
LAMPUNG TIMUR, L86News.com – Ribuan warga dari sejumlah desa di dua kecamatan di Lampung Timur melakukan unjuk rasa di depan Kantor Balai Taman Nasional Way Kambas (TNWK) di Jalan Lintas Timur Sumatera, Kecamatan Labuhan Ratu, Selasa (13/1/2026).
Massa aksi, yang tergabung dalam Aliansi Desa Penyangga Taman Nasional Way Kambas, menuntut penghentian konflik gajah dan manusia yang telah menewaskan Kepala Desa Braja Asri, Kecamatan Way Jepara.
Mereka juga menuntut pertanggung jawaban atas kerugian materiil yang di akibatkan konflik gajah tersebut.
Warga menilai bahwa pengelolaan hutan TNWK sangat buruk, sehingga konflik gajah masih terus terjadi hingga berpuluh-puluh tahun tanpa adanya solusi yang realistis.
“Bukan gajah musuh kami, kelalaian pengelola yang jadi masalah. Hai pegawai TNWK, Polhut, kamu kerjanya ngapain?” teriak Budi, salah satu orator dalam aksi demo tersebut.
Aksi demo dikawal pihak Kepolisian dan TNI setempat. Kapolres Lampung Timur, AKBP Heti Patmawati, bersama Dandim 0429 Letkol Inf Danang Setiaji juga tampak memantau jalannya aksi damai tersebut.
Buntut aksi juga membuat macet Jalan Lintas Timur Sumatera hingga pihak kepolisian mengalihkan para pengendara ke jalan alternatif guna mengantisipasi kemacetan.