
GUNUNG SITOLI, L86News.com – Dalam Rangka Pengamanan Pemilihan Kepala Daerah (PILKADA) tahun 2024, Polres Nias gelar Apel Gelar Pasukan dengan Sandi Operasi Mantap Praja Toba 2024. Apel digelar di masing-masing kabupaten kota di Wilayah Hukum Polres Nias.
Untuk Kota Gunungsitoli, Apel di laksanakan di halaman Apel Mapolres Nias dengan pimpinan Wakapolres Nias Kompol SK. Harefa, S.Pd,MH, Komandan Apel Ipda Sinema Harefa dan Perwira Apel Iptu Narson Waruwu,
Apel Gelar Pasukan di hadiri Walikota Gunungsitoli Sowa`a Laoli, serta Para OPD Pemko Gunungsitoli, perwakilan Kajari, Perwakilan KPU, Bawaslu, serta Danki Brimob Batalyon C Kompi 4 AKP Budi.
Pada Apel Gelar Pasukan di Kabupaten Nias, bertindak sebagai pimpinan adalah Kasat Pol Airud Polres Nias AKP Alfaret Lase, Perwira Apel Kapolsek Hiliduho AKP Sonifati Zalukhu, Komandan Apel Ipda Ovaroni Zendrato. Upara juga di hadiri Sekda Nias Samson Zai dan para Kepala OPD.
Untuk Kabupaten Nias Utara, Bertindak sebagai Pimpinan Apel adalah Kapolsek Alasa AKP Ichsan, Perwira Apel Kapolsek Tuhemberua AKP Ariyunus Zai, dan Komandan Apel Ipda Jasmar Zebua.
Apel di hadiri Wakil Bupati Nias Utara, Yusman Zega, para Kepala OPS dan Kabag SDM Polres Nias Kompol Dodi Nainggolan. Peserta Apel terdiri dari Personil Brimob Batalyon C Kompi 4, Personil Polres Nias, Personil Dishub Nias Utara, Sapol PP Nias Utara, BPBD serta dari Dinas Kesehatan.
Sedangkan untuk Kabupaten Nias Barat bertindak sebagai pimpinan Apel adalah Kabag Ren Polres Nias AKP IB. Jaya Harefa, Perwira Apel Kapolsek Sirombu Iptu Ferianus Zebua dan Komandan Apel adalah Kapolsek Mandrehe Iptu Yafao Lase. Apel di hadiri Bupati Nias Barat Khenoki Waruwu, Para Kepala OPD, dari KPU dan Bawaslu Kab. Nias Barat.
Dalam amanatnya, para Pimpinan Apel membacakan amanat Kapolres Nias AKBP Revi Nurvelani, SH, S.IK,MH yakni terkait di gelarnya apel gelar pasukan bertujuan untuk mengetahui sejauh mana tingkat kesiapan aparatur pemerintah dan jajaran pengamanan baik dari unsur Polri, TNI, Satpol PP maupun perkuatan lainnya.
Termasuk juga pelengkapan sarana dan prasarana yang diperlukan dalam rangka pelaksanaan tugas pengamanan Pilkada. Adapun kekuatan personil yang dilibatkan dalam tugas pengamanan merupakan gabungan personil dari Polri, TNI dan Instansi terkait sebanyak 3.117 personil
Untuk pengamanan di 1.075 Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang tersebar diseluruh wilayah hukum Polres Nias dengan jumlah pemilih sesuai Daftar Pemilih Sementara (DPS) ada 356.421 orang.
“Apabila kita cermati perkembangan situasi saat ini dan pelaksanaan Pilkada di wilayah lain, maka kita dihadapkan pada berbagai potensi kerawanan dalam pelaksanaan Pilkada dengan adanya berbagai latar belakang, baik dari segi aspirasi, politik, etnis, agama, marga / kekerabatan dan kepentingan lainnya,”
“Oleh karena itu, kami menghimbau dan mengajak bersama sama mencermati potensi kerawanan pada tiap tahapan Pilkada, terutama pada thao inti yang di awali kegiatan kampanye mulai 25 September sampai 23 Oktober 2024,”
“Masa tenang dan puncaknya kegiatan pemungutan suara pada Rabu 27 November 2024, dilanjutkan penghitungan suara tingkat PPK sampai tingkat KPUD pada 28 November sampai 16 Desember 2024 hingga penetapan dan pengumuman hasil Pilkada tahun 2024,” jelasnya.
Selama proses tahapan Pilkada, diprediksi akan muncul dan berkembang berbagai issue negatif yang bersifat provokatif, money politik, termasuk gangguan keamanan terhadap logistik Pilkada. Maka Perlu di sampaikan beberapa penekanan sebagai berikut:
Reporter : Sab86