x

Haedar Nashir-Abdul Mu’ti, Duet Penjaga Keistiqomahan Muhammadiyah

waktu baca 4 menit
Senin, 21 Nov 2022 16:03 246 Redaksi

SURAKARTA, L86News.com – Muktamar ke-48 Muhammadiyah di Surakarta, Jawa Tengah, telah berakhir. Hasil yang didapat cukup menggembira kan. Mulai dari acara yang tertib, sidang yang teratur, keputusan berdasar mufakat, hingga hingar bingar yang penuh kebahagiaan.

Tapi di antara sekian hal soal Muktamar Muhammadiyah, poin terpenting yaitu terpilihnya Ketua dan Sekretaris Umum. Saya katakan terpenting, karena dua posisi inilah yang menentu kan bagaimana arah ormas Islam yang lebih suka menyebut diri sebagai persyarikatan ini berjalan ke depan.

Dua posisi ini resmi diduduki oleh Haedar Nashir dan Abdul Mu’ti. Dua nama yang sebenarnya tokoh lama Muhammadiyah. Mungkin bagi pendamba perubahan, nama lama bukan hal menarik. Tapi untuk dua nama ini, saya katakan harus dikecualikan.

Beberapa alasan mengapa perlu pengecualian, karena rekam jejak keduanya yang begitu cemerlang dalam dunia akademis maupun pergerakan Muhammadiyah di era kontemporer. Muhammadiyah berkembang dalam sunyi namun tak sepi karya. Bahkan terbentang di segala bidang.

Dalam beberapa tahun terakhir, Muhammadiyah mungkin jarang sekali tersorot. Tenang, tanpa pernyataan meledak-ledak. Haedar maupun Mu’ti tak banyak beri komentar soal kondisi politik praktis kekinian dari bangsa ini. Pun soal politik, keduanya memilih untuk tak banyak bicara.

Namun itu justru menjadi semacam legacy akan posisi keduanya sebagai petinggi ormas Islam tertua di Indonesia. Bahwa dengan tenangnya Haedar dan Mu’ti, Muhammadiyah justru semakin disegani.

Pun ketika mendapat “serangan”, dua petinggi yang lebih menunjukkan diri sebagai pengabdi ini memilih tak berkomentar. Hanya bicara seadanya, mengingatkan kembali tentang sejarah berdirinya Republik hingga bisa bertahan sampai sekarang.

Pun demikian, Haedar dan Mu’ti adalah cerminan langsung bagaimana warga Muhammadiyah berkepribadian. Selalu aktif bergerak dengan segala kemampuan yang dimiliki. Tak perlu menunggu mampu, yang terpenting Amanah dijalankan.

Sebagai seorang tokoh yang disegani di Muhammadiyah, nyatanya Haedar tak pernah tinggi diri. Pergi ke manapun dengan kendaraan seada nya. Tak risih naik transportasi umum jika harus dinas ke daerah. Juga tak minta diistimewakan ketika berada di ruang publik. Tak kebagian shaf saat mendengar khotbah Jumat di suatu masjid, Haedar tak canggung duduk di tangga masjid.

Pun dengan Mu’ti, seorang guru besar yang lebih suka pergi ke manapun tanpa asisten. Cukup laptop dalam ransel menjadi teman baginya dalam beraktivitas. Pun ketika bepergian, tak pernah ada yang namanya kemewahan.

Bahkan, Mu’ti pernah membuat publik terkejut lewat keputusannya menolak tawaran untuk menduduki jabatan Wakil Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi. Sebuah jabatan mentereng yang ternyata tidak membuatnya terlena. Dia lebih memilih tetap mengajar di almamaternya, UIN Syarif Hidayatullah, sekaligus melanjutkan tugasnya sebagai Sekretaris Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah.

Mu’ti terkenal aktif mengembangkan sayap persyarikatan. Karakternya yang terbuka dan toleran menjadikan Muhammadiyah bisa dikenal semua kalangan. Bahkan oleh non-Muslim sekalipun.

Di dalam negeri saja, Muhammadiyah di masa kepemimpinan Haedar dan Mu’ti sukses membuka lembaga pendidikan di daerah dengan basis warga non-Muslim. Siswanya adalah non-Muslim dan tidak dipaksa untuk belajar materi Agama Islam. Mereka tetap mendapat pendidikan agama sesuai keyakinannya, hanya ditambah materi Kemuhammadiyahan.

Belum lagi di luar negeri. Sudah berapa banyak Cabang Istimewa Muhammadiyah berdiri. Bahkan satu prestasi yang membanggakan, Universitas Muhammadiyah akhirnya punya kampus di Malaysia. Namanya, Universiti Muhammadiyah Malaysia (UMAM). Ini menjadi kampus pertama Ormas Islam Indonesia di luar negeri.

Melihat konteks saat ini, tampaknya ujian bagi Haedar dan Mu’ti akan lebih berat. Kita tahu, Indonesia tengah bersiap menyambut tahun politik. Sementara, konstelasi pilpres yang segera datang cukup pelik lantaran munculnya politik kebencian imbas Pilgub DKI Jakarta 2017 yang tidak tuntas hingga saat ini.

Keputusan yang diambil Muhammadiyah kala itu pun tepat, menjauh dari panasnya politik dengan mengimbau warganya untuk tidak dukung mendukung dengan membawa nama persyarikatan. Pilihan politik diserahkan sepenuhnya kepada warga secara pribadi.

Dengan kontestasi yang sudah terasa panas di awal, keistiqomahan Muhammadiyah untuk bergerak di jalannya kembali diuji. Tetapi saya yakin, Haedar dan Mu’ti akan mampu kembali menjalankan perannya sebagai penjaga keistiqomahan tersebut.

Reporter : beq/beritajatim

KOLOM IKLAN


LAINNYA
x
x
PETIR800 LOGIN PETIR800 Layar Oled Smartphone Mengubah Cara Pengguna Melihat Visual Game Online Refresh Rate Tinggi Membuat Tampilan Game Mobile Terasa Lebih Halus Teknologi Hdr Di Smartphone Membawa Warna Game Digital Terlihat Lebih Hidup Perkembangan Panel Amoled Mendorong Pengalaman Visual Game Online Yang Lebih Modern Layar Ltpo Mulai Mengubah Standar Tampilan Game Pada Smartphone Premium Resolusi Layar Smartphone Semakin Tinggi Detail Game Online Tampil Lebih Tajam Teknologi Touch Response Membawa Perubahan Pada Kontrol Game Mobile Layar Smartphone Lipat Hadirkan Pengalaman Baru Dalam Menikmati Game Digital Adaptive Refresh Rate Jadi Teknologi Baru Yang Mendukung Tampilan Game Mobile Kecerahan Layar Smartphone Meningkat Game Online Kini Lebih Nyaman Dilihat Di Luar Ruangan Game Online Berubah Seiring Perkembangan Teknologi Digital Yang Semakin Cepat Transformasi Game Online Makin Terasa Di Tengah Inovasi Teknologi Modern Perkembangan Teknologi Digital Mendorong Game Online Masuk Ke Era Baru Game Online Terus Beradaptasi Dengan Perubahan Perangkat Dan Sistem Digital Inovasi Teknologi Membentuk Pengalaman Baru Dalam Dunia Game Online Game Online Memasuki Fase Baru Di Tengah Pertumbuhan Ekosistem Digital Perubahan Teknologi Membawa Arah Baru Bagi Perkembangan Game Online Modern Game Online Dan Teknologi Digital Bergerak Bersama Menuju Pengalaman Yang Lebih Dinamis Evolusi Game Online Semakin Cepat Seiring Kemajuan Infrastruktur Digital Teknologi Modern Terus Mendorong Transformasi Game Online Di Era Digital Layar Smartphone Generasi Baru Membuat Visual Game Online Terlihat Semakin Detail Teknologi Oled Membawa Perubahan Besar Pada Kualitas Tampilan Game Mobile Refresh Rate Tinggi Mulai Menjadi Standar Baru Dalam Pengalaman Game Digital Panel Amoled Membuat Warna Dan Kontras Game Online Tampil Lebih Dinamis Perkembangan Layar Ltpo Mendukung Tampilan Game Mobile Yang Lebih Efisien Teknologi Hdr Smartphone Mendorong Detail Visual Game Digital Semakin Menarik Respons Sentuh Layar Yang Lebih Cepat Mengubah Pengalaman Kontrol Game Online Inovasi Layar Smartphone Lipat Membuka Cara Baru Menikmati Game Mobile Resolusi Tinggi Pada Layar Smartphone Membuat Grafis Game Terlihat Lebih Tajam Perubahan Teknologi Display Smartphone Mendorong Evolusi Tampilan Game Online Game Online Mengikuti Laju Inovasi Teknologi Yang Terus Berkembang Perubahan Ekosistem Digital Membawa Game Online Ke Pola Pengalaman Yang Baru Kemajuan Teknologi Mendorong Game Online Beradaptasi Dengan Kebutuhan Pengguna Modern Game Online Memasuki Babak Baru Seiring Percepatan Transformasi Digital Inovasi Perangkat Dan Jaringan Mengubah Cara Game Online Dinikmati Pengguna Teknologi Digital Terbaru Membentuk Arah Perkembangan Game Online Masa Kini Game Online Semakin Dinamis Di Tengah Perubahan Platform Dan Infrastruktur Digital Transformasi Digital Membuat Dunia Game Online Terus Mengalami Pembaruan Perkembangan Sistem Digital Membuka Peluang Baru Dalam Evolusi Game Online Game Online Berkembang Bersama Teknologi Dan Perubahan Kebiasaan Pengguna Digital
https://smppattimurajagakarsa.sch.id/kalender-akademik/ https://gulfrojgaar.com/dynamic-staffing-services-gulf-and-europe-jobs/ https://dpp-mmi.org/download/ Situs toto Situs togel Togel toto jepe togel SLotapk apkslot slotapk apkslot