Minggu, 23 Jun 2024
x

Harga Bahan Pokok Melejit, Warga Kepulauan Nias Menjerit

waktu baca 2 menit
Sabtu, 9 Sep 2023 18:00 0 3 Redaksi Liputan86

NIAS, L86News.com – Harga sejumlah bahan pokok utama nya Cabe, Bawang Merah dan Beras di Kepulauan Nias, Sumatera Utara hari ini melejit. Warga pun menjerit minta pemerintah sesuaikan harga pangan dan hasil para petani di daerah.   

Yan Buulolo (35) pedagang sembako yang membuka lapak di Kecamatan Lolowa,u Nias Selatan, dan Fiktor (45) pedagang sembako di Kabupaten Nias Barat mengeluhkan tinggi nya harga sembako di daerahnya Minggu ini.

Kepada wartawan, ke dua nya merinci harga kebutuhan pokok yang terjadi saat ini. Menurut mereka, Cabe Caplak saat ini di jual dengan harga Rp 60 ribu per kilogram, Bawang Merah di jual harga Rp 40 ribu per kilogram dan Beras Rp 17 ribu per kilo. 

“Tidak naik bang, tapi harga nya berubah. Sekarang Cabe Caplak kami jual Rp 60 ribu, Bawang merah Rp 40 ribu dan Beras Rp 17 ribu per kilogram nya,” ungkap Yan Bulolo di amini Fiktor saat di temui Liputan86, Jumat (8/9/2023). 

Naiknya harga kebutuhan pokok tersebut akhirnya menuai beragam pendapat dari masyarakat Kepulauan Nias Barat, khusunya para petani karet. Pasalnya, jika tidak secepat nya di tangani oleh pemerintah masyarakat akan mati kelaparan. 

“Bagai mana tidak, kami petani penyadap karet jelas tidak mampu membeli bahan pokok dengan harga saat ini. 1 kilogram beras harganya hampir sama dengan 3 kilogram karet,” keluh Rekaman Nduru petani karet asal Nias Selatan. 

Menurutnya, harga karet di kepulauan Nias Saat ini Hanya Rp 6 ribu per 1 kilogram. Jika di bandingkan dengan harga bahan pokok saat ini sangat jauh. “Dan ketidak sesuaian harga bahan pokok dan hasil petani ini bisa membuat warga sakit dan mati karena lapar,” ungkapnya.

Hal senada juga di ungkap kan warga Nias Barat, Riska Halawa. Dirinya bahkan mengaku bingung dengan kondisi saat ini. Harga jual komoditi hasil petani di tempat nya murah tapi harga sembako sangat mahal.

“Kami masyarakat kecil ini tak tau lagi harus gimana. Kami jual karet sekilo hanya 6 ribu, coklat 2 ribu 5 ratus, pinang tinggal 2 ribu. Tapi kita beli beras sekilo 17 ribu, minyak makan 20 ribu, beli cabai 60 ribu, beli bawang 40 ribu per kilogramnya,” ungkapnya. 

“Kepada Bapak presiden RI, kami minta agar harg hasil petani di daerah kami di sesuai kan dengan harga bahan pokok. Kami di daerah ini sangat kesulitan untuk mencukupi kebutuhan hidup keluarga. Kami juga ingin sejahtera pak,” ucap Riska berharap.

Reporter : Sab86


Eksplorasi konten lain dari L86News.com

Mulai berlangganan untuk menerima artikel terbaru di email Anda.

LAINNYA
x
x

Eksplorasi konten lain dari L86News.com

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca