x

Tokoh Perempuan Dayak Menilai Pernyataan Abdul Rasyid Tidak Objektif dan Bertentangan Dengan Mayoritas Publik Kalteng

waktu baca 4 menit
Senin, 7 Okt 2024 23:01 345 Redaksi

PALANGKARAYA, L86News.com – Tokoh Perempuan Dayak, Lely Hendrawati Tundang, merespons pernyataan pengusaha atau pemilik Citra Borneo Indah (CBI), Abdul Rasyid, yang viral di media sosial terkait penilaiannya tentang kepemimpinan Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng), Sugianto Sabran, dan Agustiar Sabran, kakak kandung Sugianto, dalam Pilkada Kalteng 2024.

Lely menilai pernyataan Abdul Rasyid yang menyebut kepemimpinan Sugianto Sabran gagal tidak sesuai dengan fakta. Selain itu menurutnya juga bertentangan dengan penilaian mayoritas publik yang puas dengan kinerja Sugianto Sabran di Kalimantan Tengah.

Menurut Lely, pernyataan Abdul Rasyid lebih disebabkan oleh perbedaan pilihan politik dalam pilkada. Sehingga wajar jika narasi yang disampaikan cenderung tendensius dan bertujuan menggiring opini publik negatif terhadap Sugianto maupun Agustiar.

“Anggapan itu tidak benar, karena selama kepemimpinan Pak Sugianto Sabran hingga dua periode, beliau adalah pilihan masyarakat Kalteng. Masalah kapok atau tidak, itu adalah hak pribadi seseorang, tetapi yang jelas beliau sudah memperlihatkan kinerja yang memuaskan bagi publik, sekitar 80%,” ujar Lely, dikutip Senin (7/10/2024).

“Dan hal ini berdampak pada kakaknya, Agustiar Sabran, yang sekarang mencalonkan diri sebagai gubernur dengan nomor urut 3, dan didukung oleh presiden terpilih, Bapak Prabowo,” tambahnya.

Lely menegaskan bahwa pernyataan Abdul Rasyid tentang ‘kapok’ memberikan dukungan adalah hak pribadi. Namun, faktanya, penilaian publik atas kinerja Sugianto Sabran sangat tinggi, dan dukungan terhadap Agustiar–Edy juga besar, yang secara objektif terlihat dari hasil survei.

Menurut Lely, parameter untuk menilai kepemimpinan seorang kepala daerah harus menggunakan instrumen ilmiah seperti lembaga survei yang kredibel, sehingga hasilnya objektif dan tidak berdasarkan pandangan subjektif pribadi.

“Menilai keberhasilan seorang kepala daerah harus objektif dan ilmiah. Berdasarkan survei, tingkat kepuasan terhadap Pak Sugianto Sabran sangat tinggi selama dua periode kepemimpinannya. Masyarakat puas, dan itu adalah fakta ilmiah,” jelasnya.

Lely, yang juga merupakan relawan Sahabat 03, menyebut tingkat kepuasan masyarakat terhadap Sugianto berdampak positif pada Agustiar–Edy, yang dipandang sebagai pasangan calon gubernur dan calon wakil gubernur yang paling tepat untuk melanjutkan roda pemerintahan Kalteng berikutnya.

Lely juga menambahkan bahwa Agustiar Sabran memiliki kompetensi dan rekam jejak yang baik, dengan pengalaman dan jaringan yang luas, baik di tingkat lokal maupun nasional. Hal ini menjadi modal utama dalam melanjutkan program pemerintah dan bersinergi dengan pemerintah pusat untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kalteng.

“Pak Agustiar adalah Ketua Dewan Adat Dayak (DAD). Beliau memiliki pengalaman, kapabilitas, serta jaringan yang kuat di tingkat nasional, dan dapat bersinergi dengan pemerintah pusat di bawah kepemimpinan Prabowo Subianto dalam membangun Kalimantan Tengah,” ujarnya.

“Pengalaman dan sepak terjang Agustiar bukan ‘kaleng-kaleng’. Sebagai Ketua DAD, beliau juga pernah menjabat sebagai anggota DPR RI. Oleh karena itu, wajar jika elektabilitasnya lebih unggul dibandingkan calon lainnya,” tambahnya.

Lely juga menyebut bahwa Agustiar bukanlah pemimpin yang hanya bekerja di belakang meja. Ia sering turun langsung ke lapangan dan bekerja dengan hati, membantu masyarakat. Oleh karena itu, wajar jika elektabilitas Agustiar tinggi dibandingkan pasangan calon lainnya.

“Sebagai calon pemimpin, Pak Agustiar sangat berkompeten. Elektabilitasnya mencapai 41,6%, dan kerja kerasnya juga terlihat jelas saat beliau turun ke lapangan untuk melihat langsung kondisi masyarakat kecil. Beliau adalah sosok yang bekerja dengan hati,” ungkapnya.

Selain itu, kata Lely, Agustiar memiliki pengalaman dan prestasi, serta perhatian pada dunia olahraga, yang membuatnya sukses dalam penyelenggaraan acara, baik skala nasional maupun internasional.

Pada level nasional, Agustiar yang menjabat sebagai Ketua Harian Pengurus Besar (PB) Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi), berhasil mencatatkan rekor MURI saat menggelar Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Catur ke-49 di Jakarta dengan peserta sebanyak 1.506 orang dari 34 provinsi.

Sementara pada level internasional, Agustiar pernah menjadi ketua panitia Union Cycliste Internationale (UCI) Mountain Bike (MTB) Eliminator World Cup atau Kejuaraan Dunia Balap Sepeda Gunung yang digelar pada tahun 2022 di Palangka Raya.

“Beliau berhasil di level nasional maupun internasional. Salah satunya adalah membawa turnamen balap sepeda gunung dunia ke Kalimantan Tengah. Tentu saja, membawa pertandingan skala dunia ke Kalimantan Tengah bukan hal yang mudah,” pungkasnya.

Reporter: Aris Kurnia Hikmawan

KOLOM IKLAN


LAINNYA
x
x
PETIR800 LOGIN PETIR800 Mengenal Ciri Game Berbayar Yang Saldo Nya Tidak Bisa Ditarik Tunai Bedah Perbedaan Gacha Berbayar Dengan Undian Judi Online Literasi Apa Saja Komponen Yang Membuat Game Disebut Judi Online Regulasi Konten Game Berbayar Berlabel Judi Di Platform Distribusi Edukasi Larangan Iklan Game Berbayar Yang Menggiring Ke Judi Online Waspada Game Berbayar Yang Menyediakan Jalur Khusus Taruhan Uang Bahaya Game Berbasis Uang Memicu Isolasi Sosial Dan Menarik Diri Dampak Kecanduan Game Berbasis Taruhan Terhadap Kesehatan Mental Remaja Regulasi Larangan Promosi Game Online Penghasil Dana Berkedok Judi Tanda Game Online Penghasil Dana Yang Menyuruh Undang Anggota Baru Kenali Game Berbayar Yang Menyediakan Langkah Main Tanpa Taruhan Uang Cara Membedakan Battle Pass Berbayar Dengan Setoran Judi Online Literasi Mengapa Item Kosmetik Game Berbayar Bukan Bentuk Taruhan Regulasi Standar Rating Usia Game Berbayar Oleh Lembaga Resmi Edukasi Cara Verifikasi Legalitas Publisher Game Berbayar Sebelum Membeli Waspada Game Berbayar Yang Berubah Fungsi Jadi Pintu Masuk Judi Online Bahaya Game Berbasis Uang Picu Gaya Hidup Boros Dan Konsumtif Dampak Kehilangan Uang Game Berbasis Taruhan Terhadap Stabilitas Ekonomi Regulasi Kewajiban Verifikasi Akun Pada Game Online Penghasil Dana Tanda Game Online Penghasil Dana Yang Mengharuskan Deposit Awal Bedah Perbedaan Permainan Skill Dengan Permainan Berbasis Keberuntungan Uang Mengenal Istilah Stake Deposit Dan Payout Dalam Dunia Judi Online Literasi Mengapa Game Berbayar Tidak Menjanjikan Kemenangan Uang Asli Regulasi Kewajiban Izin Berusaha Bagi Platform Game Berbayar Di Indonesia Edukasi Batasan Legal Mikrotransaksi Dalam Game Berbayar Menurut Uu Waspada Game Berbayar Yang Menyembunyikan Meja Taruhan Di Balik Event Bahaya Game Berbasis Uang Picu Tindakan Kriminal Dan Utang Ilegal Dampak Kecanduan Game Berbasis Taruhan Terhadap Hubungan Pertemanan Regulasi Pengawasan Game Online Penghasil Dana Oleh Otoritas Jasa Keuangan Tanda Game Online Penghasil Dana Yang Memakai Wallet Pihak Ketiga Kenali Ciri Game Berbayar Yang Wajar Dan Tidak Memeras Pemain Cara Membedakan Promo Game Berbayar Dengan Promosi Bonus Judi Online Bedah Perbedaan Poin Reward Game Dengan Saldo Pertaruhan Judi Online Regulasi Perlindungan Data Pemain Pada Game Berbayar Resmi Edukasi Sanksi Bagi Platform Game Berbayar Yang Terbukti Jadi Judi Online Waspada Game Berbayar Yang Beroperasi Tanpa Izin Resmi Pemerintah Bahaya Game Berbasis Uang Memicu Gangguan Kecemasan Dan Depresi Dampak Kehilangan Modal Game Berbasis Taruhan Terhadap Pendidikan Anak Regulasi Larangan Game Online Penghasil Dana Berbentuk Skema Ponzi Tanda Game Online Penghasil Dana Yang Menawarkan Janji Return Tetap Literasi Mengenal Model Freemium Game Berbayar Yang Tetap Legal Kenali Game Berbayar Yang Memberi Pilihan Beli Atau Tidak Tanpa Paksaan Cara Membedakan Mata Uang Virtual Game Dengan Uang Nyata Judi Online Regulasi Kewajiban Pelaporan Pendapatan Game Berbayar Ke Negara Edukasi Cara Membaca Izin Legal Platform Game Berbayar Di Website Waspada Game Berbayar Yang Berpindah Server Untuk Hindari Razia Judi Bahaya Game Berbasis Uang Picu Penarikan Diri Dari Kegiatan Sosial Dampak Kecanduan Game Berbasis Taruhan Terhadap Keharmonisan Rumah Tangga Regulasi Batas Kewajiban Pajak Bagi Operator Game Online Penghasil Dana Tanda Game Online Penghasil Dana Yang Menyembunyikan Persentase Menang Bedah Perbedaan Misi Harian Game Berbayar Dengan Tugas Taruhan Judi Online Literasi Mengapa Game Berbayar Di App Store Tidak Bisa Jadi Judi Kenali Ciri Mikrotransaksi Wajar Dalam Game Berbayar Bukan Judi Regulasi Standar Sistem Pembayaran Aman Dalam Game Berbayar Resmi Edukasi Peran Kominfo Memblokir Game Berbayar Berindikasi Judi Online Waspada Game Berbayar Yang Menawarkan Cashback Atas Setoran Pemain Bahaya Game Berbasis Uang Memicu Gangguan Konsentrasi Dan Memory Dampak Kehilangan Uang Game Berbasis Taruhan Terhadap Reputasi Keluarga Regulasi Larangan Kerja Sama Game Online Penghasil Dana Dengan Situs Judi Tanda Game Online Penghasil Dana Yang Menggiring Pemain Ke Link Judi
https://smppattimurajagakarsa.sch.id/kalender-akademik/ https://gulfrojgaar.com/dynamic-staffing-services-gulf-and-europe-jobs/ https://dpp-mmi.org/download/ Situs toto Situs togel Togel toto jepe togel SLotapk apkslot slotapk apkslot