x

Agus Fathuddin Yusuf Raih Doktor Lewat Disertasi Islam Moderat

waktu baca 3 menit
Jumat, 4 Jul 2025 22:18 175 Redaksi

SEMARANG, L86News.com – Dunia maya bukan lagi sekadar ruang hiburan atau informasi. Ia telah menjelma menjadi medan pertempuran ideologi, tempat Islam moderat dan radikal saling berebut pengaruh. Di tengah pusaran itu, wartawan senior Suara Merdeka dan dosen FISIP Unwahas, Agus Fathuddin Yusuf, resmi meraih gelar doktor usai mempertahankan disertasinya yang berjudul, “Dinamika Kontestasi Ideologi Islam Moderat dengan Islam Radikal di Media Sosial”, dalam Sidang Terbuka Program Pascasarjana UIN Walisongo Semarang, Jumat (04/07/2025).

Dalam momen istimewa tersebut, Agus berfoto bersama Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen serta para penguji, menandai kelahiran seorang doktor baru yang bukan hanya berilmu, tetapi juga mengusung misi dakwah di dunia digital yang semakin kompleks.

Sidang ilmiah dipimpin oleh Rektor UIN Walisongo Prof Dr H Nizar MAg sebagai ketua tim penguji, dengan Prof Dr Muhammad Sulthon MAg sebagai sekretaris. Agus didampingi oleh promotor Prof Dr Ahmad Rofiq MA, kopromotor Dr Najahan Musyafak MA, serta penguji eksternal dari UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Prof Dr Zulkifli MA.

Turut hadir sejumlah tokoh penting, Direktur Pembinaan Haji Kemenag RI Dr KH Mustain Ahmad, Kabag TU Kanwil Kemenag Jateng Dr Wahid Arbani, Ketua BAZNAS RI Prof Dr Noor Achmad MA, Ketua MUI Jateng KH Ahmad Darodji, mantan Gubernur Jateng KH Ali Mufiz, serta para ulama pesantren, akademisi, wartawan senior, dan tokoh-tokoh keummatan lainnya.

Dalam disertasinya, Agus mengungkap bahwa kontestasi antara Islam moderat dan radikal di media sosial merupakan upaya perebutan legitimasi atas tafsir Islam di era modern. Bukan hanya sekadar adu argumen, tetapi pertarungan ideologi yang terstruktur, strategis, dan sangat memengaruhi arah kehidupan beragama masyarakat.

“Dunia digital bukan sekadar platform, melainkan medan pertempuran utama. Di sana, kedua kubu berusaha mendominasi wacana, merebut hati, dan menaklukkan pikiran umat, khususnya generasi muda yang menjadi penghuni asli dunia digital,” ujarnya.

Agus menegaskan, kelompok radikal menggunakan konten visual yang emosional, dikemas secara profesional dalam bentuk video, meme, dan infografis. Mereka menyajikan narasi simplistis “kita versus mereka”, dengan musuh bersama yang seringkali disasar: pemerintah, Barat, atau kelompok Islam lain.

Sebaliknya, kelompok moderat seperti NU dan Muhammadiyah hadir dengan narasi-narasi menyejukkan, menebar toleransi, mengklarifikasi ajaran, dan memperkuat Islam rahmatan lil alamin.

Menurut Agus, ada dua sisi dampak dari kontestasi ini. Pertama, dampak negatif, eskalasi polarisasi, radikalisasi, normalisasi ujaran kebencian, serta menjamurnya hoaks keagamaan yang merusak kepercayaan publik kepada ulama dan otoritas keagamaan,

“Algoritma media sosial menciptakan echo chamber dan filter bubble. Pengguna terkunci dalam pandangannya sendiri, dan dialog antar kelompok menjadi makin sulit. Kecurigaan dan prasangka tumbuh subur,” jelasnya.

Kedua, dampak positif, tumbuhnya kesadaran kolektif umat Islam, terutama kalangan muda, untuk melawan arus radikalisme dengan narasi Islam yang lebih damai, moderat, dan inklusif.

Promotor Prof Ahmad Rofiq MA mengungkapkan kebanggaannya atas capaian akademik Agus Fathuddin Yusuf. “Beliau telah menulis selama lebih dari 30 tahun sebagai jurnalis. Kini ia menulis dengan ruh keilmuan yang tinggi. Agus bukan sekadar wartawan, ia jembatan antara ilmu, media, dan umat,” tegasnya.

Agus menamatkan S1 di Fakultas Dakwah IAIN Walisongo dan S2 di Nanchang University, Tiongkok. Kini ia aktif sebagai Sekretaris Umum MUI Jateng, Wakil Ketua PCNU Kota Semarang, Mustasyar PCINU Tiongkok, dan pengawas di berbagai lembaga pendidikan Islam.

Di akhir sesi, Agus menegaskan pentingnya kesadaran baru dalam berdakwah. “Mereka yang menyebarkan kedamaian lewat kata dan narasi adalah mujahid sunyi di zaman digital. Jangan biarkan ruang maya dipenuhi kebencian. Mari rebut kembali panggung digital untuk Islam yang rahmah, wasathiyah, dan penuh hikmah,” pungkasnya.

Kontributor : Djar

KOLOM IKLAN


LAINNYA
x
x
PETIR800 LOGIN PETIR800 Mengenal Ciri Game Berbayar Yang Saldo Nya Tidak Bisa Ditarik Tunai Bedah Perbedaan Gacha Berbayar Dengan Undian Judi Online Literasi Apa Saja Komponen Yang Membuat Game Disebut Judi Online Regulasi Konten Game Berbayar Berlabel Judi Di Platform Distribusi Edukasi Larangan Iklan Game Berbayar Yang Menggiring Ke Judi Online Waspada Game Berbayar Yang Menyediakan Jalur Khusus Taruhan Uang Bahaya Game Berbasis Uang Memicu Isolasi Sosial Dan Menarik Diri Dampak Kecanduan Game Berbasis Taruhan Terhadap Kesehatan Mental Remaja Regulasi Larangan Promosi Game Online Penghasil Dana Berkedok Judi Tanda Game Online Penghasil Dana Yang Menyuruh Undang Anggota Baru Kenali Game Berbayar Yang Menyediakan Langkah Main Tanpa Taruhan Uang Cara Membedakan Battle Pass Berbayar Dengan Setoran Judi Online Literasi Mengapa Item Kosmetik Game Berbayar Bukan Bentuk Taruhan Regulasi Standar Rating Usia Game Berbayar Oleh Lembaga Resmi Edukasi Cara Verifikasi Legalitas Publisher Game Berbayar Sebelum Membeli Waspada Game Berbayar Yang Berubah Fungsi Jadi Pintu Masuk Judi Online Bahaya Game Berbasis Uang Picu Gaya Hidup Boros Dan Konsumtif Dampak Kehilangan Uang Game Berbasis Taruhan Terhadap Stabilitas Ekonomi Regulasi Kewajiban Verifikasi Akun Pada Game Online Penghasil Dana Tanda Game Online Penghasil Dana Yang Mengharuskan Deposit Awal Bedah Perbedaan Permainan Skill Dengan Permainan Berbasis Keberuntungan Uang Mengenal Istilah Stake Deposit Dan Payout Dalam Dunia Judi Online Literasi Mengapa Game Berbayar Tidak Menjanjikan Kemenangan Uang Asli Regulasi Kewajiban Izin Berusaha Bagi Platform Game Berbayar Di Indonesia Edukasi Batasan Legal Mikrotransaksi Dalam Game Berbayar Menurut Uu Waspada Game Berbayar Yang Menyembunyikan Meja Taruhan Di Balik Event Bahaya Game Berbasis Uang Picu Tindakan Kriminal Dan Utang Ilegal Dampak Kecanduan Game Berbasis Taruhan Terhadap Hubungan Pertemanan Regulasi Pengawasan Game Online Penghasil Dana Oleh Otoritas Jasa Keuangan Tanda Game Online Penghasil Dana Yang Memakai Wallet Pihak Ketiga Kenali Ciri Game Berbayar Yang Wajar Dan Tidak Memeras Pemain Cara Membedakan Promo Game Berbayar Dengan Promosi Bonus Judi Online Bedah Perbedaan Poin Reward Game Dengan Saldo Pertaruhan Judi Online Regulasi Perlindungan Data Pemain Pada Game Berbayar Resmi Edukasi Sanksi Bagi Platform Game Berbayar Yang Terbukti Jadi Judi Online Waspada Game Berbayar Yang Beroperasi Tanpa Izin Resmi Pemerintah Bahaya Game Berbasis Uang Memicu Gangguan Kecemasan Dan Depresi Dampak Kehilangan Modal Game Berbasis Taruhan Terhadap Pendidikan Anak Regulasi Larangan Game Online Penghasil Dana Berbentuk Skema Ponzi Tanda Game Online Penghasil Dana Yang Menawarkan Janji Return Tetap Literasi Mengenal Model Freemium Game Berbayar Yang Tetap Legal Kenali Game Berbayar Yang Memberi Pilihan Beli Atau Tidak Tanpa Paksaan Cara Membedakan Mata Uang Virtual Game Dengan Uang Nyata Judi Online Regulasi Kewajiban Pelaporan Pendapatan Game Berbayar Ke Negara Edukasi Cara Membaca Izin Legal Platform Game Berbayar Di Website Waspada Game Berbayar Yang Berpindah Server Untuk Hindari Razia Judi Bahaya Game Berbasis Uang Picu Penarikan Diri Dari Kegiatan Sosial Dampak Kecanduan Game Berbasis Taruhan Terhadap Keharmonisan Rumah Tangga Regulasi Batas Kewajiban Pajak Bagi Operator Game Online Penghasil Dana Tanda Game Online Penghasil Dana Yang Menyembunyikan Persentase Menang Bedah Perbedaan Misi Harian Game Berbayar Dengan Tugas Taruhan Judi Online Literasi Mengapa Game Berbayar Di App Store Tidak Bisa Jadi Judi Kenali Ciri Mikrotransaksi Wajar Dalam Game Berbayar Bukan Judi Regulasi Standar Sistem Pembayaran Aman Dalam Game Berbayar Resmi Edukasi Peran Kominfo Memblokir Game Berbayar Berindikasi Judi Online Waspada Game Berbayar Yang Menawarkan Cashback Atas Setoran Pemain Bahaya Game Berbasis Uang Memicu Gangguan Konsentrasi Dan Memory Dampak Kehilangan Uang Game Berbasis Taruhan Terhadap Reputasi Keluarga Regulasi Larangan Kerja Sama Game Online Penghasil Dana Dengan Situs Judi Tanda Game Online Penghasil Dana Yang Menggiring Pemain Ke Link Judi Cara Baca Ketentuan Layanan Game Berbayar Agar Tidak Terjerat Judi Online Regulasi Pajak Penghasilan Dari Game Online Penghasil Dana Bagi Pemain Tanda Game Online Penghasil Dana Memakai Sistem Putaran Berhadiah Judi Dampak Kecanduan Game Berbasis Taruhan Terhadap Produktivitas Kerja Waspada Game Berbayar Yang Mengalihkan Saldo Ke Situs Judi Luar Bahaya Game Berbasis Uang Memicu Gangguan Tidur Dan Kelelahan Kronis Bahaya Game Berbasis Uang Memicu Penyimpangan Perilaku Anak Remaja Dampak Kehilangan Modal Game Berbasis Taruhan Terhadap Keuangan Rumah Tangga Regulasi Pemblokiran Akun Game Online Penghasil Dana Berindikasi Judi Tanda Game Online Penghasil Dana Menggunakan Bot Agen Otomatis Berbau Judi Kenali Game Berbayar Dengan Saldo Virtual Yang Tidak Bisa Dicairkan Bedah Perbedaan Event Game Berbayar Dengan Pasaran Judi Online Literasi Mengapa Game Berbayar Bebas Rng Taruhan Bukan Termasuk Judi Regulasi Kewajiban Transparansi Harga Game Berbayar Bagi Konsumen Edukasi Hak Refund Pemain Pada Game Berbayar Resmi Di Indonesia Bedah Perbedaan Klaim Kemenangan Game Dengan Pembayaran Judi Online Literasi Mengenali Game Berbayar Yang Memuat Elemen Luck Murni Regulasi Pembatasan Usia Pemain Pada Game Berbayar Di Indonesia Edukasi Cara Lapor Platform Game Berbayar Mencurigai Unsur Judi Waspada Game Berbayar Yang Menjanjikan Pengembalian Uang Tunai
https://smppattimurajagakarsa.sch.id/kalender-akademik/ https://gulfrojgaar.com/dynamic-staffing-services-gulf-and-europe-jobs/ https://dpp-mmi.org/download/ Situs toto Situs togel Togel toto jepe togel SLotapk apkslot slotapk apkslot