x

Kabareskrim Polri Akui Irjen Rudy Gajah Orangnya Istiqomah, Dari Dulu Begitu

waktu baca 3 menit
Minggu, 10 Apr 2022 18:32 0 663 Redaksi Liputan86

JAKARTA, L86NEWS.COM – Kabareskrim Polri, Komjen Drs H. Agus Adrianto, SH, MH secara tegas mengakui jika Irjen Pol Rudi Sufahriadi merupakan sosok panutan dan pantas untuk di contoh.

Karena dari dulunya orangnya Istiqomah dan Tawadhu. “Memang beliau dari dulu gitu,” ujar Agus Adrianto saat di hubungi melalui WhatsApp, Minggu (10/4/2022).

Cerita dan informasi sama juga di peroleh dari petinggi dan jajaran Kepolisian yang lain. Irjen Pol Rudy Gajah di kenal sebagai sosok yang istiqomah dan tak lepas dari ketekunan nya beribadah.

Bahkan saat masih menjabat Kapolda Jawa Barat, Irjen Pol Rudy Gajah juga di kenal sebagai sosok penyabar namun tegas dalam bertindak dan memimpin. 

Sehingga saat dirinya di copot dari jabatannya pun, ia tetap Istiqamah, legowo dan tak pernah menyalah kan siapa pun bahkan malah tambah loyal terhadap atasannya.

Pria kelahiran Cimahi, Jawa Barat, 25 Agustus 1965 yang saat ini menjabat Kapolda Sulawesi Tengah (Sulteng) ini bukan orang asing bagi warga dan personel di wilayahnya mempin.

Rudy Gajah demikian sapaan akrab bapak 56 tahun ini pada 10 November 2005 pernah menjabat Kapolres Poso dan hampir jadi korban penemba kan terduga teroris.

Namun, dengan kondiai sigap, Rudi berhasil menghindari tembakan itu. Setelah bertugas di Poso, Rudy di mutasi sebagai Wakil Direkrur Reserse Polda Metro Jaya.

Selanjutnya, pada 11 Agustus 2010 Rudy ditarik ke BNPT, dan kembali ke Sulteng pada 1 Maret 2016 mengganti kan Brigjen Pol Idham Aziz sebagai Kapolda Sulteng. 

Selama menjalankan tugas di Sulteng, Rudy banyak tangani kasus besar teroris dengan memimpin Operasi Tinombala pada 2016 hingga 2018.

Saat itu Operasi Tinombala berhasil menangkap sejumlah anggota kelompok Mujahidin Indonesia Timur (MIT), termasuk pemimpin MIT kala itu, Santoso alias Abu Wardah.

Berikut riwayat jabatan Rudy Gajah hingga pernah dicopot terkait pelanggaran prokes

Rudy merupakan lulusan Akademi Kepolisian tahun 1988 dan memiliki segudang jabatan semasa manjalankan tugas di Kepolisian. 

Saat memjabat Kapolda Jawa Barat pada 2019, Rudy di copot pada 16 November 2020 lantaran dianggap tidak melaksanakan perintah dan menegakkan prokes.

Rudy mengawali karirnya dari Komandan Peleton Brimob Kie 516 Kelapa Dua (1988), berlanjut Komandan Kompi Brimob Kie 5994 Kelapa Dua (1992).

Kemudian dipercaya menjabat sebagai Kepala Unit Reserse Brimob Direktorat Serse Polda Metro Jaya (1997). Lalu Komandan Batalyon A Satuan Brimob Polda Papua (2000) dan Wakil Kepala Satuan Brimob Polda Maluku (2001).

Ia juga pernah menjadi Wakil Kepala Satuan I Gegana Korps Brimob Polri (2004), Kepala Kepolisian Resor Poso (2005), Wakil Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya (2007) dan Kepala Densus 88 Anti-Teror Polda Metro Jaya (2007).

Jabatan Rudy berlanjut di Kapolres Metro Jakarta Utara (2009), Perwira Menengah Densus 88 Anti-Teror Polri (2010) dan Direktur Pembinaan Kemampuan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (2010).

Rudy kemudian menjabat sebagai Kapolda Sulteng (2016), ditarik menjadi Kepala Korps Brimob Polri (2018), lalu Asisten Operasi Kapolri (2019) dan akhirnya menjadi Kapolda Jawa Barat (2019)

Selanjutnya Rudy menjabat Widyaiswara Kepolisian Utama Tingkat I Sespim Lemdiklat Polri (2020) dan akhirnya kembali memipin Polda Sulteng.

Reporter : AF86


Eksplorasi konten lain dari L86News.com

Mulai berlangganan untuk menerima artikel terbaru di email Anda.

LAINNYA
x
x