
LAMPUNG SELATAN, L86News.com –Anggota DPRD Lampung Selatan Fahrizal Purba Maraknya peredaran narkoba dikalangan remaja makin marak. Para orang tua harus terus mengawasi, mengontol anak-anak remaja agar tidak terkena atau coba-coba menggunakan narkoba.
Himbauan ini disampaikan Fahrizal Purba anggota DPRD Lampung Selatan saat menggelar sosialisasipembinaan ideologipancasila dan wawasan kebangsaan di Desa Tanjungan Kecamatan Katibung, Minggu, (6/6/2025).
“Contohnya, narkoba jenis sinte harganya murah tapi sangat berbahaya, karena saat ini narkoba sudah menyasar kepada anak-anak. Tidak hanya remaja SMA bahkan anak-anak SMP pun sudah ada yang terkena dampak narkoba ini. Oleh karena itu ayo sama-sama kita awasi, jangan bosan-bosan mengingatkan anak kita jangan pernah memakai narkoba jenis apa pun, karena itu akan merusak saraf anak-anak, “Jelas Tuan Ical sapaan akrabnya.
Prihal sosialisasi pembinaan ideologi pancasila dana wawasan kebangsaan, anggota fraksi Gerindra ini mengajak peserta yang hadir untuk mengamalkan isi pancasila dalam kehidupan sehari-hari.
Selanjutnya, Zeni Aulia Bahri SPD sebagai pemateri pada sosialisasi pembinaan IPWK menjelaskan, kegiatan ini memiliki landasan hukum yakni Permendagri 71 tahun 2012 tentang pedoman pendidikan wawasan kebangsaan pasal 1 Ayat: Pertama, Wawasan kebangsaan adalah cara pandang bangsa indonesia tentang diri dan lingkungannya mengutamakan persatuan Dan kesatuan bangsa serta kesatuan wilayah yang dilandasi pancasila, UUD Negara Republik Indonesia tahun 1945, Bhineka Tunggal Ika dan Negara Kesatuan Republik Indonesia
Kedua, Permendagri 84 Tahun 2022 tentang pedoman penyusunan APBD 2025.
Ketiga, Peraturan Daerah Kabupaten Lampung Selatan nomor 9 tahun 2022 tentang APBD Kabupaten Lampung Selatan tahun anggaran 2025. Keempat, peraturan bupati (Perbub) Kabupaten Lampung Selatan nomor 83 tahun 2022 tentang penjabaran APBD Kabupaten Lampung Selatan tahun anggaran 2025.
Pemateri menerangkan, Ideologi pancasila adalah kumpulan nilai dan norma yang menjadi landasan keyakinan dan cara berpikir untuk mencapai tujuan berdasarkan lima sila.
“Sedangkan wawasan kebangsaan adalah cara pandang bangsa Indonesia dalam mengelola kehidupan berbangsa dan bernegara yang dilandasi jati diri bangsa dan kesadaran terhadap sistem nasional yang bersumber dari pancasila, Undang-undang Dasar (UUD) 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan Bhinneka Tunggal Ika, untuk memecahkan berbagai persoalan bangsa dan negara demi mencapai masyarakat yang aman, adil, makmur dan sejahtera. Hakekat wawasan kebangsaan adalah keutuhan nasional, “jelas pemateri.
Selain Fahrizal Purba dan tim, acara sosialisasi ini di hadiri juga oleh aparatur desa setempat, tokoh agama, tokoh masyarakat dan para undangan.
Penulis : Anesmi