusat Perhatian Media Digital Menyoroti Fenomena Mahjong Ways Yang Terus Mengundang Rasa Penasaran Mahjong Ways Mencuri Headline Saat Tren Game Penghasil Uang Memasuki Babak Baru Laporan Terbaru Mengupas Mahjong Ways Yang Kembali Ramai Di Dunia Gaming Fenomena Game Penghasil Uang Bikin Penasaran Mahjong Ways Jadi Buah Bibir Komunitas Mahjong Ways Masuk Radar Media Setelah Popularitas Game Mobile Kembali Meningkat Mahjong Ways Kembali Jadi Sorotan Tren Game Penghasil Uang Mulai Ramai Dibicarakan Media Gaming Mengulas Mahjong Ways Di Tengah Fenomena Game Penghasil Uang Digital Tren Game Penghasil Uang Menguat Mahjong Ways Kembali Mencuri Perhatian Komunitas
https://smppattimurajagakarsa.sch.id/kalender-akademik/ https://gulfrojgaar.com/dynamic-staffing-services-gulf-and-europe-jobs/ https://dpp-mmi.org/download/ Situs toto Situs togel Togel toto jepe togel SLotapk apkslot slotapk apkslot