MENU Selasa, 21 Jul 2026
x

Kementan Genjot Produksi Jagung Untuk Bahan Pangan

waktu baca 3 menit
Jumat, 26 Agu 2022 13:50 201 Redaksi

JAKARTA, L86News.com – Kementerian Pertanian (Kementan) terus menggali dan memanfaatkan segala potensi untuk pengembangan jagung guna memenuhi permintaan pasar sebagai bahan pangan. Presiden Jokowi menyebutkan bahwa, selain sorgum, jagung juga sebagai salah satu bahan pangan yang begitu menjanjikan karena bisa diolah sebagai produk pangan, pakan serta keperluan industri.

Berangkat dari ini, pengembangan jagung penting untuk segera dilakukan. Kementan menggelar Bimbingan Teknis dan Sosialisasi (BTS) Propaktani episode ke-596 mengangkat tema “Pengembangan Jagung untuk Pangan”, Kamis (25/8/2022).

Direktur Jenderal Tanaman Pangan, Suwandi menyambut dan mengapresiasi segala gerakan, kegiatan, ataupun program yang dapat meningkatkan produktivitas jagung. Hal tersebut berkaitan dengan peningkatan ketahanan pangan dan ketahan ekonomi petani.

“Kami mendukung sepenuhnya dan mengapresiasi program-program pengembangan jagung ini. Saya berharap ini bisa menjadi langkah untuk mencapai target yang telah ditetapkan dan mampu mengangkat kehidupan petani agar semakin maju mandiri, modern, dan mampu mengatasi kemiskinan dan meningkatkan roda perekonomian daerah setempat,” kata Suwandi.

Direktur Pengolahan dan Pemasaran Hasil Tanaman Pangan (PPHTP), Gatut Sumbogodjati menambahkan terdapat kebijakan-kebijakan pengembangan jagung rendah aflatoksin dalam rangka mendorong pemenuhan kebutuhan industri pangan terhadap komoditas jagung. Kebijakan tersebut diantaranya, pemenuhan skala usaha harus memiliki luasan minimal 1.000 ha, penundaan waktu panen selama tujuh sampai sepuluh hari, pengeringan pada suhu maksimal 60 °C, pasca panen maksimal lima jam setelah panen, serta menggunakan mekanisasi persiapan lahan, penanaman, dan pengolahan pasca panen.

“Kunci sukses produksi jagung yang memenuhi standar keamanan makanan dan minuman yaitu adanya kepastian investor yang mampu mengelola alat pengering, ketersediaan modal yang dapat diperoleh melalui KUR, komitmen pemerintah pusat dan daerah terkiat perijinan usaha dan penyediaan lahan, komitmen dari para off taker, serta komitmen petani dan pelaku usaha budidaya jagung,” jelas Gatut.

Perwakilan Direktorat Serealia, Indra Rochmadi menyebutkan peluang jagung untuk industri pangan masih sangat terbuka lebar, mengingat kebutuhan jagung untuk industri pangan selama ini sebagian besar berasal dari luar. Dan diperkirakan akan terus meningkat dari tahun ke tahun.

”Yang menjadi tugas kita saat ini adalah bagaimana menyiasati harga, proses pengeringan jagung, dan kadar aflatoksin kurang dari 20 pppb agar jagung lokal mampu memenuhi semua kebutuhan industri pangan dan pakan dalam negeri,” sebutnya.

Sementara itu, Presiden Direktur PT. Tereos, Wisman Djaya mengatakan, selain kadar aflatoksin jagung < 20 ppb terdapat hal lain yang perlu diperhatikan agar aspek jagung pangan terpenuhi, yaitu terkait rendemen pati jagung atau yield. Proses pemurnian pati jagung ini menjadi sangat penting karena dari pati jagung inilah dapat dihasilkan tepung jagung untuk kemudian diolah menjadi berbagai macam produk.

“Pengeringan jagung yang terlalu panas akan mengakibatkan pati jagung rusak dan tidak dapat diambil untuk dimanfaatkan,” jelasnya.

“Penting sekali untuk industri pangan, biji jagung yang digunakan itu masih hidup sehingga proses pemisahan pati bisa dilakukan dengan ukuran biji yang cukup besar. Salah satu cara yang bisa dilakukan yaitu memasukkan jagung pipilan harus sudah masuk dryer dalam waktu tiga jam setelah panen,” imbuh Wisman.

Hadir pula Kepala Bidang Pangan NTT, Nixon M. Baluh. Ia menuturkan potensi lahan untuk pengembangan jagung di NTT masih sangat luas, mencapai 214.000 ha. Ini menjadi peluang untuk secara lokal spesifik Provinsi NTT terus mendorong berbagai program dan kegiatan untuk terus mengembangkan dan meningkatkan produksi dan produktivitas jagung.

“Saat ini Provinsi NTT sedang mengembangkan jagung menggunakan pendekatan pola food estate dan pola TJPS kemitraan. TJPS merupakan singkatan dari tanam jagung panen sapi, sebuah gerakan pengembangan produksi dan produktifitas jagung yang diintegrasikan dengan hewan ternak terutama sapi. Pendekatan tersebut tidak lain ditujukan untuk meningkatkan perluasan area, produktivitas, dan indeks pertanaman,” ucap Nixon.

Reporter : Bg86

KOLOM IKLAN


LAINNYA
x
x
PETIR800 LOGIN PETIR800 Studi Desain Tingkat Kesulitan Pada Mahjong Ways 2 Penerapan Unsur Budaya Tionghoa Dalam Mahjong Wins 3 Cara Kerja Generator Angka Acak Pada Game Mahjong Digital Keunggulan Fitur Multi Kaskade Dalam Mahjong Ways 2 Mengenal Istilah Dan Kombinasi Ubin Dalam Mahjong Wins 3 Pengaruh Desain Audio Terhadap Pengalaman Main Mahjong Ways 2 Evaluasi Kinerja Aplikasi Mahjong Wins 3 Pada Perangkat Mobile Perbedaan Fitur Utama Mahjong Ways 2 Dibandingkan Versi Awal Optimasi Grafis 2d Dan 3d Pada Game Mahjong Modern Ulasan Komunitas Pemain Terhadap Pembaharuan Mahjong Wins 3 Ulasan Mekanika Permainan Interaktif Mahjong Ways 2 Analisis Estetika Visual Dan Simbolisme Mahjong Wins 3 Metode Simulasi Perhitungan Peluang Pada Mahjong Ways 2 Pembahasan Struktur Algoritma Pada Mahjong Wins 3 Kompatibilitas Lintas Platform Game Mahjong Ways 2 Studi Kasus Popularitas Mahjong Wins 3 Di Pasar Global Pemanfaatan Sumber Daya Memori Pada Mahjong Ways 2 Fitur Aksesibilitas Untuk Pemula Di Mahjong Wins 3 Evaluasi Kecepatan Muat Halaman Game Mahjong Ways 2 Perkembangan Mekanik Papan Ubin Pada Mahjong Wins 3 Panduan Lengkap Memahami Aturan Dasar Mahjong Ways 2 Penjelasan Sistem Kaskade Simbol Pada Mahjong Wins 3 Cara Membaca Tabel Pembayaran Skor Mahjong Ways 2 Mengenal Variasi Kombinasi Ubin Emas Mahjong Wins 3 Tips Mengatur Tempo Permainan Kasual Mahjong Ways 2 Pemahaman Tentang RNG Dalam Game Mahjong Wins 3 Sejarah Singkat Transformasi Mahjong Ways 2 Ke Media Layar Perbandingan Mode Demo Dengan Mode Penuh Mahjong Wins 3 Menganalisis Responsivitas Tombol Kontrol Mahjong Ways 2 Ringkasan Fitur Baru Yang Diperkenalkan Di Mahjong Wins 3 Studi Komparatif Mahjong Wins 3 Dengan Game Papan Digital Peran Animasi Transisi Dalam Meningkatkan Estetika Mahjong Ways 2 Penjelasan Teknis Sistem Pembayaran Skor Mahjong Wins 3 Tren Pengembangan Game Kasual Berbasis Mahjong Sejarah Pengembangan Serial Game Mahjong Digital Panduan Navigasi Menu Dan Pengaturan Mahjong Ways 2 Membedah Fitur Pengali Skor Pada Permainan Mahjong Wins 3 Dampak Desain Visual Terhadap Retensi Pemain Mahjong Ways 2 Analisis Pola Kemunculan Simbol Liar Mahjong Wins 3 Arsitektur Perangkat Lunak Di Balik Mahjong Ways 2 Studi Fitur Interaktif Pada Aplikasi Mahjong Wins 3 Teknologi Mesin Game Di Balik Animasi Mahjong Ways 2 Perkembangan Popularitas Game Tema Mahjong Di Asia Desain Grafis Dan Efek Suara Dalam Permainan Mahjong Wins 3 Panduan Pemula Memahami Sistem Skor Dalam Mahjong Ways 2 Mengenal Simbol Karakter Dan Arti Warna Pada Mahjong Wins 3 Analisis Fitur Kombinasi Simbol Pada Mahjong Wins 3 Sejarah Dan Evolusi Ubin Tradisional Mahjong Ke Format Digital Perbandingan Antarmuka Pengguna Mahjong Ways 2 Dan Versi Klasik Ulasan Lengkap Mekanisme Visual Permainan Mahjong Ways 2
https://smppattimurajagakarsa.sch.id/kalender-akademik/ https://gulfrojgaar.com/dynamic-staffing-services-gulf-and-europe-jobs/ https://dpp-mmi.org/download/ Situs toto Situs togel Togel toto jepe togel SLotapk apkslot slotapk apkslot