x

Tunggu Apalagi, Tim Akademisi Unila Nyatakan Lampung Tenggara Layak Jadi Kabupaten Baru

waktu baca 4 menit
Minggu, 19 Jan 2025 19:53 665 Redaksi

LAMPUNG TIMUR, L86News.com – Pemekaran kabupaten baru atau daerah otonom baru di Lampung Timur sudah sangat layak di lakukan. Demikian di ungkapkan Ketua Umum Panitia Pemekaran Kabupaten Lampung Tenggara, Drs. L. Anwarsono, M.Pd, M.Si kepada awak media, Minggu (19/1/2025).

“Lampung Tenggara sudah layak menjadi kabupaten baru di Lampung Timur. Jadi tidak ada alasan bagi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) untuk menunda paripurna. Bupati sudah berkirim surat, kami juga sudah audensi dengan DPRD, tunggu apalagi,” kata Anwar.

Sementara, merujuk rilis hasil kajian rencana pemekaran Kabupaten Lampung Timur oleh tim kaji akademisi Universitas Lampung (Unila) di Bandar Sribhawono pada November 2015, Daerah Otonom Baru (Dob) bernama Lampung Tenggara di nyatakan sangat layak berdiri sendiri.

Dalam paparan tertulis rencana study kelayakan tim Unila tersebut, Lampung Timur dianyatakan layak dan mampu di mekarkan. Sebab, target angka kelayakan yang ditentukan telah mencapai sarat pemekaran. Dari kajian Tim Unila, Lampung Timur juga mampu dan sangat mampu di mekarkan karena memiliki nilai 340-419 dan 420-500.

Sementara, sarat pembentukan calon daerah baru atau calon daerah otonom dapat direkomendasikan, apabila, calon daerah induknya (kabupaten lama) setelah pemekaran mempunyai total nilai hampir sama atau imbang, yakni sangat mampu dengan nilai antara 420 – 500 atau mampu dengan nilai antara 340 – 419.  

Artinya, pemekaran Kabupaten Lampung Timur menjadi Kabupaten Lampung Tenggara bukan hal yang tidak layak bahkan menjadi layak dan sangat mampu. Hasil uji akademisi tersebut, tampak di amini oleh para anggota DPRD dan jajaran pemerintah setempat. Terbukti, ketika hal tersebut dirilis tak satupun dari mereka unjuk protes.

Dalam kesempatan itu, Para panelis dari akademisi menawarkan dua alternatif untuk dipilih panitia pemekaran. Jika memilih alternatif pertama, kabupaten induk mempunyai 60 persen luas daerah dengan 356 nilai kajian. Sementara, kabupaten pemekaran memiliki 55 persen seluas wilayah dengan 342 nilai uji kelayakan. 

Pada alternatif ini, kabupaten Induk memilik 44 persen jumlah penduduk dengan 13 kecamatan mencakup wilayah Kecamtan Metro Kibang, Batang Hari, Sekampung, Sukadana, Bumi Agung, Batang Hari Nuban, Pekalongan, Raman Utara, Marga Tiga, Purbolinggo, Way Bungur, Labuhan Ratu dan Kecamatan Way Jepara.

Sementara untuk kabupaten pemekaran, memiliki 56 persen jumlah pendududk dengan 11 kecamatan meliputi wilayah Kecamatan Bandar Sribhawono, Melinting, Gunung Pelindung, Braja Selebah, Sekampung Udik, Jabung, Pasir Sakti, Waway Karya, Labuhan Maringgai, Mataram Baru dan Kecamatan Marga Sekampung.

Untuk pilihan ke-2, Induk memiliki nilai 356 dengan 56 persen luas wilayah. Pada alternait ini, Induk memiliki 49 persen penduduk denga 12 kecamatan meliputi Metro Kibang, Batang Hari, Sekampung, Sukadana, Bumi Agung, Bt Nuban, Pekalongan, Raman Utara, Marga Tiga, Purbolinggo, Way Bungur dan Labuhan Ratu.  

Kabupaten Pemekaran memilki 344 nilai dengan 44 persen wilayah. Pada pilihan ini, pemekaran memiliki 51 persen penduduk meliputi Bandar Sribhawono, Melinting, Gunung Pelindung, Braja Selebah, Sekampung Udik, Jabung, Pasir Sakti, Waway Karya, Labuhan Maringgai, Way Jepara, Mataram Baru dan Marga Sekampung.

Sesuai study kelayakan, Lampung Tenggara sangat layak berdiri sendiri. Tim kaji terdiri dari Doktor Yuswanto, Prof Doktor Irwan Sukri, Doktor Fx. Sumarja, Doktor Ari Darmastuti, Doktor Syarif Mahya, Aremen Yasir dan M. Adhi Nugroho menyatakan bahwa pemekaran di Lampung Timur sudah memenuhi sayarat uji akademisi.

“Menurut kajian yang kami uji, Kabupaten Lampung Timur sudah selayaknya terbagi menjadi dua wilayah yakni Lampung Tenggara dengan mencakup sebelas kecamatan,” ujar Ketua Tim Kaji Doktor Yuswanto saat itu. Namun pihaknya mengembalikan pilihan ke masyarakat Lampung Timur dan pemerintah setempat.

“Kami hanya sebatas melakukan uji kelayakan dengan turun ke lapangan. Empat skenario pembagian wialayah yang kita rilis ini merupakan hasil kerja kami selama beberapa bulan di Lampung Timur,” kata Yuswanto. Me nurut dia, memilih skenario dua dengan 11 kecamatan Lampung Tenggara sebenarnya sudah layak berdiri.

“Secara tofo grafi dan luas wilayah, jumlah penduduk dan penghasilan serta tingkat kemampuan masyarakat di sebelas kecamatan dalam skenario dua itu sudah diatas rata-rata. Artinya sesuai hasil kajian, daerah dengan kriteria tersebut telah mampu memenuhi standar pemekaran,” terang Yuswanto meyakinkan panitia pemekaran.

Dengan hasil kajian para akademisi, kepada panitia pembentukan Lampung Tenggara Yuswanto berharap agar segera melakukan koordinasi dengan Pemda, DPRD dan Pemprov Lampung. “Tugas kami sebagai tim kaji sudah selesai, dan persyaratan dilanjutkan oleh tim dan panitia serta Pemerintah Lampung Timur,” pungkasnya

Reporter : Doel/Dar

KOLOM IKLAN


LAINNYA
x
x
PETIR800 LOGIN PETIR800 Mengenal Ciri Game Berbayar Yang Saldo Nya Tidak Bisa Ditarik Tunai Bedah Perbedaan Gacha Berbayar Dengan Undian Judi Online Literasi Apa Saja Komponen Yang Membuat Game Disebut Judi Online Regulasi Konten Game Berbayar Berlabel Judi Di Platform Distribusi Edukasi Larangan Iklan Game Berbayar Yang Menggiring Ke Judi Online Waspada Game Berbayar Yang Menyediakan Jalur Khusus Taruhan Uang Bahaya Game Berbasis Uang Memicu Isolasi Sosial Dan Menarik Diri Dampak Kecanduan Game Berbasis Taruhan Terhadap Kesehatan Mental Remaja Regulasi Larangan Promosi Game Online Penghasil Dana Berkedok Judi Tanda Game Online Penghasil Dana Yang Menyuruh Undang Anggota Baru Kenali Game Berbayar Yang Menyediakan Langkah Main Tanpa Taruhan Uang Cara Membedakan Battle Pass Berbayar Dengan Setoran Judi Online Literasi Mengapa Item Kosmetik Game Berbayar Bukan Bentuk Taruhan Regulasi Standar Rating Usia Game Berbayar Oleh Lembaga Resmi Edukasi Cara Verifikasi Legalitas Publisher Game Berbayar Sebelum Membeli Waspada Game Berbayar Yang Berubah Fungsi Jadi Pintu Masuk Judi Online Bahaya Game Berbasis Uang Picu Gaya Hidup Boros Dan Konsumtif Dampak Kehilangan Uang Game Berbasis Taruhan Terhadap Stabilitas Ekonomi Regulasi Kewajiban Verifikasi Akun Pada Game Online Penghasil Dana Tanda Game Online Penghasil Dana Yang Mengharuskan Deposit Awal Bedah Perbedaan Permainan Skill Dengan Permainan Berbasis Keberuntungan Uang Mengenal Istilah Stake Deposit Dan Payout Dalam Dunia Judi Online Literasi Mengapa Game Berbayar Tidak Menjanjikan Kemenangan Uang Asli Regulasi Kewajiban Izin Berusaha Bagi Platform Game Berbayar Di Indonesia Edukasi Batasan Legal Mikrotransaksi Dalam Game Berbayar Menurut Uu Waspada Game Berbayar Yang Menyembunyikan Meja Taruhan Di Balik Event Bahaya Game Berbasis Uang Picu Tindakan Kriminal Dan Utang Ilegal Dampak Kecanduan Game Berbasis Taruhan Terhadap Hubungan Pertemanan Regulasi Pengawasan Game Online Penghasil Dana Oleh Otoritas Jasa Keuangan Tanda Game Online Penghasil Dana Yang Memakai Wallet Pihak Ketiga Kenali Ciri Game Berbayar Yang Wajar Dan Tidak Memeras Pemain Cara Membedakan Promo Game Berbayar Dengan Promosi Bonus Judi Online Bedah Perbedaan Poin Reward Game Dengan Saldo Pertaruhan Judi Online Regulasi Perlindungan Data Pemain Pada Game Berbayar Resmi Edukasi Sanksi Bagi Platform Game Berbayar Yang Terbukti Jadi Judi Online Waspada Game Berbayar Yang Beroperasi Tanpa Izin Resmi Pemerintah Bahaya Game Berbasis Uang Memicu Gangguan Kecemasan Dan Depresi Dampak Kehilangan Modal Game Berbasis Taruhan Terhadap Pendidikan Anak Regulasi Larangan Game Online Penghasil Dana Berbentuk Skema Ponzi Tanda Game Online Penghasil Dana Yang Menawarkan Janji Return Tetap Literasi Mengenal Model Freemium Game Berbayar Yang Tetap Legal Kenali Game Berbayar Yang Memberi Pilihan Beli Atau Tidak Tanpa Paksaan Cara Membedakan Mata Uang Virtual Game Dengan Uang Nyata Judi Online Regulasi Kewajiban Pelaporan Pendapatan Game Berbayar Ke Negara Edukasi Cara Membaca Izin Legal Platform Game Berbayar Di Website Waspada Game Berbayar Yang Berpindah Server Untuk Hindari Razia Judi Bahaya Game Berbasis Uang Picu Penarikan Diri Dari Kegiatan Sosial Dampak Kecanduan Game Berbasis Taruhan Terhadap Keharmonisan Rumah Tangga Regulasi Batas Kewajiban Pajak Bagi Operator Game Online Penghasil Dana Tanda Game Online Penghasil Dana Yang Menyembunyikan Persentase Menang Bedah Perbedaan Misi Harian Game Berbayar Dengan Tugas Taruhan Judi Online Literasi Mengapa Game Berbayar Di App Store Tidak Bisa Jadi Judi Kenali Ciri Mikrotransaksi Wajar Dalam Game Berbayar Bukan Judi Regulasi Standar Sistem Pembayaran Aman Dalam Game Berbayar Resmi Edukasi Peran Kominfo Memblokir Game Berbayar Berindikasi Judi Online Waspada Game Berbayar Yang Menawarkan Cashback Atas Setoran Pemain Bahaya Game Berbasis Uang Memicu Gangguan Konsentrasi Dan Memory Dampak Kehilangan Uang Game Berbasis Taruhan Terhadap Reputasi Keluarga Regulasi Larangan Kerja Sama Game Online Penghasil Dana Dengan Situs Judi Tanda Game Online Penghasil Dana Yang Menggiring Pemain Ke Link Judi
https://smppattimurajagakarsa.sch.id/kalender-akademik/ https://gulfrojgaar.com/dynamic-staffing-services-gulf-and-europe-jobs/ https://dpp-mmi.org/download/ Situs toto Situs togel Togel toto jepe togel SLotapk apkslot slotapk apkslot