
LAMPUNG TIMUR – Dalam upaya menanamkan kedisiplinan dan meningkatkan kesadaran tertib berlalu lintas sejak usia dini, personel Satuan Lalu Lintas (Sat Lantas) Polres Lampung Timur melaksanakan kegiatan sebagai pembina upacara bendera di SMK Muhammadiyah Marga Tiga, Kabupaten Lampung Timur. Kegiatan tersebut berlangsung pada pagi hari dengan pelaksanaan upacara bendera dimulai pukul 07.30 WIB hingga selesai dan diikuti oleh seluruh dewan guru, staf sekolah, serta para pelajar.
Upacara bendera berjalan dengan khidmat dan tertib. Bertindak sebagai pembina upacara, personel Sat Lantas Polres Lampung Timur AIPDA Sastiya menyampaikan amanat yang berfokus pada pentingnya disiplin dan kepatuhan terhadap peraturan, khususnya dalam berlalu lintas.
Para pelajar diajak untuk memahami bahwa keselamatan di jalan raya merupakan tanggung jawab bersama, sehingga diperlukan sikap patuh terhadap rambu lalu lintas, penggunaan helm standar saat berkendara, serta tidak mengemudi kendaraan bermotor sebelum memenuhi persyaratan usia dan memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM).
Dalam amanatnya, pembina upacara juga memberikan sosialisasi tentang tertib berlalu lintas sebagai bagian dari upaya pencegahan kecelakaan lalu lintas yang kerap melibatkan usia pelajar.
Ditekankan bahwa pelanggaran lalu lintas tidak hanya membahayakan diri sendiri, tetapi juga dapat merugikan orang lain. Oleh karena itu, para siswa diharapkan mampu menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas, baik di lingkungan sekolah maupun di masyarakat.
Selain menyampaikan pesan keselamatan berlalu lintas, personel Sat Lantas Polres Lampung Timur turut memberikan motivasi kepada para pelajar agar senantiasa menerapkan sikap disiplin dalam kehidupan sehari-hari.
Disiplin waktu, disiplin dalam berperilaku, serta disiplin dalam bertutur kata dinilai sebagai kunci utama dalam meraih cita-cita dan masa depan yang gemilang.
Dengan kedisiplinan yang kuat, para pelajar diharapkan mampu membentuk karakter positif dan menjadi generasi penerus bangsa yang berakhlak serta bertanggung jawab.
Kegiatan ini mendapat respons positif dari pihak sekolah. Diharapkan melalui kegiatan pembinaan seperti ini, sinergi antara kepolisian dan dunia pendidikan dapat terus terjalin, guna menciptakan generasi muda yang sadar hukum, disiplin, serta peduli terhadap keselamatan berlalu lintas.