x

Sekolah Lapang, Harapan Baru Bagi Masyarakat Adat Dayak

waktu baca 3 menit
Jumat, 3 Okt 2025 14:55 173 Redaksi

JAKARTA, L86News.com – Tekanan sosial dan ekonomi yang menghimpit masyarakat adat Dayak kian terasa berat. Kebijakan pemerintah pusat, seperti larangan bertani ladang berpindah dengan cara membakar lahan sesuai kearifan lokal, larangan mendulang emas tradisional, hingga pembatasan pemanfaatan kayu untuk kebutuhan sehari-hari, telah mempersempit ruang hidup mereka.

Fenomena “paman” ketika ibu-ibu Dayak hanya bisa menunggu pedagang keliling bermotor atau mobil pick-up membawa kebutuhan pokok dari luar desa, kini menjadi gambaran nyata ketidak berdayaan. Padahal, tanah Dayak dikenal kaya dengan sumber pangan alami.

Data Lembaga Perempuan Dayak Nasional (LPDN) menyingkap ketimpangan serius. Masyarakat Dayak di Kalimantan Tengah hanya menguasai 0,54 persen lahan produktif, meskipun wilayah mereka melimpah dengan hutan, tambang, dan perikanan sungai.

Dalam Diskusi Panel LPDN di Jakarta pada Jum’at, 4 September 2025, pakar etika lingkungan sekaligus mantan Menteri Lingkungan Hidup, Dr. Sonny Keraf, menegaskan bahwa program Perhutanan Sosial dapat menjadi salah satu solusi. Namun ia menekankan, program tersebut tidak boleh sebatas distribusi lahan.

“Perhutanan Sosial harus diintegrasikan dengan pemberdayaan masyarakat di dalam dan sekitar hutan. Mereka perlu dibekali keterampilan mengolah lahan untuk aktivitas produktif seperti pertanian, perkebunan, peternakan, dan budidaya ikan. Dengan begitu, masyarakat tidak hanya bisa memenuhi kebutuhan pangan, tetapi juga menjaga hutan yang tersisa dan merehabilitasi lahan kritis,” tegas Sonny.

Menjawab tantangan itu, LPDN di bawah naungan Majelis Adat Dayak Nasional (MADN) menggagas Sekolah Lapang LPDN, Pemberdayaan Perempuan dan Kaum Muda. Program ini hadir sebagai wadah pembelajaran bagi perempuan dan generasi muda Dayak.

Peserta Sekolah Lapang dibekali pelatihan usaha produktif, pemanfaatan teknologi tepat guna, serta pendampingan untuk meningkatkan nilai tambah hasil produksi. Mereka juga difasilitasi akses pembiayaan dari koperasi LPDN, perbankan, maupun lembaga mitra. Bahkan, bagi peserta yang sukses mengembangkan usaha, jalan menuju pasar telah dipersiapkan.

Skema pemberdayaan ini diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan keluarga Dayak, memperluas akses pendidikan bagi anak-anak, sekaligus menekan praktik pernikahan dini akibat desakan ekonomi yang kerap berujung pada persoalan sosial seperti KDRT dan perceraian.

Selain kebijakan pemerintah, Sonny Keraf juga mengingatkan bahwa ekspansi korporasi ekstraktif di bidang pertambangan dan perkebunan memperparah kondisi. Pengambilalihan tanah dan hak ulayat semakin mempersempit ruang hidup masyarakat adat.

“Kalau tidak ada upaya nyata, hutan habis, masyarakat lokal tersingkir, dan bergantung pada pemenuhan kebutuhan dari luar,” ujarnya.

Diskusi Panel LPDN ini merupakan bagian dari Rapat Kerja Nasional (Rakernas) III dan Lokakarya Nasional (Loknas) 2025 dengan tema Penguatan Kelembagaan Masyarakat di Dalam dan di Sekitar Hutan.

Selain Sonny Keraf, hadir pula Direktur Jenderal Perhutanan Sosial Kementerian Kehutanan RI yang memaparkan revitalisasi model Perhutanan Sosial Petuk Bukit, Palangka Raya.

Ada juga Prof. Meutia Hatta yang menekankan pentingnya pendidikan ekologi berbasis komunitas, serta Adian Napitupulu yang mengulas peran perempuan dan hutan sebagai kekuatan bangsa.

Sonny menutup diskusi dengan menegas kan bahwa Sekolah Lapang dan Perhutanan Sosial sejalan dengan agenda pembangunan berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs).

Keduanya tidak hanya melindungi lingkungan, tetapi juga berkontribusi pada penghapusan kemiskinan dan kelaparan, menjamin akses pendidikan, menciptakan pekerjaan layak, serta mendorong kesetaraan gender dan pemberdayaan perempuan.

“Sekolah Lapang bukan hanya soal pangan dan ekonomi, tetapi juga tentang masa depan masyarakat Dayak: menjaga hutan, memberdayakan perempuan, dan memastikan generasi muda tetap berdiri tegak di tanah leluhur mereka,” pungkasnya.

KOLOM IKLAN


LAINNYA
x
x
PETIR800 LOGIN PETIR800 Layar Oled Smartphone Mengubah Cara Pengguna Melihat Visual Game Online Refresh Rate Tinggi Membuat Tampilan Game Mobile Terasa Lebih Halus Teknologi Hdr Di Smartphone Membawa Warna Game Digital Terlihat Lebih Hidup Perkembangan Panel Amoled Mendorong Pengalaman Visual Game Online Yang Lebih Modern Layar Ltpo Mulai Mengubah Standar Tampilan Game Pada Smartphone Premium Resolusi Layar Smartphone Semakin Tinggi Detail Game Online Tampil Lebih Tajam Teknologi Touch Response Membawa Perubahan Pada Kontrol Game Mobile Layar Smartphone Lipat Hadirkan Pengalaman Baru Dalam Menikmati Game Digital Adaptive Refresh Rate Jadi Teknologi Baru Yang Mendukung Tampilan Game Mobile Kecerahan Layar Smartphone Meningkat Game Online Kini Lebih Nyaman Dilihat Di Luar Ruangan Game Online Berubah Seiring Perkembangan Teknologi Digital Yang Semakin Cepat Transformasi Game Online Makin Terasa Di Tengah Inovasi Teknologi Modern Perkembangan Teknologi Digital Mendorong Game Online Masuk Ke Era Baru Game Online Terus Beradaptasi Dengan Perubahan Perangkat Dan Sistem Digital Inovasi Teknologi Membentuk Pengalaman Baru Dalam Dunia Game Online Game Online Memasuki Fase Baru Di Tengah Pertumbuhan Ekosistem Digital Perubahan Teknologi Membawa Arah Baru Bagi Perkembangan Game Online Modern Game Online Dan Teknologi Digital Bergerak Bersama Menuju Pengalaman Yang Lebih Dinamis Evolusi Game Online Semakin Cepat Seiring Kemajuan Infrastruktur Digital Teknologi Modern Terus Mendorong Transformasi Game Online Di Era Digital Layar Smartphone Generasi Baru Membuat Visual Game Online Terlihat Semakin Detail Teknologi Oled Membawa Perubahan Besar Pada Kualitas Tampilan Game Mobile Refresh Rate Tinggi Mulai Menjadi Standar Baru Dalam Pengalaman Game Digital Panel Amoled Membuat Warna Dan Kontras Game Online Tampil Lebih Dinamis Perkembangan Layar Ltpo Mendukung Tampilan Game Mobile Yang Lebih Efisien Teknologi Hdr Smartphone Mendorong Detail Visual Game Digital Semakin Menarik Respons Sentuh Layar Yang Lebih Cepat Mengubah Pengalaman Kontrol Game Online Inovasi Layar Smartphone Lipat Membuka Cara Baru Menikmati Game Mobile Resolusi Tinggi Pada Layar Smartphone Membuat Grafis Game Terlihat Lebih Tajam Perubahan Teknologi Display Smartphone Mendorong Evolusi Tampilan Game Online Game Online Mengikuti Laju Inovasi Teknologi Yang Terus Berkembang Perubahan Ekosistem Digital Membawa Game Online Ke Pola Pengalaman Yang Baru Kemajuan Teknologi Mendorong Game Online Beradaptasi Dengan Kebutuhan Pengguna Modern Game Online Memasuki Babak Baru Seiring Percepatan Transformasi Digital Inovasi Perangkat Dan Jaringan Mengubah Cara Game Online Dinikmati Pengguna Teknologi Digital Terbaru Membentuk Arah Perkembangan Game Online Masa Kini Game Online Semakin Dinamis Di Tengah Perubahan Platform Dan Infrastruktur Digital Transformasi Digital Membuat Dunia Game Online Terus Mengalami Pembaruan Perkembangan Sistem Digital Membuka Peluang Baru Dalam Evolusi Game Online Game Online Berkembang Bersama Teknologi Dan Perubahan Kebiasaan Pengguna Digital
https://smppattimurajagakarsa.sch.id/kalender-akademik/ https://gulfrojgaar.com/dynamic-staffing-services-gulf-and-europe-jobs/ https://dpp-mmi.org/download/ Situs toto Situs togel Togel toto jepe togel SLotapk apkslot slotapk apkslot