
LAMPUNG TIMUR, L86News.com – Seorang warga yang hidup sebatang kara di temukan tewas dalam kondisi membusuk dalam sebuah rumah kontrakan di Desa Way Mili, Kecamatan Gunung Pelindung, Lampung Timur, Sabtu (14/3/2026).
Korban diketahui bernama Harianto atau kerap disapa Koh Atian, seorang lansia berusia 73 tahun. Korban tinggal seorang diri di rumah kontrakan tanpa sanak saudara di Dusun 3 desa setempat.
Kepala Desa Way Mili, Haji Basori mengatakan kondisi korban awalnya di ketahui dari kecurigaan warga sekitar 5 hari tak terlihat beraktivitas di sekitar rumahnya.
Sementara, kondisi rumah dalam kondisi tertutup dan terkunci dalam. Lampu penerangan rumah juga terlihat menyala siang dan malam.
Merasa curiga dan setelah mendapat izin dari pemilik rumah, warga membuka paksa pintu rumah. Dalam ruangan kemudian tercium bau busuk. Kejadian itu lantas di laporkan ke Polsek dan Puskesmas wilayah setempat
Usai diperiksa di dalam rumah tersebut, kemudian ditemukan jasad korban dalam keadaan terlentang berselimut di atas kasur. Jasad korban dalam kondisi mengenaskan dan sudah membusuk.
“Dari pemeriksaan awal tim medis, ada kemungkinan kematian korban kurang lebih 1 minggu sebelum jasad ditemukan,” kata Kapolsek Gunung Pelindung, Iptu Agus Sugiharto, Minggu pagi (15/3/2016)
Atas kejadian tersebut, warga dan pihak keluarga dari Bandar Lampung menyadari bahwa korban murni meninggal karena sakit sehingga tidak dilakukan autopsi.
“Setelah pihak keluarga datang, jenazah korban langsung dibawa ke Lempasing, Bandar Lampung untuk di kremasi disana,” pungkas Kapolsek