
LAMPUNG TIMUR, L86News.com – Tim Satgas dari Mabes TNI kembali melanjutkan kegiatan sosialisasi dan pencegahan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di desa penyangga kawasan TNWK.
Kegiatan kali ini berlangsung di Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP), Desa Marga Sari, Kecamatan Labuhan Maringgai, Kab. Lampung Timur, Jum’at (4/9/2026).
Antusias dari jajaran Forkopimcam, perangkat desa serta para tokoh masyarakat desa setempat menyambut Tim Mabes TNI merupakan langkah konkret serta sinergi bersama-sama mencegah bagaimana Karhutla tidak terjadi lagi.
Dalam kegiatan penyuluhan, Laksma TNI Bambang Dharmawan menyampaikan kehadiran Tim dari Mabes TNI merupakan tindak lanjut perintah Panglima TNI dalam mendukung penanganan secara terpadu wilayah-wilayah yang terdampak Karhutla salah satunya kawasan TNWK.
“Lampung Timur terkhusus TNWK sudah terdampak, mudah-mudahan dengan sinergi bersama dari semua pihak jangan sampai kedepan terulang lagi terkait kebakaran hutan maupun lahan. Kuncinya ada di kita semua. Stop membuka lahan dengan cara membakar, lakukan secara masif patroli bersama, jika ada titik api segera laporkan ke Babinsa/ Bhabinkamtibmas ataupun posko terdekat”, tegasnya.
Usai sambutan dan sosialisasi kegiatan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab, animo tamu undangan cukup luar biasa terlihat setidaknya ada 12 orang bertanya terkait Karhutla yang masing terjadi di kawasan TNWK pada saat memasuki musim kemarau.
Poin penting penyampaian warga masyarakat yakni sangat dibutuhkan pembuatan embung dan alat pemadaman berupa pompa air dengan panjang selang minimal 1 Km untuk mempermudah proses pemadaman jika terjadi musibah kebakaran.
Beberapa penyampaian lain yg tidak kalah penting diharapkan kedepan sinergi dari semua pihak untuk bersama-sama menjaga kelestarian TNWK.
Selain 15 personel dari Tim Mabes TNI yang di pimpin Brigjen TNI Tommy Arief Susanto, S.I.P., M.M., dan Laksma TNI Bambang Dharmawan kegiatan sosialisasi turut dihadiri oleh jajaran Forkopimcam Labuhan Maringgai, Kepala desa beserta perangkat, Babinsa, Bhabinkamtibmas serta warga masyarakat setempat.