Minggu, 23 Jun 2024
x

Dengar Kades di Gaji 3 Bulan Sekali, Presiden Jokowi Langsung Kaget dan Heran

waktu baca 2 menit
Rabu, 30 Mar 2022 08:45 0 55 Redaksi Liputan86

JAKARTA, L86NEWS.COM – Presiden Jokowi (Joko Widodo) menanggapi keluhan Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) soal gaji.

Banyak Kepala Desa yang mengeluhkan jadwal penerimaan gaji dari negara yang dilakukan setiap 3 bulan sekali.

Keluhan disampaikan Ketua Umum DPP Apdesi, Surta Wijaya, dalam acara Silaturahmi Nasional Apdesi 2022, di Jakarta, Selasa, 29 Maret 2022.
 Surta Wijaya mengatakan, perubahan aturan honor Kades sudah diharapkan Apdesi sejak lama, mengingat banyak kebutuhan tak terduga yang membuat mereka kelabakan.

“Pegawai negeri setiap bulan di keluarkan, kita 3 bulan belum kelar. Masa, sih, orang meninggal atau mau melahir kan harus tunggu gajian 3 bulan kita datang,” ucapnya.

Jokowi langsung menanggapi nya dengan memerintahkan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian agar segera mengganti aturan dan rutin membayar gaji Kepala Desa setiap bulan.

“Saya terus terang tidak tahu, masa gaji diberikan 3 bulan sekali. Sudah, segera kita ubah dan segerakan setiap bulan,” kata Jokowi dikutip Pikiran-Rakyat.com dari Antara, Selasa, 29 Maret 2022.

Jokowi sangat menyayangkan ada aturan soal gaji Kepala Desa dibayarkan setiap 3 bulan sekali.

Jokowi menekankan bahwa Kepala Desa punya peran sangat penting di tengah masyarakat, terutama selama pandemi Covid-19.

“Aparatur pemerintahan desa adalah garda terdepan untuk menekan penularan virus corona serta menjaga masyarakat agar selalu antisipatif terhadap risiko Covid-19,” ucap Jokowi.

“Ini tidak ada di negara-negara lain. Mereka terkonsentrasi penyelesaian nya di rumah sakit, sedangkan kita bergotong-royong sampai di jajaran paling bawah,” ujar Jokowi lagi.

Jokowi lantas mengapresiasi realisasi dana desa yang telah disalurkan pemerintah pusat senilai Rp468 triliun.

Dana tersebut dialokasikan untuk membangun infrastruktur desa seperti jalan dan jembatan yang di harapkan menjadi penopang pertumbuhan ekonomi desa.

Selain itu, terdapat juga fasilitas kesehatan yang telah dibangun dari dana desa seperti sarana air bersih, Posyandu, Pondok bersalin Desa (Polindes), Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), dan Mandi Cuci Kakus (MCK).

“Jangan ada yang menyaksi kan betapa sangat bermanfaat dana desa. Itu sekali lagi memengaruhi pertumbuhan ekonomi di desa, dan memengaruhi pertumbuhan ekonomi nasional,” ucap Jokowi.

Reporter : Montt/Pikiranrakyat


Eksplorasi konten lain dari L86News.com

Mulai berlangganan untuk menerima artikel terbaru di email Anda.

LAINNYA
x
x

Eksplorasi konten lain dari L86News.com

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca