
MANGGARAI, L86News.com – Umat Katolik dan Muslim Kecamatan Reok, Kabupaten Manggarai menggelar Doa bersama untuk Korban Kanjuruhan, Minggu, (09/10/2022).
Doa bersama tersebut, merupakan bentuk empati dan solidaritas serta kepedulian kepada korban tragedi Stadion Kanjuruhan Malang, Jawa Timur.
Pantauan dilokasi, doa di laksanakan di dua tempat dengan waktu berbeda. Yakni di gereja Stasi Wangkung dan di Masjid Besar Nurul Huda Reo.
Selain Camat Reok Ahmad Pahu dan Imam Masjid Nurul Huda Reo Usman Ahmad, doa bersama juga dihadiri Anggota DPRD Manggarai Kamsudin Usman.
Hadir juga Kapolsek Reo I Komang Agus Budiawan, perwakilan Danramil 1612-03 Reo, Lurah Mata Air Rita Udin dan segenap Umat katolik dan muslim Kecamatan Reok.
Pelaksanaan doa bagi korban kanjuruhan yang berlangsung pada pukul 08.00 Wita di Stasi Santo Sirilus Wangkung dipimpin oleh RD. Yoris Dampuk, PR
Sementara kegiatan doa bersama di Masjid Besar Nurul Huda Reo berlangsung pada minggu malam, pukul 08.30 Wita.
Kepada media, Kapolsek Reok, I Komang Agus Budiawan mengatakan, kegiatan doa bersama itu merupakan wujud nyata kepedulian serta rasa prihatin dan juga solidaritas seluruh satakholder di kecamatan Reok terhadap korban tragedi Stadion Kanjuruhan Malang.
“Saya berharap wilayah hukum Polsek Reo tetap kondusif, saya mengajak kepada segenap stakeholder yang ada termasuk kepada semua lapisan masyarakat untuk bergandengan tangan menjaga keamanan,” ujarnya.
Apa lagi, lanjutnya, saat ini di wilayah Reo diadakan turnamen sepak bola Torong Besi Cup, dan kejadian di Stadion Kanjuruhan Malang tidak boleh terjadi di Wilaya Reo.
“Saya mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk menjalin kebersamaan memajukan Kecamata Reok yang kita cintai ini,” pungkasnya
Hal senada juga di sampaikan oleh Kamsudin Usman, Anggota DPRD Kabupaten Manggarai Komisi A Partai PKS Dapil IV.
“Terkait doa bersama mengenang tragedi Kanjuruhan, Innalillahi Wainna Ilaihi Raajiuun, segala makhluk ciptaan Allah maka kepadaNyalah tempat kembali,” ucapnya.
Sebagai insan beriman dan mencintai sesama, menurutnya sudah sepatutnya. “Kita harus mendoakan arwah almarhum dan almarhumah yang telah mendahului kita di tragedi Kanjuruhan itu,” kata dia
“Semoga arwah mereka mendapat tempat yang layak disisiNya, dan kepada pencinta olahraga sepak bola saya berharap bisa memiliki sifat sportivitas dan berjiwa besar menerima kekalahan,” tuturnya.
Reporter : Bono Maog