
TANGERANG SELATAN, L86News.com – Menjelang Idul Adha 1447 Hijriah (H), Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Benyamin Davnie mengimbau masyarakat dan panitia kurban untuk menggunakan wadah ramah lingkungan dalam pembagian daging kurban. Imbauan ini disampaikan untuk mengurangi penggunaan kantong plastik sekali pakai.
“Kami ingin masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan tenang dan khusyuk, sekaligus menjaga lingkungan tetap bersih dan kondusif,” ujarnya dalam rilis pers yang diterima Liputan86.com, Jumat (22/5/2026).
Selain imbauan tersebut, Pemerintah Kota (Pemkot) Tangsel juga melakukan berbagai persiapan untuk memastikan pelaksanaan Idul Adha berjalan aman, tertib, dan lancar.
Benyamin menekankan pentingnya koordinasi lintas organisasi perangkat daerah (OPD), mulai dari pengawasan hewan kurban, kebersihan lingkungan, ketertiban lapak penjualan, hingga distribusi dan pengelolaan sampah pasca penyembelihan.
Ia juga menginstruksikan Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DKP3) untuk melakukan pengawasan dan pemeriksaan hewan kurban di berbagai titik penjualan maupun lokasi pemotongan.
Pengawasan tersebut dilakukan untuk memastikan hewan kurban dalam kondisi sehat, cukup umur, serta memenuhi syarat syariat dan kesehatan kurban di berbagai titik penjualan maupun lokasi pemotongan.
Pengawasan tersebut dilakukan untuk memastikan hewan kurban dalam kondisi sehat, cukup umur, serta memenuhi syarat syariat dan kesehatan.
“Tim dokter hewan dan petugas juga melakukan pemeriksaan fisik dan administrasi secara menyeluruh, termasuk memastikan tidak adanya indikasi penyakit menular,” ucap Benyamin.
Selain pemeriksaan fisik dan administrasi, edukasi kepada pedagang dan panitia kurban mengenai tata cara penanganan dan penyembelihan yang higienis juga terus dilakukan.
“Saya juga mengimbau masyarakat agar penyembelihan hewan kurban dilakukan dengan tertib, menjaga kebersihan lingkungan, serta memperhatikan kesehatan dan keamanan pangan,” kata Benyamin.
Di tengah persiapan hari besar keagamaan tersebut, Pemkot Tangsel memastikan pelayanan publik tetap berjalan optimal selama momentum Idul Adha.
Benyamin mengajak masyarakat menjadikan Idul Adha sebagai momentum untuk memperkuat nilai keikhlasan, kepedulian, dan kebersamaan.
Menurutnya, semangat berkurban mengajarkan masyarakat untuk berbagi kepada yang membutuhkan serta mempererat tali silaturahmi di lingkungan sekitar.
“Mari bersama-sama menjaga suasana Idul Adha tetap aman, nyaman, damai, dan penuh kebahagiaan,” tutur Benyamin.