
MANGGARAI, L86News.com – Sekolah Menengah Atas (SMAS) Santo Gregorius Reo,Keluarahan Mata Air,Kecamatan Reok, Kabupaten Manggarai,Provinsi Nusa Tenggara Timur menggelar Rapat Kerja (Raker) pada Sabtu(01/08/2026) bertempat di Aula sekolah.
Agenda tahunan ini mengusung tema “Sinergi dan Inovasi menuju SMAS St.Gregorius Reo yang Unggul, Berkarakter, dan Berdaya Saing”. Tema tersebut menekankan pentingnya membangun kolaborasi yang kuat diantar warga sekolah dalam menciptakan trobosan baru sebagai bentuk komitmen Lembaga untuk meningkatkan mutu Pendidikan.
Kegiatan diawali dengan menyanyikan lagu Kebangsaan Indonesia Raya dan dilanjutkan dengan sambutan pengantar oleh Kepala Sekolah RD.Agustinus Sunday Cakputra, S.Fil,M.Th.
Dalam sambutanya Kepsek Sandy menegaskan kegiatan raker ini menjadi Langkah kongkrit bagi para guru untuk memastikan semua program selama satu semester kedepan terrencana secara sistimatis untuk hasil yang baik.
“ini menjadi Langkah kongkrit dari kita supaya seluruh program selama satu semester yang akan datang itu terencana dengan baik dan juga semuanya berjalan dengan baik pula”ujarnya
Ia juga mendorong kolaborasi yang kuat diantara para guru dengan terlibat secara penuh dalam seluruh agenda kegiatan untuk merancang program yang sesuai kebutuhan sehingga mencapai visi,misi dan tujuan sekolah.
“Kita sangat diharapkan supaya mengambil bagian dalam kegiatan ini secara penuh,supaya ide-ide, gagasan ataupun program-program yang akan kita rancang, betul-betul lahir dari kebutuhan, lahir dari keprihatinan dan juga ingin mencapai visi,misi dan tujuan Lembaga Pendidikan ini” tutur Imam muda keuskupan Ruteng itu.
Sementara wakil kepala sekolah bidang kurikulum,Gregorius Ambot,S.Pd,Gr menyajikan data laporan Evaluasi Diri Sekolah (EDS) dan analisis data trend rapor Pendidikan SMAS St.Gregorius Reo selama lima tahun terakhir sebagai pedoman bagi para guru untuk menentukan program prioritas sesuai kebutuhan.
“Data EDS dan Rapor Pendidikan harus menjadi dasar bagi kita untuk merencanakan program-program berkualitas yang bisa menjawab persoalan nyata sekolah kita saat ini” pungkasnya.
Sesi diskusi menjadi momen penting bagi para guru untuk melahirkan ide-ide dan gagasan program yang sesuai kebutuhan. Pada sesi ini para guru dibagi kedalam beberapa kelompok sesuai bidang tugas masing-masing antara lain, unit wakil kepala sekolah, meliputi bidang kurikulum, bidang kesiswaan, bidang sarana dan prasarana, dan bidang hubungan Masyarakat.
Sementara unit kegiatan ekstarkurikuler (ekskul) meliputi, ekskul Paduan suara, ekskul Jurnalistik dan Majalah dinding, ekskul karya ilmiah remaja, ekskul Gregorius pencinta alam, ekskul marching band, ekskul kewirausahaan, ekskul pramuka, ekskul sepak bola, ekskul bola voly, ekskul badminton, ekskul English club, ekskul musik dan olah vocal, ekskul sanggar tari.
Usai diskusi dilanjutkan dengan sesi persentasi program oleh masing-masing perwakilan unit terkait jenis program,tujuan yang ingin dicapai,waktu pelaksanaan dan alokasi anggaran yang dibutuhkan setiap program. Terpantau di lokasi para guru begitu semangat dan antusias mengikuti setiap sesi dengan berbagi ide untuk penyempurnaan program kerja yang sudah disusun.
Ketua Komite, Kanis Tamung, mengapresiasi pihak sekolah yang telah menyelenggarakan kegiatan penyusunan program kerja. Di akhir kegiatan, ia mengajak para guru untuk memaknai peran sebagai pendidik yang tidak hanya menyajikan materi di dalam kelas, tetapi juga hadir merancang program-program yang berdampak pada kemajuan lembaga pendidikan.